Profil Ayu Kartika Dewi –  Staf Khusus Presiden  Jokowi

Posted on

Profil Ayu Kartika Dewi –  Staf Khusus Presiden  Jokowi

Tujuh staf khusus ( stafsus ) dari kalangan milenial telah dipilih oleh  Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka. Salah satunya adalah Ayu Kartika Dewi . Ayu Kartika Dewi,  merupakan penggagas dan salah satu pendiri Sabang Merauke sebagai salah satu wanita inspiratif pilihan Wardah Inspiring Movement.

Ayu Kartika Dewi  adalah salah satu anak muda yang mempunyai  misi mulia untuk merekatkan persatuan di tengah kebhinekaan, menjadi pendiri serta  mentor lembaga Sabang Merauke 1000 Anak Bangsa Merantau untuk Kembali.

Ayu adalah lulusan pascasarjana Duke University Fuqua School of Business, Amerika. Dia berhasil sekolah dan lulus dari universitas tersebut dengan beasiswa Keller Scholarship dan Fulbright Scholarship.   Di usia 27 tahun kariernya terbilang cemerlang. Perempuan berjhijab ini juga memegang jabatan sebagai  Manajer Consumer Knowledge Procter and Gamble ( P & G ) cabang Singapura. Dia sekaligus sebagai Initiator dan Co – Founder dari organisasi SabangMerauke. Organisasi tersebut menyelenggarakan program pertukaran pelajar antar daerah di Indonesia.

Ayu mendirikan organisasi tersebut  sekitar 2010 – 2011 di ilhami dengan pengalamannya pada saat  menjadi guru SD di pelosok Maluku Utara. Saat ini Ayu menjabat sebagai mentor pada Board of Directors SabangMerauke.

Perempuan berkulit sawo matang ini juga mempunyai  hobi berpetualang dan senang memainkan piano, gitar, dan  juga biola. Akan tetapi , mengajar adalah hal yang paling diminati.

Ayu Kartika Dewi juga merupakan Direktur Pelaksana Indika Foundation. Indika Foundation berfokus pada  dalam menciptakan dampak dalam pendidikan perdamaian serta  pembangunan karakter. Enam tahun lalu, Ayu ikut mendirikan organisasi perdamaian pemenang penghargaan yang bernama SabangMerauke. Dia pun pernah menjadi staf di Unit Kerja Presiden ( UKP4 ).

Baca Juga :   Gracia Billy Mambrasar - Anak Penjual Kue Yang Menjadi Stafsus Presiden

Dia pun pernah bekerja sebagai Consumer Insight Manager di Procter dan Gamble Asia ( kantor Singapura dan Jakarta ) selama 5 tahun dan  pernah bergabung dengan McKinsey & Co.

Baca Juga :