Categories
TOKOH KIMIA TOKOH MUSLIM

Abu Musa Jabir bin Hayyan – Bapak Ilmu Kimia Modern Dunia

Abu Musa Jabir bin Hayyan – Bapak Ilmu Kimia Modern Dunia

Beliau mempunyai nama lengkap  Abu Musa Jabir bin Hayyan Al – Kuffi As – Sufi. Berkat keahlian dan juga  kepandaiannya dalam ilmu kimia, Abu Musa Jabir bin Hayyan atau dunia Barat menyebutnya Geber, di kenal sebagai “ Bapak Ilmu Kimia Modern Dunia ”.

Gelar  tersebut  di berikan oleh para ahli kimia di seluruh dunia, atas  kemampuan Abu Musa Jabir bin Hayyan dalam membuat eksperimen secara sistematis. Kehebatan Abu Musa Jabir sulit di saingi oleh ahli kimia manapun hingga kini.

Sebagian kalangan ilmuwan menyebutkan, bahwa apabila  ingin mencari asal-usul perkembangan ilmu kimia di Eropa, maka pelajarilah secara langsung karya – karya dari  Jabir bin Hayyan.

Abu Musa Jabir bin Hayyan mempelajari bidang pengobatan dan kimia di Kufah ( Irak ) pada zaman Khalifah Sultan Harun Ar – Rasyid. Abu Musa Jabir bin Hayyan juga pernah berguru pada Barmaki Vizier. Ratusan karya monumentalnya membuat  mempercepat perkembangan ilmu kimia. Sumbangan terbesar beliau dalam ilmu kimia,  telah lebih dari 100 risalah hasil tulisan dan sudah  di abadikan hingga  sekarang.

Abu Musa Jabir bin Hayyan memperkenalkan model penelitian dengan cara eksperimen di dunia kimia. Oleh sebab itu,  beliau  di pandang sebagai salah satu seorang ilmuwan yang berperan besar bagi perkembangan ilmu kimia modern.

Beliau  banyak melakukan eksperimen dalam ilmu kimia untuk mencapai kemajuan dalam bidang penelitian. Beliau  juga menemukan pengetahuan untuk pengembangan baja, anti karat, tinta emas, penggunaan bijih mangan untuk membuat gelas, bahan pengering pakaian, dan penyamakan kulit, pelapisan bahan anti air  pada pakaian, serta campuran bahan cat dan juga  pelumas.

Tidak hanya itu,  beliau  juga mengembangkan cara pelumeran emas dengan aqua regia. Disamping  itu, istilah alkali, pertama kali di temukan oleh Abu Musa Jabir bin Hayyan.

Sementara itu, Abu Musa Jabir bin Hayyan juga ikut berperan besar dalam penyempurnaan proses kristalisasi, distilasi, kalsinasi, sublimasi, dan  juga penguapan serta pengembangan instrumen untuk melakukan proses – proses tersebut.

Karya – karya Abu Musa Jabir bin Hayyan sangat banyak. Bahkan, buku – buku yang di tulis beliau  menjadi sangat populer di Eropa selama beberapa abad. Karya Abu Musa Jabir bin Hayyan antara lain Kitab Al – Kimya ( The Book of the Composition of Alchemy ), Kitab Al – Sab ’ een, Kitab Al Rahmah, Al Tajmi, Al Zilaq al Sharqi, serta  Book of The Kingdom, Book of Eastern Mercury, dan Book of Balance.

Baca Juga :

Categories
ILMUAN TOKOH KIMIA TOKOH MUSLIM

Biografi Jabir Bin Hayyan –  Kisah Bapak Kimia Modern

Biografi Jabir Bin Hayyan –  Kisah Bapak Kimia Modern

Jabir Bin Hayyan – Beliau merupakan  salah satu ilmuwan muslim besar yang di kenal sebagai “ The Father of Modern Chemistry ”.  Jabir Ibn Hayyan  adalah seorang keturunan Arab, meskipun  sebagian orang menyebut nya keturunan Persia, adalah  seorang muslim yang ahli di bidang kimia, farmasi, fisika, filosofi dan juga  astronomi. Jabir Ibn Hayyan yang hidup pada  abad ke – 7 , ketika itu telah  mampu mengubah persepsi mengenai  berbagai kejadian alam yang pada keika  itu di anggap sebagai sesuatu yang tidak dbisa  di prediksi, menjadi suatu ilmu sains yang dapat di mengerti dan juga  di pelajari oleh manusia.

Penemuan – penemuan beliau  di bidang kimia sudah  menjadi landasan yang  dasar untuk berkembang nya ilmu kimia dan  juga tehnik kimia modern saat ini. Jabir Ibn Hayyanlah orang  yang telah  menemukan asam klorida, asam nitrat, asam sitrat, asam asetat, teknik distilasi sertav teknik kristalisasi. Beliau  juga yang menemukan larutan aqua regia dengan menggabungkan asam klorida dan juga  asam nitrat untuk melarutkan emas.

Jabir Ibn Hayyan mampu mengaplikasikan pengetahuannya teresebut  di bidang kimia kedalam proses pembuatan besi dan juga  logam lainnya, dan  pencegahan karat. Beliau  juga lah yang pertama dalam mengaplikasikan penggunaan mangan dioksida pada pembuatan gelas kaca. Jabir Ibn Hayyan juga pertama kali mencatat mengenai  pemanasan wine akan menimbulkan gas yang mudah terbakar. Hal tersebut  yang kemudian memberikan jalan bagi Al – Razi untuk menemukan etanol.

Apabila  kita mengetahui kelompok metal dan non – metal dalam penggolongan kelompok senyawa, maka lihatlah apa yang pertamakali dilakukan oleh Jabir. Beliau  mengajukan tiga kelompok senyawa berikut :

  1. “ Spirits “ yang menguap saat di panaskan, seperti camphor, arsen serta amonium klorida.
  2. “ Metals ” seperti emas, perak, timbal, tembaga dan besi.
  3. “ Stones ” yang bisa di konversi menjadi bentuk serbuk.

Pada abad pertengahan, penelitian – penelitian Jabir mengenai  Alchemy di terjemahkan kedalam bahasa Latin, dan menjadi textbook standar untuk para ahli kimia di  eropa. Beberapa diantara nya adalah Kitab al – Kimya  yang diterjemahkan oleh Robert of Chester – 1144 dan Kitab al – Sab’een yang diterjemahkan oleh Gerard of Cremona  1187. Beberapa tulisan dari  Jabir juga di terjemahkan oleh Marcelin Berthelot kedalam beberapa buku berjudul yaitu “ Book of the Kingdom “, “ Book of the Balances “ dan “ Book of Eastern Mercury “ . Beberapa istilah teknik yang ditemukan dan juga  digunakan oleh Jabir sudah  menjadi bagian dari kosakata ilmiah di dunia internasional, seperti istilah “ Alkali ” dan lain sebagainya .

Baca Juga :