Categories
FILSUF

Biografi Ibnu Rusyd – Filsuf Muslim

Biografi Ibnu Rusyd – Filsuf Muslim

Intelektual muslim mana yang tidak mengenal  Tahafut Al – Falasifah karya Al – Ghazali. Al – Ghazali sendiri dikenal sebagai seorang  Hujjatul Islam dengan segudang keilmuan. Menitik karir hingga menjadi seorang filosof terkemuka, nama Al – Ghazali kemudian menjelma sebagai seorang sufi. Beliau  konon pernah menyendiri selama bertahun – tahun di salah satu menara masjid.

Tahafut Al – Falasifah dipuja sebagai karya yang sudah berhasil mendongkrak kerancauan para filosof muslim terdahulu seperti Ibn Sina dan Al – Farabi. Menurut beliau  penting untuk menulis karyanya  tersebut  sebagai sebuah sanggahan atas para filosof terdahulu  dan  eksplorasi atas kerancauan dalam keyakinan berikut inkonsistensi berbagai teori mereka dalam persoalan yang terkait dengan metafisika. Di dalamanya Al – Ghazali menghidangkan dua puluh pembahasan yang di nilainya sebagai kerancauan para filosof tersebut . Sejalan dengan sanggahan – sangahan Al – Ghazali, meskipun  tidak sepenuhnya tepat,  namun masyarakat Muslim mulai meninggalkan filsafat.

Al – Ghazali meninggal dunia pada tahun 505 H. Tidak berselang lama setelah meninggalnya, tepatnya pada  tahun 520 H, lahir seorang yang kelak akan menjadi saah satu kritikus atas karyanya Tahafut Al – Falasifah itu. Di Barat beliau  dikenal dengan Averroes. Sedang di Timur beliau dikenal dengan Ibnu Rusyd.

Tahafut Al – Tahafut karya Ibnu Rusyd memang disebut – sebut sebagai sanggahan atas karya Al – Ghazali Tahafut Al – Falasifah. Kenyataan tersebut tidak salah, namun  juga tidak sepenuhnya benar. Dalam beberapa persoalan, seperti  mengenai  eternalitas alam misalnya, Ibnu Rusyd mengatakan bahwa pernyataan Al – Ghazali cukup banyak menuai polemik karena apa  yang di sampaikan belum mencapai tataran pembuktian. Tidak ada kepastian mengenai kapan Tahafut Al – Tahafut ditulis oleh Ibnu Rusyd. Hanya saja, konon karya tersebut ditulis sesudah Ibnu Rusyd menyelesaikan karyanya Fasl Al – Maqal. Sebuah karya, meskipun tipis, namun  banyak memuat persoalan agama dan filsafat. Seperti halnya Al – Ghazali yang menulis Maqashid Al – Falasifah sebelum menulis Tahafut Al – Falasifah.

Meskipun  menjadi seorang  kritikus atas pendapat – pendapat Al – Ghazali, Ibnu Rusyd tetap memuji kedalaman serta  keluasan ilmu Al – Ghazali. Sebuah pemandangan yang jarang sekali kita lihat hari ini. Kritik yang disertasi dengan argumentasi rasional serta  pujian dengan tidak berlebihan.

Nama lengkapnya adalah  Abu Al – Walid Muhammad Ibn Ahmad Ibn Muhammad Ibn Ahmad Ibn Ahmad Ibn Rusyd. Beliau  lahir di Qordova dalam sebuah keluarga terhormat. Muhammad ibn Ahmad Ibnu Rusyd Al – Maliki yang tidak lain adalah kakeknya  yang merupakan  seorang faqih dan hafidz di zamannya. Begitu juga  dengan ayahnya Ahmad Ibn Muhammad,  beliau  adalah seorang faqih. Mereka adalah tetua Ibnu Rusyd yang merupakan seorang hakim yang  gemar dengan dunia keilmuan.

Perjamuannya dengan dunia intelektual ditempuh di Qordova. Konon, di sana  beliau  belajar  mengenai tafsir, hadis, fikih, teologi, dan juga  sastra Arab. Bahkan tidak hanya itu saja,  beliau  juga belajar matematika, fisika, astronomi, logika, filsafat, serta  kedokteran. Di masanya tanah Qordova dikenal sebagai pusat studi – studi filsafat, pesaing setia Damakus, Baghdad, dan juga Kairo di belahan dunia Timur ketika  itu.

Atas undangan khalifah Abd Al – Mukin, pada tahun 1153, Ibn Rusyd pindah ke Maroko. Beliau  diminta untuk ikut mengelola lembaga pendidikan disana. Kiprahnya dekat dengan para penguasa terus berlanjut hingga  ketika Abu Ya ’ kub menggantikan ayahnya. Ibn Rusyd diminta untuk menulis komentar atas karya – karya Aristotetes, salah seorang filosof Yunani  yang terkemuka.

Karirnya terus melangit  hingga kira – kira pada tahun 1171. Beliau  kini di angkat menjadi hakim agung di Qordova. Disamping itu, kurang lebih sebelas tahun pasca di angkat sebagai hakim agung di Qordova, beliau  juga ditugaskan  untuk menggantikan Ibn Tufail, menjadi  seorang dokter pribadi khalifah Abu Yakub di Marakis.

Tiga tahun menjelang kewafatannya, tepatnya pada tahun 1195, meskipun pada  akhirnya juga dibebaskan dan kembali ke istana, atas pengaduan sekelompok fuqaha yang tidak sepakat dengan pendapat – pendapatnya, beliau  bersama dengan  filosof yang lain di asingkan ke Yasanah,  yaitu sebuah perkapungan Yahudi dekat Qordova. Karya – karyanya dalam bidang filsafat konon dibakar, serta  di larang untuk dipelajari.

Tercatat, bahwa  karya – karya Ibn Rusyd setidaknya mencapai 78 buah, mencakup kedokteran, hukum, teologi, astronomi, sastra, dan  juga tentunya filsafat. Misalnya, dalam bidang kedokteran beliau  menulis Kulliyah Fi Al – Tib, dalam bidang hukum Bidayah Al – Mujtahid Wa Nihayah Al – Muqtasid, dalam bidang teologi Al – Kasyf An Manahij Al – Adillah Fi Aqaid Al – Millah, dan Tahafut Al – Tahafut, salah satu karyannya dalam bidang filsafat yang sekaligus memuat beberapa sanggahan atas Tahafut Al – Falasifah karya Al – Ghazali.

Ibnu Rusyd adalah  salah seorang yang mempunyai  jasa besar dalam sinkretisme filsafat dan agama. Pemikiran – pemikirannya berhasil mengandaskan pendapat – pendapat yang mengatakan bahwa filsafat yang bertentangan dengan agama. Di tangan beliau  rasionalitas khas Yunani menyatu dengan normativitas khas samawi. Menurut beliau , belajar filsafat dan  juga berfilsafat sendiri tidak dilarang oleh agama. Bahkan, beberapa ayat Al – Qur ’ an justru menghimbau supaya  mempelajari filsafat.

Ibnu Rusyd adalah  salah satu filosof Muslim yang di kenal dan  juga berpengaruh di Barat. Keilmuannya benar – benar di akui. Beliau  adalah salah seorang yang haus akan ilmu pengetahuan. Diriwayatkan oleh Ibn Al – Abbas bahwa Ibnu Rusyd tidak pernah berhenti berpikir serta membaca kecuali ketika malam perkawinannya dan malam ketika  ayahnya meninggal dunia.

Baca Juga :

Categories
DUNIA FILSUF ILMUAN KISAH INSPIRATIF

Biografi Sigmund Freud  –  Kisah Sang Psikolog Legendaris

Biografi Sigmund Freud  –  Kisah Sang Psikolog Legendaris

Sigmund Freud – Tokoh satu ini sangat berperan penting untuk  bidang ilmu Psikologi. Peranannya yang sangat sentral bagi perkembangan ilmu psikologi terutama dalam  bidang Psikoanalisis membuat beliau  patut dengan disebut sebagai seorang Psikolog legendaris.

Biografi Sigmund Freud

Sigmund Freud dilahirkan di kota Freiberg pada tahun 1856 , kota tersebut  sekarang  terletak di Cekoslowakia, akan tetapi sebelumnya  termasuk dalam wilayah Kerajaan Austria. Beliau  adalah  anak dari pasangan  Jacob Freud dan Amalia Freud.

Riwayat Masa Muda

Ketika beliau berumur empat tahun, keluarganya pindah ke Wina dan di kota tersebutlah  beliau  menghabiskan hampir seluruh hidupnya. Freud  merupakan seorang mahasiswa unggul  di sekolahnya, beliau berhasil meraih gelar sarjana kedokteran dari Universitas Wina pada tahun 1881.

Tertarik di Bidang Psikologi

Dalam Biografi Sigmund Freud diketahui bahwa selama sepuluh tahun berikutnya beliau  melakukan penyelidikan untuk  mendalami bidang psikologi, membentuk staf klinik psikiatri, dan  melakukan praktek pribadi pada  bidang neurologi,  serta juga bekerja di Paris bersama neurolog Perancis kenamaan Jean  bersama dokter Josef Breuer yang merupakan orang Wina.

Karya Sigmund Freud

Gagasan dari seorang  Freud pada  bidang psikologi selalu berkembang tingkat demi tingkat. Kemudian  pada tahun 1895 buku pertamanya penyelidikan mengenai  Histeria terbit, yang bekerja sama dengan Breuer. Buku berikutnya yaitu  Tafsir Mimpi terbit pada  tahun 1900. Buku tersebut adalah  salah satu dari karyanya yang paling orisinal dan juga  sekaligus paling penting, meskipun  pasar penjualan nya terbilang lambat pada awalnya,  akan tetapi berhasil melambungkan namanya.

Setelah  itu berhamburan keluar karya – karya beliau  yang penting, dan pada tahun 1908 ketika  Freud memberikan  serangkaian ceramah di Amerika Serikat, Freud telah menjadi orang yang betul – betul tersohor.

Pada  tahun 1902 beliau  meng-organisir kelompok diskusi  sebuah masalah psikologi di Wina. Salah seorang anggota pertama yang menggabungkan diri adalah Alfred Adler,  lalu  beberapa tahun kemudian ikut pula Carl Yung. Kedua orang tersebut pada  akhirnya juga menjadi  seorang jagoan ilmu psikologi melalui  usaha mereka sendiri.

Freud menikah dengan seorang wanita yang bernama  Martha Bernays dan mempunyai  anak berjumlah enam orang.  Saat – saat akhir hidupnya beliau  terjangkit  kanker pada tulang rahang nya  sejak tahun 1923 kemudian  selanjutnya beliau  mengalami pembedahan  sekitar lebih dari tiga puluh kali dalam rangka upaya untuk  memulihkan kondisinya.

Wafat

Meskipun  begitu, beliau tetap  bekerja dan juga  beberapa karya penting bermunculan di  tahun – tahun berikutnya.pada  tahun 1938 Nazi menduduki Austria. Sigmund Freud yang ketika itu telah  berusia 82 tahun dan  merupakan seorang keturunan Yahudi tersebut  di paksa untuk  pergi ke London, Inggris. untuk  menghindari kejaran tentara Nazi yang sedang memburu para kaum Yahudi di Eropa pada saat  itu. Sigmud Freud meninggal pada tanggal 23 September 1939 di London, Inggris.

Pemikiran Sigmund Freud

Sumbangan  Freud pada bidang teori psikologi begitu luas daya jangkauan nya sehingga tidak gampang untuk  menyingkatnya. Beliau  menekankan arti penting yang besar tentang  proses bawah sadar  dari sikap manusia. beliau  menunjukkan  betapa proses tersebut sangat  mempengaruhi isi mimpi dan juga menyebabkan omongan – omongan yang meleset atau salah sebut, lupa pada  nama – nama dan juga dapat  menyebab kan penderitaan atas buatan  sendiri bahkan penyakit.

Teknik Psikoanalisa

Freud mengembangkan teknik psikoanalisa  yaitu sebagai suatu metode untuk penyembuhan penyakit kejiwaan. Dan beliau  merumuskan teori mengenai  struktur pribadi manusia. beliau  juga berhasil  mengembangkan atau mempopulerkan teori psikologi yang berhubungan  dengan rasa cemas, mekanisme mempertahankan diri, ihwal peng-khitanan, serta rasa tertekan, sublimasi dan masih  banyak lagi. Tulisan – tulisan beliau  menggugah kegairahan pada  bidang teori psikologi. Banyak gagasan dari beliau  yang kontroversial sehingga memancing perdebatan yang  sengit sejak di lontarkan nya.

Freud mungkin paling terkenal dalam hal pengusulan gagasan bahwa suatu gairah seksual yang tertekan sering menjadikan suatu  penyebab penting dalam hal penyakit jiwa atau Neurosis.

Beliau juga menunjukkan bahwa gairah seksual serta  nafsu seksual bermula ketika  masa kanak – kanak dan bukan pada saat ketika  dewasa.

Beliau  merupakan seorang  pelopor serta penggali, dengan bakat dan juga  kecerdasan yang  luar biasa yang telah menghasilkan berbagai gagasan.  Pendapat – pendapat beliau  pada  bidang psikologi sepenuhnya sudah  merevolusioner kan konsepsi kita mengenai  pikiran manusia, serta  banyak gagasan dan juga istilah – istilahnya  yang telah digunakan oleh umum.

Memang  benar bahwa , psikoanalisa adalah suatu  cara penyembuhan yang teramat mahal dan juga  amat serius serta  pula tidak berhasil apa – apa. Akan tetapi, juga benar bahwa  teknik tersebut telah  meraih sukses yang  besar.

Freud memang bukan psikolog  yang pertama, serta  dalam jangka panjang mungkin tidak akan di anggap sebagai orang yang gagasan – gagasan nya sebagian besar mendekati kebenaran. Akan tetapi , beliau  sudah jelas merupakan tokoh yang paling berpengaruh dan juga  paling penting dalam perkembangan teori psikologi modern serta pandangan – pandangan beliau  yang mempunyai arti sangat besar pada  bidangnya serta  menyuguhkan kepadanya hak untuk tercantum dalam urutan yang cukup tinggi dalam daftar buku  Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah.

 

Baca Juga :

 

Categories
DUNIA FILSUF ILMUAN KISAH INSPIRATIF

Biografi August Comte – Bapak Sosiologi

Biografi August Comte – Bapak Sosiologi

Biodata Auguste Comte

Nama Lengkap : Isidore Auguste Marie François Xavier Comte
Dikenal : Auguste Comte
Tempat, Tanggal Lahir : Montpellier, Perancis 19 Februari 1798
Wafat : Paris, Perancis 5 September 1857
Kebangsaan : Perancis
Gagasan Penting : Positivisme

 

Biografi Auguste Comte

Auguste Comte merupakan  seorang filsuf Perancis yang terkenal  karena memperkenalkan bidang ilmu Sosiologi dan aliran Positivisme. Dengan prinsip positivisme, Comte membangun dasar yang pada saat ini  digunakan oleh akademisi  yaitu peng-aplikasian metode ilmiah dalam ilmu sosial sebagai sarana untuk  memperoleh kebenaran . Auguste Comte disebut sebagai Bapak Sosiologi karena beliaulah yang merupakan  yang pertama kali memakai atau menggunakan  istilah sosiologi serta mengkaji sosiologi secara sistematis, sehingga ilmu tersebut  dapat melepaskan diri dari filsafat dan juga dapat  berdiri sendiri sejak pertengahan abad ke-  19 atau pada tahun 1856.

Auguste Kehidupan

Comte lahir pada tanggal 19 Februari 1798 di Montpellier, yaitu sebuah kota kecil di bagian barat daya dari negara Perancis. Setelah bersekolah disana, kemudian beliau  melanjutkan pendidikannya di Ecole Polytechnique di Paris. Ecole Polytechnique ketika itu terkenal dengan kesetiaan nya terhadap idealis republikanisme serta  filosofi proses. Pada tahun 1816, politeknik tersebut di tutup karena untuk re – organisasi. Comte pun meninggalkan Ecole lalu melanjutkan pendidikan nya di sekolah kedokteran yang ada di Montpellier.

Tidak lama kemudian, beliau  melihat sebuah perbedaan yang mencolok antara agama Katolik yang beliau  anut dengan pemikiran dari keluarga monarki yang berkuasa sehingga beliau pada saat itu  terpaksa meninggalkan Paris. Selanjutnya  di bulan Agustus 1817 beliau  menjadi murid dan sekaligus sekretaris dari Claude Henri de Rouvroy, Comte de Saint-Simon, yang selanjutnya membawa Comte masuk ke dalam lingkungan intelek. Pada tahun 1824, Comte meninggalkan Saint – Simon karena lagi – lagi beliau  merasakan  ada ketidak cocokan di  dalam hubungannya.

Ketika  itu, Comte mengetahui apa yang  harus beliau  lakukan yang selanjutnya meneliti mengenai  filosofi positivisme. Rencananya tersebut kemudian dipublikasikan dengan nama “ Plan de travaux scientifiques necessaires pour reorganiser la societe “  ( 1822 ) yang dalam bahasa Indonesia  ( Indonesia : Rencana studi ilmiah untuk pengaturan kembali masyarakat ). Akan  tetapi beliau  gagal untuk  memperoleh  posisi akademis sehingga menghambat penelitiannya. Kehidupan serta  penelitiannya kemudian mulai bergantung pada sponsor dan  juga bantuan finansial dari beberapa temannya.

Beliau selanjutnya menikahi seorang wanita yang  bernama Caroline Massin. Comte dikenal arogan, kejam dan juga  mudah marah sehingga pada tahun 1826 beliau  di bawa ke sebuah rumah sakit jiwa, akan tetapi beliau berhasil  kabur sebelum sembuh. Selanjutnya  sesudah kondisinya di stabil kan oleh Massin, beliau  mengerjakan kembali apa yang dulu pernah di rencanakan nya. Akan tetapi  sayangnya, beliau  bercerai dengan Massin pada tahun 1842 karena alasan yang belum diketahui. Saat – saat di antara pengerjaan kembali rencananya hingga pada perceraian nya, beliau mempublikasikan bukunya yang berjudul “ Le Cours de Philosophie Positivistic “. Pada tahun 1844, Comte menjalin kasih dengan  seorang wanita yang bernama Clotilde de Vaux, dalam hubungan yang tetap Platonis. Setelah Clotilde wafat, kisah cinta tersebut menjadi quasi – religius. Tidak lama setelahnya, Comte, yang merasa bahwa dirinya merupakan  seorang penemu sekaligus seorang nabi dari ” Agama Kemanusiaan ” ( Religion of Humanity ), menerbitkan bukunya yang berjudul “  Systeme de Politique Positive “ pada tahun ( 1851 – 1854 ).

Auguste Comte  wafat di Paris pada tanggal 5 September 1857 dan di makamkan di Cimetiere du Pere Lachaise.

Pemikiran

Auguste Comte mencetuskan suatu  sistem ilmiah yang selanjutnya  melahirkan ilmu pengetahuan baru, yaitu sosiologi. Pandangan Comte atas sosiologi sangat pragmatis. Beliau berpendapat bahwa sesungguhnya analisis untuk membedakan ” Statika ” dan ” Dinamika ” sosial , dan juga  analisa masyarakat sebagai suatu sistem yang saling tergantung haruslah di dasarkan pada konsensus. Paradigma Fungsionalis serta  paradigma ilmiah yang alamiah yang di rumuskan oleh Comte tetap memberi warna yang  menonjol dalam bidang sosiologi saat ini. Auguste Comte dengan bukunya yang berjudul  ” Course de Philosophie Positive ” menerangkan bahwa pendekatan – pendekatan secara  umum dalam hal untuk  mempelajari masyarakat harus melalui suatu urutan – urutan tertentu yang kemudian akan sampai pada tahap akhir yaitu tahap ilmiah.

Auguste Comte adalah  seorang tokoh brilian yang disebut sebagai peletak dasar sosiologi. Comte melihat melalui  hasil revolusi Perancis yang lebih  cenderung kearah reorganisasi masyarakat secara besar – besaran. Menurut beliau , reorganisasi masyarakat hanya bisa  berhasil apabila  ada orang yang mengembangkan cara berpikir yang baru mengenai  masyarakat. Comte telah  memperkenalkan metode positif, yaitu sebuah hukum tentang  urutan dari gejala – gejala sosial. Beliau memperkenalkan Hukum Tiga Stadia ( Tahap ).

Baca Juga :

Categories
DUNIA FILSUF ILMUAN KISAH INSPIRATIF

Biografi Rene Descartes – Filsuf Perancis

Biografi Rene Descartes – Filsuf Perancis

Rene Descartes  –  beliau dikenal sebagai seorang filsuf kenamaan yang juga  terkenal sebagai seorang matematikawan asal Perancis. Rene Descartes dijuluki sebagai Bapak Filsafat Dunia Modern karena pemikiran – pemikiran beliau . Rene Descartes juga adalah salah satu  tokoh yang memiliki peran penting untuk perkembangan ilmu pengetahuan dunia.

Biodata Rene Descartes

Nama : Rene Descartes / Renatus Cartesius
Tempat, tanggal lahir : Descartes, Perancis 31 Maret 1596
Wafat : Stockholm , Swedia 11 Februari 1650
Orangtua : Joachim Descartes ( Ayah ) , Jeanne Brochard ( Ibu )
Istri : Francine Descartes
Anak : Helena Jans van der Strom

Biografi Rene Descartes

Rene Descartes dilahirkan pada tanggal 31 Maret 1596 , di desa La Hayelah, Descartes, Perancis. Ayah beliau  bernama Joachim Descartes dan ibunya bernama Jeanne Brochard.

Riwayat Masa Muda

Semasa  mudanya Rene Descartes beliau  habiskan di sekolah Yesuit, College La Fleche. Setelah  berumur dua puluh tahun , Rene Descartes memperoleh  gelar ahli hukum dari Universitas Poitiers meskipun  tidak pernah mempraktekkan ilmu yang beliau peroleh sama sekali. Walaupun  Rene Descartes mendapatkan  pendidikan yang baik, akan tetapi beliau  yakin sekali bahwa  tidak ada ilmu apa pun yang dapat di percaya tanpa ilmu matematika atau ilmu pasti.

Oleh karena itu, bukan nya Rene Descartes meneruskan pendidikan formal nya, beliau justru kemudian mengambil keputusan untuk  berkelana keliling Eropa dan melihat dunia dengan mata dan kepalanya sendiri. Dengan latar belakang keluarga yang berada membuat Rene Descartes bisa berkeliling Eropa dengan leluasa serta mudah. Sejak tahun 1616 hingga 1628, Descartes berkeliling kesana kemari dari satu negeri ke negeri lain.

Rene Descartes bahkan ikut dalam tiga dinas ketentaraan yang berbeda – beda yaitu  Belanda, Bavaria dan Honggaria, meskipun tampaknya beliau tidak pernah ikut bertempur sama sekali. Beliau  mengunjungi Italia, Polandia, Denmark dan juga negeri – negeri yang lainnya.

Sejak  tahun 1616 sampai 1628, Rene Descartes mengumpulkan apa saja yang di anggapnya merupakan metode umum untuk menemukan suatu kebenaran dalam ilmu pengetahuan. Pada saat Rene Descartes berumur tiga puluh dua tahun, Descartes memutuskan untuk menggunakan metode nya tersebut  dalam suatu percobaan yaitu  membangun gambaran dunia yang sesungguhnya. Beliau  lantas menetap di Negeri Belanda serta tinggal di sana selama tidak kurang dari dua puluh satu tahun.

Menulis Buku Rules for the Direction of the Mind

Rene Descartes diketahui bahwa sekitar tahun 1629, Rene Descartes menulis sebuah buku yang terkenal yang berjudul Rules for the Direction of the Mind. Buku tersebut memberikan garis – garis besar mengenai metode beliau  dalam memperoleh pengetahuan. Akan tetapi, buku yang beliau  tulis tersebut  tidak komplit dan juga tampaknya beliau tidak berniat menerbitkannya. Akan tetapi buku tersebut di terbitkan untuk pertama kalinya, 50 tahun setelah Descartes wafat.

Sejak  tahun 1630 hingga 1634, Rene Descartes menggunakan metode nya dalam penelitian ilmiah. Guna  mempelajari lebih mendalam mengenai  anatomi dan fisiologi, beliau melakukan penjajakan dengan  terpisah – pisah.

Menulis Buku Le Monde

Pemikiran Rene Descartes, beliau  memfokuskan pada  bidang – bidang yang berdiri sendiri seperti optik, meteorologi, matematika serta berbagai cabang ilmu yang lainnya. Rene Descartes selanjutnya menulis hasil – hasil penyelidikan ilmiahnya di dalam buku yang berjudul  Le Monde ( Dunia ). Akan tetapi, pada  tahun 1633, ketika buku karya Rene Descartes hampir selesai, beliau  dengan penguasa gereja di Italia mengutuk Galileo Galilei karena telah menyokong teori Copernicus bahwa dunia ini sebenarnya bulat, bukannya datar, dan juga  bumi itu berputar mengelilingi  matahari, dan bukan sebaliknya.

Walaupun  di Negeri Belanda, Rene Descartes tidak berada di bawah kekuasaan gereja Katolik, Rene Descartes sendiri sangat berhati – hati untuk tidak menerbitkan bukunya meskipun beliau sebenarnya sepakat dengan teori Copernicus.

Menulis Buku Discourse on Method

Sebagai gantinya, pada  tahun 1637 Rene Descartes menerbitkan bukunya yang sangat terkenal yang berjudul Discourse on the Method for Properly Guiding the Reason and Finding Truth in the Sciences ( yang biasanya diringkas menjadi  Discourse on Method ). Discoursetersebut  ditulis dalam bahasa Perancis dan bukan Latin sehingga semua kalangan intelegensia bisa  membacanya, termasuk mereka yang tidak memperoleh pendidikan klasik. Sebagai tambahan Discourse terdapat  tiga esai.

Dalam Biografi Rene Descartes, beliau menyajikan contoh – contoh dari  penemuan – penemuan yang telah beliau lakukan dengan menggunakan metode itu. Tambahan pertamanya Optics, Descartes menjelaskan mengenai hukum pelengkungan cahaya yang sebenarnya telah di temukan oleh Willebord Snell. Beliau  juga mempersoalkan masalah tentang lensa dan berbagai alat – alat optik, melukiskan fungsi mata dan berbagai kelainan – kelainan nya dan juga menggambarkan teori cahaya yang hakekat nya versi pemula dari teori gelombang yang belakangan di rumuskan oleh Christian Huygens.

Tambahan keduanya terdiri atas perbincangan ihwal meteorologi, Descartes membicarakan tentang  awan, hujan, angin, dan juga penjelasan yang tepat tentang pelangi. Beliau  mengeluarkan sanggahan terhadap pendapat bahwa panas terdiri dari cairan yang tidak tampak oleh mata, serta  dengan tepat beliau  menyimpulkan jika panas merupakan  suatu bentuk dari gerakan intern. Akan tetapi, pendapat tersebut sudah  di temukan terlebih dulu oleh Francis Bacon serta  orang – orang lain. Tambahan ketiga yaitu mengenai Geometri, beliau mempersembahkan sumbangan yang paling penting dari semua yang telah disebutkan di atas, yaitu penemuan beliau mengenai  geometri analitis.

Hal ini merupakan langkah kemajuan besar pada  bidang matematika, serta menyediakan jalan untuk Newton menemukan Kalkulus. Mungkin saja , bagian paling menarik dari filosofi seorang Descartes adalah cara beliau memulai sesuatu. Meneliti sejumlah besar pendapat – pendapat yang keliru yang umumnya telah disepakati orang, Descartes berkesimpulan untuk mencari kebenaran sejati  beliau harus  mulai melakukan langkah yang polos serta jernih. Untuk itu, beliau  memulainya dengan cara meragukan apa saja yang dikatakan gurunya. Meragukan kepercayaan meragukan pendapat yang telah  berlaku, meragukan eksistensi alam di luar dunia, bahkan meragukan eksistensi dirinya sendiri. Intinya beliau meragukan segala – galanya.

Buku Meditations on First Philosophy

Pada  tahun 1641, Rene Descartes menerbitkan bukunya yang termasyhur yang berjudul Meditations on First Philosophy. Dan bukunya Principles of philosophy muncul pada tahun 1644. Kedua buku tersebut aslinya di tulis dalam bahasa Latin lalu terjemahan Perancisnya diterbitkan pada  tahun 1647. Walaupun  Descartes merupakan seorang penulis yang lincah dengan gaya prosa nya yang manis, namun nada tulisan nya terasa kuno. Benar – benar beliau  tampak , mungkin itu karena  akibat pendekatan nya yang rasional, beliau  seperti seorang  cendikiawan abad tengah.

Sebaliknya Francis Bacon, meskipun  di lahirkan tiga puluh lima tahun sebelum Descartes, akan tetapi nada tulisannya sudah modern. Tergambar jelas pada  tulisan – tulisannya, Descartes merupakan seorang yang teguh dengan kepercayaan nya mengenai adanya Tuhan. Dalam pemikiran Rene Descartes, beliau  menganggap bahwa dirinya adalah seorang Katolik yang patuh, akan  tetapi gereja Katolik tidak menyukai pandangan – pandangannya, serta hasil karyanya yang  di golongkan ke dalam “ Index ” buku – buku yang terlarang untuk dibaca.

Bahkan di kalangan Protestan Negeri Belanda , ketika itu mungkin merupakan negeri yang paling toleran di Eropa, Descartes dituduh sebagai seorang Atheist serta menghadapi kesulitan dengan penguasa. Pada Tahun 1649 Descartes menerima sebuah tawaran bantuan keuangan yang lumayan dari Ratu Christina, Swedia, supaya datang ke negerinya serta menjadi guru pribadinya.

Akan tetapi Descartes sangat kecewa ketika beliau mengetahui bahwa sang Ratu ingin di ajar pada jam lima pagi hari. Beliau merasa  khawatir jika udara pagi yang dingin bisa membuatnya mati.

Rene Descartes Wafat

Apa yang beliau takut kan akhirnya menjadi sebuah kenyataan. Rene Descartes terkena Pneumonia. Beliau  meninggal 11 Februari 1650, hanya empat bulan setelah beliau  sampai di Swedia.

Baca Juga :

Categories
DUNIA FILSUF

Biografi Immanuel Kant – Filsuf Besar Jerman

Biografi Immanuel Kant – Filsuf Besar Jerman

Biodata Immanuel Kant

Nama : Immanuel Kant
Tempat, tanggal lahir : Konigsberg, Kerajaan Prusia , 22 April 1724
Wafat : Konigsberg, Kerajaan Prusia , 12 Februari 1804
Kebangsaan : Jerman
Era : Filsafat abad ke – 18
Aliran : Kantianisme, Filsafat Pencerahan
Minta Utama : Epistemologi, Metafisika, Etika
Gagasan Penting : Imperatif Kategoris, Transendental Idealisme, SAintetik a priori, Ansichtslosigkeit Sapere Aude, Hipotesis Nebula

Biografi Immanuel Kant

Immanuel Kant merupakan  seorang filsuf besar  Jerman pada abad ke -18 yang mempunyai pengaruh yang sangat luas bagi dunia intelektual. Pengaruh dari pemikirannya merambah dari wacana metafisika sampai hingga  etika politik dan juga  dari estetika sampai teologi. Lebih dari itu, pada wacana etika beliau  juga mengembangkan model filsafat moral baru secara mendalam yang mempengaruhi epistemologi selanjutnya.

Penelusuran  atas pemikiran Kant merupakan suatu kajian yang cukup rumit, sedikitnya karena ada dua alasan. Pertama, Kant membongkar seluruh filsafat yang  sebelumnya lalu  membangunnya secara baru . Filsafat tersebut oleh Kant sendiri di sebut  dengan Kritisisme untuk melawankan nya dengan Dogmatisme. Dalam sebuah karyanya yang berjudul “ Kritik der reinen Vernunft “  ( Kritik Akal Budi Murni, 1781 / 1787 ) Kant menanggapi, mengatasi, dan juga membuat sintesa di antara dua arus besar pemikiran yang modern, yaitu Empirisme serta Rasionalisme. Revolusi filsafat Kant tersebut seringkali dibandingkan dengan revolusi pandangan dunia oleh  Copernicus, yang mematahkan pandangannya bahwa bentuk bumi adalah datar. Kedua, sumbangan Kant dalam Etika. Dalam karyanya yang berjudul “ Metaphysik der Sitten “  ( Metafisika Kesusilaan, tahun  1797 ), Kant membuat distingsi diantara legalitas dan juga  moralitas, serta membedakan antara sikap moral yang berdasarkan pada suara hati yang disebutnya otonomi dan juga  sikap moral yang asal taat pada peraturan atau pada sesuatu yang berasal dari luar pribadi yang disebutnya Heteronomi .

Kehidupan awal

Immanuel Kant dilahirkan  di Königsberg, Kerajaan Prusia, pada tanggal 22 April 1724  dan wafat  di Königsberg, Kerajaan Prusia pada tanggal 12 Februari 1804 dalam umur 79 tahun. Kota tersebut saat ini  bernama Kaliningrat di Rusia. Beliau berasal dari keluarga pengrajin yang sederhana. Saat  Kant masih muda, usaha ayahnya tersebut mengalami kebangkrutan. Kehidupan mereka ketika itu  harus didukung oleh keluarga besar dari  orang tuanya. Kant dengan penuh kerendahan hati dan juga sangat disiplin. Kant kemudian menjadi seorang guru besar untuk ilmu logika dan metafisika di Universitas Konisberg. Beliau  secara rutin memberikan kuliah mengenai geografi fisik. Hal tersebut dilakukan oleh beliau  sepanjang tahun sampai tahun 1796. Dalam pengantar kuliahnya, beliau  selalu menegaskan tempat geografi pada dunia ilmiah. Beliau memberikan landasan falsafat bagi geografi sebagai pengetahuan ilmiah.

Minat Kant pada geografi fisik tidak didukung oleh pengalamannya dalam  menghadapi alam di berbagai belahan dunia akan tetapi muncul dari penyelidikan filosofis atas pengetahuan empiris. Bagi  seorang Kant, geografi merupakan  ilmu empiris yang ingin menunjukkan alam sebagai suatu sistem. Geografi, menurutnya adalah ilmu mengenai  fenomena fisik dan juga  budaya yang tersusun di dalam ruang bumi.

 

Profil Immanuel Kant

Immanuel Kant dilahirkan pada tahun 1724 di Königsberg  beliau merupakan seorang anak dari pasangan Johann Georg Kant, yang merupakan seorang ahli pembuat baju zirah atau baju besi, dan ibunya  Anna Regina Kant. Ayahnya  dikenal sebagai seorang  ahli perdagangan, akan tetapi pada tahun 1730 – 1740 perdagangan di Königsberg mengalami kemerosotan. Hal tersebut mempengaruhi bisnis ayahnya yang  membuat keluarga mereka hidup di dalam kesulitan. Ibunya meninggal ketika Kant berumur 13 tahun, sedangkan ayah Kant meninggal dunia pada saat beliau berumur hampir 22 tahun.

Kant lalu  menempuh pendidikan dasarnya  di Saint George’s Hospital School, lalu melanjutkan di Collegium Fredericianum, yaitu sebuah sekolah yang berpegang teguh  pada ajaran Pietist. Keluarga Kant memang merupakan penganut agama Pietist, yaitu sebuah agama di Jerman yang mendasarkan keyakinannya pada pengalaman religius serta studi kitab suci. Pada tahun 1740, Kant menempuh pendidikannya di University of Königsberg , disana  beliau mempelajari mengenai  filosofi, matematika, dan juga ilmu alam. Agar dapat meneruskan pendidikan nya, beliau  bekerja sebagai  seorang guru privat selama tujuh tahun, pada masa itu, Kant mempublikasikan beberapa naskah yang berkaitan dengan pertanyaan yang bersifat  ilmiah. Pada tahun 1755 sampai tahun 1770, Kant bekerja sebagai seorang dosen sambil terus mempublikasikan beberapa naskah ilmiahnya dengan berbagai macam topik. Gelar profesor di dapatkan Kant di Königsberg pada tahun 1770 . Immanuel Kant meninggal dunia pada tanggal  12 Februari 1804 saat berumur 79 di Königsberg, Kerajaan Prusia.

 

Pemikiran Kant Mengenai Moral

Menurut Kant, tindakan yang terkesan baik dapat bergeser secara moral jika dilakukan bukan berdasarkan pada rasa kewajiban melainkan pamrih yang di hasilkan. Perbuatan yang di nilai baik apabila  dilakukan semata – mata karena rasa hormat terhadap hukum moral, yaitu kewajiban. Kant membedakan antara imperatif kategori dan imperatif hipotetis sebagai dua perintah moral yang berbeda.  Berkenaan dengan pemikiran deontologi nya, Kant mengemukakan duktum moralnya yang cukup terkenal yaitu : “ Bertindaklah sehingga maxim ( prinsip ) dari kehendakmu bisa selalu, pada yang waktu yang sama, diberlakukan sebagai prinsip yang menciptakan hukum yang universal.

Pemikiran Etika Kant

Etika Immanuel Kant ( 1724 – 1804 ) diawali dengan sebuah pernyataan bahwa satu – satunya hal baik yang tidak terbatasi dan juga  tanpa pengecualian adalah “ kehendak baik ”. Sejauh orang berkehendak baik maka orang tersebut baik, penilaian bahwa seseorang tersebut baik sama sekali tidak bergantung pada hal – hal diluar dirinya, tidak ada yang baik dalam dirinya sendiri terkecuali kehendak baik. Wujud dari kehendak baik yang dimiliki oleh seseorang adalah bahwa ia mau untuk menjalankan Kewajiban. Setiap tindakan yang kita lakukan merupakan  untuk menjalankan kewajiban sebagai hukum batin yang harus kita taati, tindakan tersebutlah yang mencapai moralitas, demikian menurut Kant. Kewajiban menurutnya adalah suatu keharusan tindakan demi hormat terhadap hukum, tidak peduli apakah itu membuat kita nyaman ataupun tidak, senang ataupun tidak, cocok ataupun tidak. Menurut Kant terdapat  tiga kemungkinan dalam diri seseorang  untuk menjalankan kewajibannya, Pertama, ia harus  memenuhi kewajiban karena hal tersebut dapat menguntungkannya. Kedua, Ia harus memenuhi kewajibannya karena ia terdorong dari perasaan yang ada di dalam hatinya. Ketiga, Ia memenuhi kewajibannya karena kewajibannya tersebut, karena memang ia ingin memenuhi kewajibannya tersebut . Tindakan yang terakhir tersebutlah  yang menurut Kant merupakan suatu tindakan yang mencapai moralitas. Selanjutnya  Kant membedakan dua hal antara Legalitas dan  juga Moralitas. Legalitas merupakan  pemenuhan kewajiban yang didorong atas  kepentingan sendiri atau  dorongan emosional.

Sedangkan Moralitas merupakan  pemenuhan kewajiban yang didorong atas keinginan untuk memenuhi kewajiban yang muncul dari kehendak baik yang berasal dari dalam diri. Selanjutnya Kant menjabarkan kriteria kewajiban moral, yaitu  landasan epistemology nya bahwa tindakan moral manusia adalah  apriori akal budi yang praktis murni dimana sesuatu yang menjadi kewajiban tidak di dasarkan pada realitas empiris, tidak berdasarkan pada perasaan, isi atau juga tujuan dari tindakan.

Baca Juga :

Categories
DUNIA FILSUF ILMUAN

Biografi  Plato – Filsuf dan Matematikawan Yunani

Biografi  Plato – Filsuf dan Matematikawan Yunani

Plato –  Tokoh yang  satu ini dikenal sebagai seorang filsuf terbesar dan juga seorang  matematikawan.  Beliau  juga yang mencatat keberadaan dari salah satu legenda abadi yang berada di dunia yaitu  benua Atlantis yang hilang.

Biodata Plato

Nama : Plato
Lahir : Athena, Yunani , 428 SM
Wafat : Athena, Yunani 348 – 347 SM
Orangtua : Ariston of Athens ( Ayah ), Perictione ( Ibu )
Saudara : Glaukon, Adeimantus, Anthiphon
Dikenal : Filsuf

Biografi Dan Profil Plato

Plato di lahirkan di Athena pada tahun 427 SM dan wafat disana pada tahun 347 SM dalam usia 80 tahun. Ayahnya bernama Aristons of Athens sedangkan ibunya bernama Perictione. Beliau  berasal dari keluarga aristokrasi yang turun – temurun memegang politik yang penting dalam politik Athena. beliaupun bercita – cita sejak mudanya untuk menjadi orang negara. Akan tetapi perkembangan politik pada masanya tidak memberikan kesempatan pada beliau untuk mengikuti jalan hidup yang diinginkannya tersebut. Namanya bermula adalah Aristokles.

Riwayat Masa Kecil

Nama Plato diberikan oleh gurunya, beliau memperoleh nama tersebut berhubungan dengan bahunya yang lebar serta sepadan dengan badannya yang tinggi dan juga tegap raut mukanya, potongan tubuhnya beserta parasnya yang elok sangat bersesuaian benar dengan ciptaan klasik mengenai manusia yang cantik, bagus dan juga harmoni yang meliputi seluruh perawakannya. Dengan tubuh yang besar dan sehat tersebut bersemayam pula pikiran yang dalam serta menembus. Pandangan matanya menunjuk seolah – olah beliau ingin mengisi dunia yang lahir ini dengan cita – citanya. Pelajaran yang beliau peroleh dimasa kecilnya, selain berasal dari pelajaran umum yaitu menggambar serta melukis yang  di sambung dengan belajar musik dan juga puisi.

Sebelum dewasa beliau sudah pandai membuat karangan yang bersajak. Sebagaimana biasanya dengan anak orang baik – baik pada masa itu Plato mendapatkan didikan dari guru – guru filosofi. Pelajaran filosofi mula – mula diperoleh beliau dari Kratylos. Kratylos dahulunya merupakan seorang  murid Herakleitos yang mengajarkan “ Semuanya berlalu ” seperti air. Rupanya ajaran semacam itu tidak hinggap di dalam kalbu AristoKrat yang terpengaruh oleh tradisi keluarganya. Sejak umur 20 tahun Plato sudah mengikuti pelajaran Sokrates. Pelajaran tersebutlah yang memberikan kepuasan baginya. Pengaruh Sokrates semakin hari semakin mendalam padanya. Beliau kemudian menjadi murid Sokrates yang setia.

Sampai hingga akhir hidupnya Sokrates tetap menjadi pujaannya. Dalam segala karangan beliau  yang berbentuk dialog, bersoal jawab, Sokrates kedudukannya sebagai seorang  pujangga yang menuntun. Dengan cara tersebut ajaran Plato tergambar keluar melalui mulut Sokrates. Setelah pandangan filosofinya telah jauh menyimpang dan juga sudah lebih lanjut dari pandangan gurunya, beliau terus berbuat begitu.

Sokrates digambarkan beliau sebagai seorang juru bahasa isi hati rakyat di Athena yang tertindas karena kekuasaan yang saling silih berganti. Kekuasaan demokrasi yang meluap menjadi anarki dan juga  sewenang – wenang di gantikan secara berturut – turut oleh kekuasaan seorang Tiran dan Oligarki, yang pada akhirnya membawa Athena lenyap ke bawah kekuasaan asing.

Plato Sebagai Seorang Filsuf

Plato memiliki kedudukan yang istimewa sebagai seorang filosof. Beliau  pandai dalam menyatukan puisi dan juga  ilmu. Pandangan yang dalam dan juga  abstrak sekalipun mampu di lukiskan oleh beliau  dengan gaya bahasa yang indah. Tidak ada seorang filosof yang sebelumnya dapat menandingi beliau  dalam hal ini. Bahkan juga sesudahnya tidak ada. Hukuman yang di timpakan tersebut di pandangnya sebagai  suatu perbuatan zalim meminum racun besar sekali pengaruh nya atas pandangan hidup Plato. Sokrates di matanya adalah seorang yang sejujur – jujurnya dan juga  seadil – adilnya, orang yang tidak pernah berbuat salah. Hukuman yang di timpakan tersebut di pandangnya sebagai suatu perbuatan zalim semata  yang dilakukan oleh orang yang mempunyai moril tidak bertanggung jawab.

Beliau sangat sedih dan menamakan dirinya bagai seorang anak yang kehilangan bapak. Beliau  sedih namun terpaku karena pendirian Sokrates yang menolak kesempatan yang diberikan untuk melarikan diri dari penjara, dengan memperingatkan ajarannya “ lebih baik menderita karena kezaliman daripada berbuat zalim ”.

Tidak lama setelah Sokrates meninggal dunia, Plato pergi dari Athena. Itulah permulaan beliau  mengembara selama 12 tahun lamanya sejak tahun 399 SM, pada awalnya beliau pergi ke Megara, yaitu tempat Euklides mengajarkan filosofinya. Setelah beberapa lama beliau  disana tidak banyak yang diketahui . Ada yang mengatakan, bahwa beliau  disitu mengarang beberapa dialog,tentang  berbagai macam pengertian dalam masalah hidup, yang  berdasarkan pada  ajaran Sokrates. Lalu dari Megara beliau  pergi ke Kyrena, disana beliau memperdalam pengetahuannya mengenai matematika pada seorang guru ilmu yang bernama Theodoros. Disana juga beliau  mengajarkan filosofi serta mengarang buku – buku. Kemudian beliau  pergi ke Italia selatan dan terus ke Sirakusa yang berasa di pulau Sisiria, yang ketika itu diperintah oleh seorang Tiran, yang bernama Dionysios. Dionysios lalu  mengajak Plato untuk tinggal di istananya.

Beliau merasa bangga jika diantara orang – orang yang mengelilinginya tersebut  terdapat pujangga dari dunia Grik yang tersohor namanya. Disitu juga  PlatO kenal dengan ipar raja Dionysios yang masih muda bernama Dion, yang pada akhirnya menjadi sahabat karibnya. Diantara mereka berdua terdapat kata sepakat, supaya Plato mempengaruhi Dionysios dengan ajaran filosofinya,  supaya tercapai suatu perbaikan sosial. Seolah – olah telah datang baginya untuk melaksanakan teorinya mengenai  pemerintah yang baik dalam praktek yang telah lama tertanam di dalam kalbunya, bahwa kesengsaraan yang ada di dunia tidak akan berakhir sebelum filosof menjadi raja atau raja – raja menjadi seorang filosof.Akan tetapi ajaran Plato yang di titik beratkan kepada pengertian moral dalam segala perbuatan, lambat laun menjemukan Dianysios.

Plato dan Murid muridnya di Akademi Plato

Pada tahun 367 SM sesudah Plato selama 20 tahun menetap dalam akademia, beliau merima undangan serta desakan dari Dion untuk datang ke Sirakusa.  Dianysios yang jahat sudah meninggal. Ia  digantikan sebagai raja oleh anak nya dengan nama Dionysios II. Dion berharap agar Plato bisa mendidik dan juga  mengajarkan kepada raja yang masih muda tersebut  “ Pandangan filosofi mengenai kewajiban pemerintah menurut pendapat Plato  ”. Tertarik dengan cita – citanya untuk melaksanakan teori pemerintahan nya di dalam praktek, Plato berangkat ke Sirakusa. Beliau  disambut oleh raja dengan gembira, akan tetapi bagi raja tersebut, filosofi tidak begitu menarik. Yang pada akhirnya intrik, fitnah, serta  hasutan merajalela dalam istana tersebut.

Akhirnya Dion dibenci oleh raja dan dibuang keluar dari Sisilia. Segala usaha Plato untuk membelanya tidak berhasil. Beliau sendiri  harus dengan bersusah payah baru bisa  kembali ke Athena. Namun  6 tahun kemudian pada tahun 361 SM,  hati Plato terpikat kembali  untuk datang ketiga kalinya ke Sirakusa. Raja Dionysios II dengan sahabatnya Dion berusaha agar beliau boleh pulang kembali ke Sirakusa. Akan tetapi maksudnya itu tidak berhasil,  serta harapannya untuk mencoba sekali lagi melaksanakan cita – citanya mengenai pemerintahan yang baik dalam praktek gagal sama sekali.

Dengan kesabaran hati dari seorang filosof beliau  kembali ke Athena. Sejak saat itu beliau memusatkan perhatiannya terhadap Akademia sebagai seorang  guru dan juga  pengarang.

Wafatnya Plato

Beliau  itu bagi mereka adalah merupakan seorang sahabat, guru dan juga  penuntun ”. ketika  seorang muridnya merayakan pernikahannya, Plato yang ketika itu  telah  berumur 80 tahun datang juga pada acara  malam perjamuan tersebut. Beliau  turut riang dan gembira sampai agak larut malam, beliau  mengundurkan diri kepada suatu sudut yang sepi di dalam rumah tersebut.

Disana beliau tertidur bahkan  tidur untuk selama – lamanya dengan tiada bangkit lagi. Keesokan harinya seluruh Athena mengantarkannya ke pemakaman. Plato tidak pernah menikah dan juga tidak mempunyai  anak. Keponakannya Speusippos menggantikannya untuk mengurus Akademia.

Pemikiran dan Ajaran Plato

Pemikiran yang di cetuskan oleh Plato adalah  Intisari dari pada filosofi Plato ialah pendapatnya mengenai  idea . Itu adalah merupakan suatu ajaran yang sangat sulit untuk memahamkan nya. Salah satu sebab ialah bahwa pahamnya mengenai  idea selalu berkembang. Bermula dari idea tersebut  di kemukakan sebagai teori logika. Yang kemudian meluas menjadi pandangan  sebuah hidup, menjadi dasar umum untuk  ilmu dan politik sosial dan juga mencakup pandangan agama.

Plato juga memisahkan kenyataan yang kelihatan pada alam yang lahir, dimana berlaku suatu pandangan Herakleitos, serta alam pengertian yang abstrak yangmana berlaku pandangan Parmenides. Dalam bidang yang pertama yang ada hanya kiraan atau dugaan.karena  jika  semuanya mengalir dengan tidak berhenti – hentinya, tiap barang untuk  tiap orang pada setiap waktu hanya berupa seperti yang terbayang di mukanya. Maka manusia menjadi ukuran dari segalanya, seperti  yang dikatakan oleh Protagoras.

Akan tetapi pengetahuan mampu memberikan apa yang tetap adanya, yaitu adalah  idea. Berlakunya idea itu tidak bergantung pada pandangan dan pendapat dari orang banyak. Beliau  muncul  semata – mata karena kecerdasannya dalam  berfikir. Pengertian yang dicari adalah  pikiran ialah idea. Idea pada hakikatnya telah  ada, tinggal mencarinya saja. Pokok dari tinjauan filosofi Plato adalah untuk  mencari pengetahuan mengenai  pengetahuan. Beliau  bertolak dari ajaran gurunya Sokrates yang mengatakan “ Budi adalah tahu ”. Budi yang berdasarkan pada pengetahuan yang menghendaki suatu ajaran mengenai  pengetahuan sebagai dasar dari filosofi. Pertentangan yang ada antara pikiran dan pandangan menjadi ukuran bagi Plato.

Pengertian yang didalamnya mengandung pengetahuan dan budi, yang dicari nya bersama – sama dengan Sokrates, pada hakikat serta asalnya yang berlainan sama sekali dari pemandangan. Sifatnya tidak di peroleh dari sebuah pengalaman. Pemandangan hanya sebuah  alasan untuk menuju pengertian. Yang  diperoleh beliau atas usaha akal pemikiran sendiri. Idea menurut paham Plato tidak saja sebuah pengertian jenis, namun  juga bentuk daripada keadaan yang sebenarnya.

Idea bukanlah suatu pikiran, namun melainkan suatu realita. Pendapat Parmenides mengenai  adanya yang satu kekal, dan juga tidak berubah – ubah. Akan tetapi yang baru dalam ajaran Plato adalah  pendapatnya mengenai  suatu dunia yang tidak bertubuh. Filosofi Yunani yang ada sebelum beliau  tidak mengenal gambaran dunia dunia semacam itu serta juga adanya dalam pikiran Parmenides.

Sumbangan Plato Bagi Pengetahuan

Etik Plato

Pendapat Plato seterusnya mengenai  etik bersendi terdapat  ajarannya mengenai  idea. Dualisme dunia dalam teori pengetahuan yang diteruskan beliau  ke dalam praktek hidup. Karena  kemauan atau keinginan seorang yang bergantung kepada pendapatnya, nilai dari kemauannya tersebut ditentukan pula oleh pendapat tersebut . Jadinya, menurut Plato terdapat  2 macam budi.  Yang pertama, budi filosofi yang timbul dari pengetahuan dan pengertian. Yang  kedua, budi biasa yang terbawa oleh kebiasaan orang banyak. Sikap hidup yang digunakan tidak terbit dari sebuah  keyakinan, melainkan di sesuaikan terhadap  moral orang banyak dalam kehidupan sehari – hari .

Negara Ideal

Pandangan Plato mengenai  negara dan luasnya masih terpaut pada masanya. Beliau  lebih memandang kebelakang dari pada kemuka. Negara Grik pada  masa itu adalah  kota. Jumlah penduduk nya tidak lebih dari dua atau tiga ribu jiwa saja . Penduduk kota merupakan  orang – orang yang merdeka, yang memiliki tanah terletak di luar kota yang di kerjakan oleh para budak – budak nya.

Diantara mereka ada saudagar, tukang, pandai seni dan juga para  pejabat negara. Menurut kebiasaan yang ada  di waktu itu sedangakan pekerjaan yang kasar dikerjakan oleh budak belian. Mereka tersebut  tidak dianggap sebagai seorang penduduk sebab mereka tidak merdeka. Plato berpendapat bahwa pada  tiap – tiap negara segala golongan dan  juga segala orang – orang  adalah hanya di jadikan  alat semata – mata untuk kesejahteraan bagi semuanya.

Catatan Papirus Mengenai Ajaran Plato Tentang Negara

Kesejahteraan untuk  semua itulah yang menjadi tujuan yang sebenarnya. Dan begitu pulalah yang menentukan nilai pembagian dari suatu pekerjaan. Dalam negara yang ideal tersebut golongan pengusaha yang menghasilkan, tetapi tidak memerintah. Golongan penjaga melindungi, namun tidak memerintah. Golongan cerdik dan  pandai, diberi makan serta dilindungi, dan juga mereka memerintah.

Ketiga macam budi yang dimiliki pada masing – masing golongan, ialah  bijaksana, berani serta dapat menguasai diri dapat menyelenggarakan melalui  kerjasama budi keempat bagi masyarakat, yaitu keadilan.

Sumbangan bagi Perkembangan

Logika

Pertama, karangan – karangan yang ditulis oleh Plato  saat masa mudanya yaitu ketika Sokrates masih hingga  sampai tidak lama setelah  beliau  meninggal.  Buku – buku yang di tulis oleh  pada masa itu adalah “ Apologie “, “ Kriton “, “ Ion “, “ Protagoras “, “ Laches “, “ Politeia Buku I “, “ Lysis “, “ Charmides

Tulisan beliau yang terkenal dan tersohor sepanjang masa adalah “ Phaidros “, “ Symposion “, “ Phaidon “ dan “ Politeia Buku II-X “ ,  ajaran mengenai  idea menjadi pokok dalam pikiran Plato dan menjadikan  dasar bagi teori pengetahuan, yaitu metafisika, fisika, etik, politik psikologi serta estetika. Terutama dalam Phaidros yang menjadi perkembangan pikiran yang terang.

Baca Juga :

Categories
DUNIA FILSUF ILMUAN KISAH INSPIRATIF PENEMU

Biografi Karl Marx –  Sang Bapak Komunis

Biografi Karl Marx –  Sang Bapak Komunis

Karl Marx –   beliau dikenal dengan pemikiran – pemikirannya yang sangat  revolusioner, terutama mengenai paham komunisme, sehingga beliau  di juluki sebagai “ Bapak Komunis “. Beliau  juga dikenal sebagai seorang tokoh sosialis revolusioner. Karl Marx dikenal sebagai seorang filsuf, pakar ekonomi politik,  ahli sosiologi, dan juga teori kemasyarakatan.

Biodata Karl Marx

Nama Lengkap : Karl Heinrich Marx
Dikenal : Karl Marx
Tempat, tanggal lahir : Trier, Prusia , 5 Mei 1818
Wafat : London, Inggris, 14 Maret 1883
Orangtua : Heinrich Marx ( Ayah ), Henriette Pressburg ( Ibu )
Saudara : Louise Juta, Sophia Marx, Emilie Conradi, Hermann Marx, Caroline Marx , Mauritz David Marx, Eduard Marx , Henriette Marx
Istri : Jenny von Westphalen
Anak : Eleanor Marx, Jenny Marx Longuet, Laura Marx

Biografi Karl Marx

Karl Marx dilahirkan di Trier, Prusia, yang saat ini  menjadi wilayah Jerman pada  tanggal 5 Mei 1818. Ayahnya bernama Heinrich Marx, yang berprofesi sebagai seorang pengacara, mencukupi  keluarganya dengan relatif baik, yang merupakan ciri kehidupan kelas menengah. Ibunya bernama Henriette Pressburg, orang tua Karl Marx berasal dari pendeta yahudi ( Rabbi ).

Riwayat Masa Muda

Sangat sedikit informasi yang dapat di ketahui mengenai masa kecil dari Karl Marx, akan tetapi  sejak kecil beliau mendapatkan pendidikan secara pribadi oleh ayahnya. Akan tetapi  pada tahun 1830, Karl masuk di sebuah sekolah yang bernama Trier High School. Ketika berumur 17 tahun, Karl Marx diterima kuliah di Universitas Bonn. Karl sangat ingin mempelajari ilmu filsafat dan sastra akan tetapi  ayahnya bersikeras memasukkan beliau  ke jurusan Hukum. Disinilah beliau  bergabung dalam komunitas sastrawan yang memiliki  pemikiran – pemikiran radikal. Pergaulannya dengan komunitas tersebut membuat pemikiran Karl Marx cenderung menjadi lebih  radikal serta beliau  sempat terlibat perselisihan dengan organisasi yang ada kampus lainnya. Hingga akhirnya ayahnya memindahkan Karl Marx kesebuah  Universitas Berlin supaya dapat lebih serius dalam kuliahnya. Beliaupun tamat dari Universitas tersebut. Pada tahun 1841 Marx menerima gelarnya sebagai  doktor filsafat dari Universitas Berlin, Universitas yang sangat di pengaruhi oleh Hegel serta guru-guru muda yang merupakan penganut filsafat Hegel, namun  berpikir Kritis.

Karl Marx dan Istri

Gelar doktor Marx yang di dapat dari kajian filsafat yang membosankan, namun kajian tersebut  mendahului berbagai gagasannya yang muncul kemudian.  Setelah tamat beliau menjadi seorang  penulis untuk sebuah koran liberal radikal dan dalam tempo 10 bulan beliau berhasil menjadi editor kepala koran tersebut. Namun  karena pendirian politiknya, koran tersebut kemudian di tutup oleh pemerintah. Esai -esai awal yang di terbitkan dalam periode mulai mencerminkan sebuah pendirian yang membimbing Karl Marx sepanjang hidupnya. Esai – esai tulisan Karl Marx tersebut  secara bebas di taburi prinsip – prinsip dari demokrasi , beliau  menolak keabstrakan filsafat dari Hegelian, mimpi naif komunis utopia serta  gagasan aktivis yang mendesak bahwa apa yang ia anggap sebagai tindakan politik prematur. Dalam menolak gagasan aktivis tersebut, Karl Marx meletakkan landasan sebagai gagasan hidup sendiri. Karl meninggalkan jerman pada saat mendapatkan suasana yang lebih liberal di Paris. Di Paris beliau bergulat dengan gagasan Hegel dan juga  pendukungnya, namun beliau  juga menghadapi dua kumpulan gagasan baru sosialisme Prancis serta  politik Ekonomi Inggris.

Fredrich Engels dan Karl Marx

Melalui cara yang unik beliau  menggabungkan hegelian, sosialisme serta ekonomi politik yang kemudian menentukan orientasi intelektual nya. Hal yang sangat penting juga  adalah pertemuan nya dengan seseorang yang kemudian menjadi teman seumur hidupnya, donatur dan juga  kolabolator nya yaitu  Fredrich Engels ( Carver, tahun  1983 ). Dalam Biografi Karl Marx diketahui bahwa Engels adalah anak dari seorang pengusaha pabrik tekstil yang  menjadi seorang sosialis yang mengkritik kondisi kehidupan yang di hadapi oleh  kelas buruh. Banyak di antara rasa kasihan Karl Marx kesengsaraan dari kelas buruh berasal dari paparannya kepada Engels serta  gagasannya sendiri.

Karl Marx dan Fredrich Engels

Pad tahun 1844 Karl Marx dan Engels mengadakan suatu diskusi panjang di sebuah cafe yang  terkenal di Paris dan juga meletakkan landasan kerja untuk bersahabat seumur hidup.

Karl Marx dan Ilmu Ekonomi

Selama periode tersebut Karl  Marx menerbitkan sejumlah karya yang sangat sukar untuk di pahami , kebanyakan karya tersebut belum di terbitkan semasa hidupnya,  termasuk sebuah karya yang berjudul “ The Holy Family “ dan “ The German ideology  “ ( Yang di tulis bersama Engels ) dan beliau pun menulis “ The Economic and Philosophic Manuscripts 1844 “  yang menandakan bentuk perhatiannya terhadap bidang ekonomi yang makin meningkat. Meskipun Karl  Marx dan Engels mempunyai orientasi teoritis yang sama, akan tetapi terdapat  juga beberapa perbedaan di antara mereka berdua . Karl Marx lebih cenderung menjadi seorang intelektual teoritis yang  dapat dikatakan kurang teratur dan juga sangat berorientasi terhadap  keluarga. Sedangkan Engels adalah seorang pemikir praktis, rapi serta  pengusaha yang teratur dan juga orang yang tidak percaya pada lembaga keluarga. Meskipun  mereka berbeda, Karl Marx dan Engels menempa kerja sama yang akrab sehingga mereka berkolaborasi atau bergabung dalam  menulis buku serta  artikel dan juga bekerja sama dalam organisasi radikal. Bahkan Engels membantu dalam membiayai Karl Marx selama sisa hidupnya sehingga memungkinkan untuk Karl Marx mencurahkan perhatian nya terhadap kegiatan intelektual dan juga  politiknya. Meskipun  terdapat asosiasi yang erat antara nama Karl Marx serta Engels, namun Engels menjelaskan bahwa beliau  teman junior.

Banyak yang percaya bahwa Engels gagal dalam memahami berbagai seluk beluk dari Karl Marx. Setelah Marx meninggal, Engels menjadi seorang juru bicara utama bagi teori Marxian dan juga  dalam berbagai cara menyimpangkan serta terlalu menyerderhana kan nya, meskipun beliau  tetap setia pada perspektif politik yang beliau tempa bersama Karl Marx. Karena beberapa tulisannya yang telah mengganggu pemerintahan Prusia, pemerintah perancis atas permohonan dari pemerintahan Prusia untuk mengusir Karl Marx pada tahun 1845 dan karena hal itu Karl Marx pindah ke Brussel. Radikalisme nya terus meningkat dan beliau menjadi anggota aktif pada bidang gerakan revolusioner internasional.

Manifesto Partai Komunis

Beliaupun bergabung dengan liga komunis dan bersama Engels diminta untuk menulis anggaran dasar liga, hasilnya adalah manifesto komunis  pada tahun 1848, yang merupakan sebuah karya besar yang di tandai  dengan  slogan – slogan politik yang termasyur , misalnya “ Kaum Buruh Seluruh Dunia Bersatulah !! ).

Pada tahun 1849 Karl Marx pindah ke London, mengingat kegagalan revolusi politik yang terjadi pada tahun 1848, beliau memutuskan  untuk menarik diri dari aktivitas yang bersifat  revolusioner dan beralih pada kegiatan riset yang lebih rinci mengenai  peran sistem kapitalis. Study Karl Marx ini pada akhirnya menghasilkan tiga jilid buku yang bernama “ Das Kapital “ . Jilid pertama di terbitkan pada tahun 1867, dan kedua jilid yang lainnya di terbitkan setelah beliau meninggal dunia. Selama riset dan menulis itu beliau hidup di dalam kemiskinan, membiayai hidupnya dengan cara sederhana dari Honorarium tulisannya serta  bantuan dana yang diberikan dari Engels.

Pad tahun 1864 Karl Marx terlibat kembali dalam kegiatan politik, dan bergabung dengan “ The Internasional “, yaitu  sebuah gerakan buruh internasional. Karl Marx  langsung menonjol dalam gerakan tersebut serta  mencurahkan perhatiannya selama beberapa tahun untuk gerakan tersebut. Beliau  mulai mendapatkan popularitas, baik sebagai seorang pimpinan internasional ataupun sebagai seorang  penulis Das Kapitalis. Perpecahan yang terjadi pada  gerakan internasional tahun 1876, kegagalan dari berbagai gerakan revolusioner dan juga penyakit -penyakit, sehingga akhirnya membuat Marx ambruk. Istrinya meninggal pada  tahun 1881 serta  anak perempuannya pada  tahun 1882 lalu Karl Marx sendiri yang wafat pada tahun 1883 .

 

Baca Juga :

Categories
DUNIA FILSUF ILMUAN KISAH INSPIRATIF PENEMU TOKOH BIOLOGI TOKOH FISIKA TOKOH KIMIA

Aristoteles – Biografi Sang Bapak Ilmu Pengetahuan

Aristoteles – Biografi Sang Bapak Ilmu Pengetahuan

Aristoteles  – Beliau  mendapatkan  julukan sebagai Bapak Ilmu Pengetahuan. Aristoteles merupakan orang pertama di dunia yang dapat membuktikan bahwa bumi itu bulat. Pembuktian yang  berhasil dilakukannya adalah dengan jalan melihat gerhana. Sepuluh jenis kata yang dikenal banyak orang saat ini seperti, Kata kerja, kata sifat ,kata benda, dan yang lain sebagainya merupakan pembagian kata dari hasil pemikiran seorang Aristoteles. Beliau  jugalah yang mengatakan bahwa manusia merupakan mahluk sosial. Hasil karya beliau yang banyak  diterjemahkan ke dalam bahasa – bahasa Latin seperti  Arab, Prancis, Itali, Jerman, Ibrani dan juga Inggris.

Biodata Aristoteles

Nama : Aristoteles
Tempat, tanggal lahir : Stagira , 384 SM
Wafat : Yunani 322 SME
Pasangan : Pythias, Herpyllis
Anak : Nicomachus
Julukan :
  • Ahli filsafat terbesar di dunia sepanjang zaman.
  • Bapak peradaban barat.
  • Bapak ilmu pengetahuan atau gurunya para ilmuan.
Penemuan/Sumbangan Ilmu Pengetahuan ;
  • Logika ( Pengetahuan mengenai cara berpikir dengan baik, benar, dan juga sehat)
  •  Biologi
  • Fisika
  • Botani
  • Astronomi
  • Kimia
  • Meteorology, Anatomi,  Zoology, Embriologi, dan Psikologi Eksperimental

Biografi Aristotel

Aristoteles di lahirkan di kota Stragia , Macedonia , 384 SM. Ayah beliau yang bernama Nicomachu adalah  seorang dokter di istana. Pada tahun 384 SM. Amyntas III,yang merupakan Raja Mecodonia, kakek dari Alexander Agung, Meninggal dunia saat Aristoteles berusia 15 tahun. Aristoteles selanjutnya tinggal bersama proxenus yang merupakan pamanya.

Belajar ke Plato

Ketika berusia tujuh belas tahun Aristoteles pergi ke Athena untuk belajar di Akademi Plato. Dari sana beliau kemudian menjadi murid dari plato selama 20 tahun. Dengan meninggalnya plato pada tahun 347 SM. Aristoteles kemudian meninggalkan Athena lalu beliau  mengembara selama 12 tahun. Dalam jenjang waktu tersebut beliau mendirikan sebuah  akademi di Assus dan menikah dengan Pythias yang tidak lama kemudian meninggal dunia. Lalu beliau menikah kembali dengan Herpyllis yang kemudian dari hasil pernikahannya  mereka mendapatkan seorang anak laki-laki yang di beri nama Nicomachus seperti nama ayahnya. Dari ayahnya, Aristoteles mungkin memperoleh dorongan minat pada  bidang biologi dan “  Pengetahuan Praktis ”. Di bawah asuhan Plato beliau menanamkan minat dalam hal spekulasi filosofis.

Guru Alexander Agung

Pada tahun 342 SM Aristoteles pulang kembali ke Macedonia, beliau kemudian menjadi guru dari seorang anak raja yang berumur tiga belas tahun yang selanjutnya dalam sejarah terkenal dengan Alexander Agung. Aristoteles mendidik sang  Alexander muda dalam beberapa tahun. Pada  tahun 335 SM, setelah  Alexander naik tahta kerajaan, Aristoteles kembali ke Athena dan di situ dibukanya  sebuah sekolah miliknya sendiri, yaitu Lyceum.

Beliau berada di Athena selama dua belas tahun, yang merupakan satu masa yang berbarengan dengan karier penaklukan militer Alexander. Alexander tidak meminta nasehat kepada bekas gurunya tersebut, akan tetapi beliau berbaik hati dan menyediakan dana untuk Aristoteles guna melakukan penyelidikan – penyelidikan. Hal ini mungkin  merupakan contoh pertama di dalam sejarah seorang ilmuwan yang menerima jumlah dana besar dari pemerintah dengan untuk  maksud – maksud penyelidikan dan juga sekaligus merupakan yang terakhir pada abad – abad berikutnya. Meskipun begitu, pertaliannya dengan Alexander mengandung banyak berbagai bahaya. Aristoteles menolak secara prinsipil cara kediktatoran Alexander dan manakala si penakluk Alexander menghukum mati sepupu Aristoteles atas tuduhan penghianat, Alexander mempunyai pikiran pula membunuh Aristoteles.

Di satu pihak Aristoteles kelewat demokratis di mata Sang Alexander Agung, beliau  juga mempunyai hubungan yang erat dengan Alexander serta dipercaya oleh orang-orang Athena. Pada saat Alexander meninggal di tahun 323 SM golongan anti Macedonia memegang tampuk kekuasaan di Athena dan Aristoteles pun di dakwa telah kurang ajar terhadap dewa. Aristoteles, teringat pada nasib yang menimpa Socrates 76 tahun sebelumnya, lari meninggalkan kota sambil berkata beliau tidak akan diberi kesempatan untuk kedua kalinya kepada orang-orang Athena yang telah berbuat dosa terhadap para filosof.

Beliau  juga mendirikan semacam akademi. Dan disinilah beliau selama 12 tahun memberikan kuliah, berpikir, serta mengadakan riset dan juga eksperimen serta membuat catatan – catatan dengan tekun dan juga cermat. Pada tahun 323 SM Alexander Agung meninggal dunia. Karena beliau takut akan  di bunuh oleh orang – orang yunani yang membenci pengikut Alexander, Aristoteles pada akhirnya melarikan diri ke Chalcis. Satu tahun setelah pelariannya ke kota tersebut, yaitu tepatnya pada tahun 322 SM, di  usia 62 tahun Aristoteles meninggal dunia di kota tersebut, Chalcis Yunani. Aristoteles meninggal di pembuangan  selama beberapa bulan.

Karya Aristoteles

Hasil murni karya dari seorang Aristoteles ternyata jumlahnya mencengangkan. Empat puluh tujuh karyanya masih tetap bertahan. Daftar kuno berhasil mencatat bahwa tidak kurang dari seratus tujuh puluh buku hasil ciptaan beliau. Bahkan bukan hanya sekedar banyaknya jumlah dari judul buku saja yang mengagumkan, melainkan juga luas daya jangkauan peradaban yang menjadi bahan renungannya juga tidak kurang – kurang kehebatannya.

Kerja ilmiah yang di lakukan oleh beliau benar – benar merupakan ensiklopedi ilmu untuk jamannya. Aristoteles menulis mengenai astronomi, embryologi, zoologi, geologi , geografi, fisika, anatomi, physiologi, bahkan hampir setiap karyanya dikenal di masa Yunani purba. Hasil karya ilmiah beliau , merupakan, sebagian kumpulan dari  ilmu pengetahuan yang diperolehnya dari para asisten yang spesial serta digaji untuk menghimpun data-data untuk beliau, sedangkan sebagian lagi merupakan hasil dari serentetan pengamatan yang dilakukan oleh beliau sendiri.

Perjalanan Hidup Aristoteles

Patung Perunggu Aristoteles

Beliau merupakan seorang filosof orisinal, beliau adalah penyumbang utama dalam setiap bidang penting falsafah spekulatif, beliau menulis mengenai  etika dan metafisika,ekonomi, psikologi,  , teologi, politik, keindahan, retorika, pendidikan, puisi, adat – istiadat orang terbelakang serta konstitusi Athena. Salah satu proyek penyelidikan beliau adalah koleksi berbagai negeri yang digunakan nya untuk studi bandingan.

Penemuan Aristoteles

Mungkin sekali, yang paling penting dari sekian banyak hasil karya beliau adalah penyelidikannya mengenai  teori logika, dan Aristoteles dipandang sebagai selaku dari pendiri cabang filosofi yang penting ini. Hal ini sebenarnya  berkat sifat logis dari cara berfikir Aristoteles yang memungkinkan nya dapat mempersembahkan begitu banyak pada bidang ilmu. Beliau mempunyai bakat untuk mengatur cara berfikir, merumuskan kaidah dan juga jenis-jenisnya yang kemudian menjadi dasar dalam berpikir pada banyak bidang ilmu pengetahuan. Aristoteles tidak pernah terjatuh ke dalam rawa-rawa mistik ataupun ekstrim. Aristoteles selalu senantiasa bersiteguh dalam mengutarakan pendapat-pendapat yang bersifat praktis.

Kekaguman orang kepada sosok Aristoteles menjadi begitu melonjak pada akhir abad tengah manakala keadaan sudah mulai mengarah pada penyembahan berhala. Dalam situasi tersebut tulisan – tulisan dari  Aristoteles lebih merupakan semacam bungkus yang  intelek yang jitu tempat mempertanyakan masalah lebih lanjut daripada semacam lampu penerang jalan. Aristoteles yang gemar  meneliti dan memikirkan bahwa  ihwal dirinya tidak salah lagi kurang sepakat dengan sanjungan  yang membabi buta dari generasi berikutnya terhadap tulisan-tulisannya. Beberapa ide Aristoteles kelihatan begitu reaksioner yang diukur dengan kacamata sekarang. Misalnya, beliau mendukung perbudakan karena dianggap nya sejalan dengan garis hukum alam. Dan beliau percaya bahwa kerendahan martabat seorang wanita daripada laki-laki.

Istilah-istilah ciptaan Aristoteles masih yang masih banyak dipakai sampai sekarang yaitu  Informasi, Relasi, Energi, Kuantitas, Kualitas, Individu, Aubstansi, Materi, Esensi, Dan lain sebagainya. Berbagai julukan diberikan kepada Aristoteles dia antaranya , Ahli filsafat terbesar di dunia sepanjang zaman, bapak peradaban barat, bapak eksiklopedi, bapak ilmu pengetahuan, atau gurunya para ilmuwan.

Berbagai termuannya seperti logika yang disebut juga sebagai  ilmu mantic yaitu pengetahuan mengenai cara berpikir dengan baik, benar, dan juga sehat, membuat nama beliau begitu dikenal oleh setiap orang di seluruh dunia yang pernah mengecap pendidikan.

 

Baca Juga :

Categories
DUNIA FILSUF ILMUAN KISAH INSPIRATIF PENEMU TOKOH MUSLIM

Ibnu Sina – Inilah Biografi Sang Ilmuan Islam Dan Bapak Kedokteran Modern

Ibnu Sina – Inilah Biografi Sang Ilmuan Islam Dan Bapak Kedokteran Modern

Ibnu Sina  – Tokoh yang satu ini sangat terkenal di dalam dunia kedokteran karena sumbangsih atau dedikasinya terhadap perkembangan ilmu kedokteran serta banyak tulisan-tulisannya yang menjadi sebuah rujukan untuk para sarjana-sarjana kedokteran barat. Beliau juga dikenal sebagai ‘” Bapak Kedokteran Modern “ , Ibnu Sina merupakan seseorang yang ahli dalam bidang matematika, filsafat, sastra serta ilmu kalam.

Biodata Ibnu Sina

Nama : Abu ‘Ali al-Husain ‘Abdillah ibn Hasan ibnu ‘Ali Sina
Nama Lain : Sharaf al-mulk, Hujjat al-haq, Sheikh al-Rayees
Dikenal : Ibnu Sina, Avicenna
Julukan : Bapak Kedokteran Modern
Lahir : Afshona, Uzbekistan , 22 Agustus 980 M
Wafat : Hamedan, Iran, Juni 1037
Orangtua : Abdullah ( Ayah ), Setareh ( Ibu )

 

Biografi Ibnu Sina

Ibnu Sina mempunyai nama lengkap Abu ‘Ali al-Husain ‘Abdillah ibn Hasan ibnu ‘Ali Sina, namun dunia mengenal dirinya sebagai Ibnu Sina atau Avicenna. Beliau lahir pada tahun 370 hijriyah atau 980 M di sebuah desa yang bernama Khormeisan di dekat Bukhara wilayah Uzbekistan.

 

Masa Kecil Ibnu Sina

Ayah Ibnu Sina bernama Abdullah dan ibunya bernama Setareh, sejak beliau masih kanak-kanak , Ibnu Sina yang berasal dari keluarga bermadzhab Ismailiyah sudah sangat akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh sang ayah.

Kecerdasan Ibnu Sina yang sangat tinggi membuat beliau sangat menonjol sehingga salah seorang guru menasihati ayahnya agar Ibnu Sina tidak terjun dalam bidang pekerjaan apapun selain belajar dan juga menimba ilmu.

 

Cerdas Sejak Usia Muda

Ibnu Sina secara penuh memberikan perhatiannya dalam aktivitas keilmuan. Kejeniussan yang dimilikinya membuat beliau cepat menguasai banyak ilmu , dan meskipun beliau masih berusia muda , beliau sudah mahir di dalam bidang kedokteran.

Beliau menjadi terkenal , sehingga raja yang memimpin saat itu yaitu Raja Bukhara Nuh bin Mansur yang memerintah antara tahun 366 hingga 387 hijriyah saat jatuh sakit memanggil Ibnu Sina untuk merawat dan mengobatinya, berkat kejadian tersebut , Ibnu Sina dapat leluasa masuk ke perpustakaan istana Samani yang besar.

Menurut biografi Ibnu Sina , dikatakan bahwa beliau menguasai berbagai ilmu seperti hikmah, mantiq dan matematika dan berbagai cabangnya. Kesibukkannya di Pentas Politik di istana Mansur , Raja dinasti Samani, juga kedudukan beliau sebagai Menteri dalam pemerintahan Abu Tahir Syamud Daulah Deilami dan juga konflik politik yang terjadi akibat perebutan kekuasaan antara kelompok bangsawan , tidak mengurangi aktivitas keilmuan Ibnu Sina. Bahkan perjalanan panjangnya ke berbagai penjuru dan penahanannya selama beberapa bulan di penjara Tajul Muk, penguasa Hamaden , bahkan tidak dapat menghalangi beliau untuk melahirkan ratusan jilid karya ilmiah dan risalah.

 

Menulis Kitab Kanun dan Kitab Al-Syifa

Ketika beliau berada di istana dan hidup tenang dan juga dapat dengan mudah memperoleh buku yang beliau inginkan , Ibnu Sina menyibukkan dirinya dengan menulis kitab Qanun dalam ilmu kedokteran atau menulis sebuah ensiklopedia filsafatnya yang beliau beri nama kitab Al-Syifa.

Akan tetapi ketika harus berpergian beliau menulis buku-buku kecil yang disebut dengan risahlah. Ketika berada di dalam penjara , Ibnu Sina menyibukkan diri dengan merubah bait-bait syair, ataupun menulis perenungan agamanya dalam metode yang indah, diantara buku-buku dan risahlah yang ditulis oleh Ibnu Sina , kita Al-Syifa dalam filsafat dan Al-Qanun dalam ilmu kedokteran dikenal sepanjang masa. Al-Syifa ditulis dalam 18 jilid yang membahas ilmu filsafat , mantiq, matematika , ilmu alam dan ilahiyyat.

Mantiq Al-Syifa saat ini dikenal sebagai buku yang paling otentik dalam ilmu mantiq islami , sementara itu pembahasan ilmu alam dan ilahiyyat dari kitab Al-Syifa sampai saat ini juga masih menjadi bahan telaah.

 

Sumbangan Ibnu Sina Dalam Dunia Kedokteran

Menurut biografi Ibnu Sina , diketahui bahwa dalam ilmu kedokteran, Kitab Al-Qanun yang ditulis oleh Ibnu Sina selama beberapa abad menjadi kitab rujukan utama dan merupakan kitab yang paling otentik . kitab tersebut mengupas kaedah-kaedah umum ilmu kedokteran, obat-obatan serta berbagai macam penyakit.

Seiring dengan kebangkitan gerakan penerjemahann pada abad ke-12 masehi, kitab Al-Qanun karya Ibnu Sina diterjemahkan kedalam bahasa Latin. Dan buku tersebut kini sudah di terjemahkan dalam beberapa bahasa antara lain Inggris, Prancis dan Jerman.

Al-Qanun merupakan kitab kumpulan metode pengobatan purba dan juga metode pengobatan Islam. Kitab tersebut pernah menjadi kurikulum pendidikan kedokteran di Universitas-Universitas yang ada di Eropa.

Ibnu Sina juga mempunyai peran yang sangat besar dalam mengembangkan berbagai bidang keilmuan. Beliau menerjemahkan karya Aqlides serta menjalankan observatorium untuk ilmu perbintangan.

Dalam masalah energi Ibnu Sina memberikan hasil penelitiannya akan masalah ruang hampa , cahaya dan panas kepada khazanah keilmuan dunia.

Dikatakan bahwa Ibnu Sina mempunyai karya tulis dalam bahasa latin yang berjudul De Conglutineation Lagibum. Dan di dalam salah satu bab karya tulis tersebut, Ibnu Sina membahas tentang asal nama gunung-gunung.

Pembahasan tersebut sungguh menarik . Di sana Ibnu Sina mengatakan “ Kemungkinan gunung tercipta karena dua penyebab . Pertama menggelembungnya kulit luar bumi dan hal tersebut terjadi lantaran goncangan hebat yang disebabkan oleh gempa, dan yang kedua karena proses air yang mencari jalan untuk mengalir.

Proses mengakibatkan munculnya lembah-lembah bersama dan melahirkan penggelembungan pada permukaan bumi. Sebab sebagian permukaan bumi keras dan sebagian lagi lunak. Angin juga berperan dalam meniup sebagian dan meninggalkan sebagian pada tempatnya . ini adalah penyebab munculnya gundukan di kulit luar luar bumi “.

Ibnu Sina dengan kekuatan logika yang dimilikinya, sehingga dalam banyak hal mengikuti teori matematika bahkan dalam kedokteran dan proses pengobatan dikenal pula sebagai filosof yang tak tertandingi. Menurut beliau , seseorang baru diakui sebagai ilmuan , jika ia menguasai filsafat secara sempurna.

Ibnu Sina sangat cermat dalam mempelajari pandangan-pandangan Aristoteles dalam bidang filsafat. Saat menceritakan pengalamannya mempelajari pemikiran dari seorang Aristoteles , Ibnu Sina mengaku bahwa beliau membaca kitab Metafisika karya Aristoteles sebanyak 40 kali. Beliau sangat menguasai maksud dan isi dari kitab tersebut secara sempurna setelah membaca syarah atau penjelasan “ Metafisika Aristoteles “ yang ditulis oleh Farabi, filosof muslim sebelumnya.

Dalam filsafat, kehidupan Abu Ali Ibnu Sina mengalami dua periode yang penting. Periode yang pertama adalah periode ketika beliau mengikuti faham filsafat parapatetik. Pada periode ini, Ibnu Sina dikenal sebagai penerjemah pemikiran Aristoteles.

Periode yang kedua adalah saat Ibnu Sina menarik diri dari faham paripatetik dan seperti yang dikatakannya sendiri cenderung kepada pemikiran iluminasi.

 

Ibnu Sina Dan Filsafat

Berkat telaah dan studi filsafat  yang dilakukan oleh para filosof sebelumnya semisal Al-Kindi dan Farabi, Ibnu Sina berhasil menyusun sistem filsafat islam yang terkoodinasi dengan rapi. Pekerjaan besar yang dilakukan oleh Ibnu Sina adalah menjawab berbagai macam persoalan dalam filsafat yang tak terjawab sebelumnya.

Pengaruh pemikiran filsafat Ibnu Sina seperti karya pemikiran dan telaahnya di dalam bidang kedokteran tidak hanya tertuju dalam dunia islam tetapi juga merambah Eropa.

Albertus Magnus yang merupakan seorang ilmuan asal Jerman dari aliran Dominique yang hidup antara tahun 1200-1280 Masehi adalah orang Eropa pertama yang menulis secara lengkap tentang filsafat Aristoteles, beliau dikenal sebagai perintis utama pemikiran Aristoteles Kristen. Dialah yang mengawinkan dunia Kristen dengan pemikiran Aristoteles.

Dia mengenal pandangan serta pemikiran filosof besar Yunani itu dari buku-buku Ibnu Sina. Filasaft metafisika Ibnu Sina adalah ringkasan dari tema-tema filosof yang kebenarannya diakui dua abad setelahnya oleh para pemikir Barat.

 

Ibnu Sina Wafat

Ibnu Sina Wafat pada tahun 428 hijriyah dalam usia 58 tahun di Hamedan, Iran. Beliau pergi setel;ah menyumbangakan banyak hal kepada khazanah keilmuan umat manusia dan nama beliau akan selalu di kenang sepanjang sejarah, terutama dalam bidang medis atau ilmu kedokteran. Sampai saat ini kitab-kitabnya mengenai ilmu kedokteran banyak dijadikan sebagai referensi para sarjana-sarjana kedokteran dari Barat .

Nama Ibnu Sina bahkan banyak di abadikan sebagai nama tempat di beberapa Negara di dunia. Hal tersebut menunjukkan bahwa Ibnu Sina adalah contoh dari peradaban besar kemajuan ilmu pengetahuan muslim pada zamannya.

 

Demikianlah biografi dari Ibnu Sina “ Bapak Kedokteran Modern “ semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Categories
FILSUF INDONESIA TOKOH INDONESIA

Biodata Dan Biografi  Rocky Gerung  Dosen Filsafat UI Beserta Fakta Terlengkap

Biodata Dan Biografi  Rocky Gerung  Dosen Filsafat UI Beserta Fakta Terlengkap

Rocky Gerung merupakan salah satu filsuf pengamat politik , pengajar , penulis , dan juga seorang narasumber dalam sebuah acara televisi . beliau dikenal melalui statement-statement yang blak-blakkan dan juga kritis di media , beliau juga memiliki banyak pengagum , tetapi di saat yang bersamaan juga banyak orang yang membencinya .

Dosen di Departemen Filsafat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia ( FIB-UI ), Rocky Gerung pernah menyampaikan sebuah kritik keras kepada pemerintahan presiden Joko Widodo dalam upaya menangani masalah hoax atau berita bohong yang belakang ini sedang booming. Menurut beliau saat ini pemerintah sedang panik.

“ Kita mencium ada semacam kepanikan di dalam rezim ini. Orang yang panik biasanya ingin mencari pegangan apa saja . kayak orang hanyut , dia mau meraih apa saja . entah itu kaleng bekas yang hanyut , batang pohon . jadi kepanikan menunjukkan adanya krisis , sebenarnya “ Kata Rocky dalam acara Indonesia Lawyer Club ( ILC ) tang bertemakan Hoax di TVOne.

Menurut Rocky rezim ini semacam ingin mengendalikan kebenaran sesuai standar nya . beliau mencurigai bahwa adanya suatu kebohongan yang sedang di sembunyikan dalam upaya keras pemerintah melawan hoax . sementara itu, beliau juga menilai bahwa pembuat berita bohong atau hoax pada saat ini adalah pemerintah yang sedang berkuasa .

Terlepas dari statementnya , pengetahuan beliau terhadap beragam isu sosial, Negara dan juga politik memang sangatlah luas . ditambah lagi pemahamannya terhadap perspektif ideologi , teori , dan ilmu filsafat juga sangat mumpuni. Maka tidak heran jika beliau sering muncul menjadi narasumber dalam berbagai topik, sebab beliau selalu dapat memberikan argument-argumen yang cerdas.

 

Biodata Dan Biografi Rocky Gerung

Rocky Gerung lahir di Manado pada tanggal 20 Januari 1959 . beliau menempuh studinya di Universitas Indonesia pada tahun 1986 dan beliau memperoleh gelar sebagai Sarjana Sastra di Universitas Indonesia . hingga saat ini beliau menjadi staff pengajar di Departemen Filsafat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia ( FIB-UI )

Rocky  Gerung sangat aktif dalam menulis di berbagai media massa. Sejak tahun 2006 menjadi fellow pada sebuah perhimpunan Pendidikan Demokrasi ( P2D )dan turut mendirikan SETARA Instutite pada tahun 2007 , yaitu sebuah perkumpulan yang di didekasikan bagi pencapaian cita-cita dimana setiap orang di perlukan setara dengan menghormati keberagaman.

 

Fakta-fakta Rocky Gerung

  1. Lahir di Manado

Rocky Gerung lahir di Manado pada 20 Januari 1959

 

  1. Lulusan Universitas Indonesia ( UI )

Rocky menempuh pendidikan S1 di UI pada tahun 1986. Kemudian beliau memperoleh gelar sarjana dari universitas tersebut.

 

  1. Seorang Dosen

Saat ini Rocky menjadi dosen di Departemen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI. Beliau juga merupakan peneliti di Perhimpunan Demokrasi ( P2D).

Akan tetapi Kepala Humas Universitas Indonesia Rifelly Dwi Astuti mengatakan status Rocky di UI sebagai dosen tidak tetap.

 

  1. Aktivis Sejak Zaman Orde Baru

Rocky Gerung merupakan aktivis sejak zaman orde baru, yang memperjuangkan nilai-nilai sama , yakni Hak Asasi Manusia ( HAM ), Non-diskriminasi , Non-sektarianisme, anti kekerasan , sensitive gender, serta tata pemerintah yang baik.

 

  1. Bimbing Dian Satro

Rocky Gerung mengatakan  jika artis Dian Sastro dulu merupakan mahasiswa bimbingannya , hal tersebut beliau ungkapkan melalui akun Twitternya yang di unggah pada Minggu ( 15/4/2018 ).

 

Baca Juga :