Dr. Zakir Naik – Biografi  dan Profil Lengkap

Posted on

Dr. Zakir Naik – Biografi  dan Profil Lengkap

Dr. Zakir Naik – Beliau adalah salah satu pembicara muslim yang berasal dari India dan juga merupakan  seorang ahli perbandingan agama. Salah satu tokoh paling berpengaruh di India. Disamping  itu beliau juga merupakan seorang penulis yang banyak menulis buku tentang  islam dan perbandingannya dengan agama lain.

Biodata Dr. Zakir Naik

Nama Lengkap :Dr. Zakir Abdul Karim Naik
Tempat , tanggal lahir : Mumbai , India , 18 Oktober 1965
Orangtua :Abdul Karim Naik
Istri :Farhat Naik
Anak : Fariq Zakir Naik , Rushda Naik
Pendidikan :
  • St. Peter’s High School ( ICSE )
  • Kishinchand Chellaram College
  • Topiwala National Medical College
  • University of Mumbai ( Bachelor of Medicine Bachelor of Surgery )
Pekerjaan :
  • Dokter
  • Penulis,
  • Pembicara Publik ( Dakwah )
Jabatan :
  • President of Islamic Research Foundation
  • Pendiri Peace TV, Peace TV Bangla dan Peace TV Urdu
Penghargaan :
  • King Faisal International Prize for Service to Islam tahun 2015
  • 10 Guru Spiritual Terbaik di India
  • 100 Orang India Terkuat 2009.

Beliau mempunyai nama lengkap ,   Zakir Abdul Karim Naik. Zakir Naik lahir pada tanggal 18 Oktober 1965 di Kota Mumbai, India.

Riwayat Masa Kecil

Ayah beliau bernama abdul Karim naik. Zakir mengawali  pendidikannya dengan bersekolah di St. Peter’s High School ( ICSE ) di kota kelahirannya yaitu Mumbai. Dari sana  beliau  kemudian masuk di Kishinchand Chellaram College dan kemudian ke Topiwala National Medical College, di sekolah tersebut,  beliau  banyak mempelajari tentang  ilmu kesehatan.

Baca Juga :   Abu Musa Jabir bin Hayyan – Bapak Ilmu Kimia Modern Dunia

Dari Seorang Dokter Menjadi Pendakwah

Zakir Naik kemudian melanjutkan kuliahnya di University of Mumbai, India di jurusan Ilmu Kedokteran serta  memperoleh gelar MBBS ( Bachelor of Medicine Bachelor Of Surgery ) sesudah  itu  beliau  bekerja sebagai dokter di kota Mumbai.

Akan tetapi  kemudian pada tahun 1991,  beliau  mengambil keputusan dengan berhenti sebagai  seorang dokter medis dan kemudian beralih menjadi seorang pendakwah Islam. Keputusannya untuk  menjadi seorang pendakwah terinspirasi dari Ahmed Deedat yang merupakan seorang pendakwah Islam yang aktif  dalam melakukan dakwah selama 40 tahun lebih.

Zakir Naik Muda

Selain itu tujuan dari dakwah yang dilakukan oleh Dr. Zakir Naik adalah untuk menghilangkan pandangan negatif terhadap  islam oleh banyak orang anti – islam setelah tragedi serangan 11 september 2001 yang terjadi di Amerika Serikat.

Selama aktif menjadi seorang pendakwah, Dr Zakir Naik sudah  banyak berkeliling dunia dan  mengunjungi banyak negara selama menjadi seorang  pendakwah. Dalam perjalanannya sebagai seorang pendakwah, debat atau ceramahnya paling banyak di lakukan di India dan rata – rata di hadiri oleh puluhan ribu orang dalam setiap ceramah nya.

Ceramah Ke Berbagai Negara

Dalam biografi Zakir Naik, beliau telah  banyak mengadakan ceramah dan debat tentang  agama di banyak negara di dunia, dan juga  beliau  biasa mengadakan ceramah atau debat di kota kelahirannya,  yaitu Kota Mumbai, India.

Acaranya tidak hanya di hadiri oleh kaum muslim saja namun  ada juga dari kristen, Hindu hingga Atheis yang ingin bertanya kepada Zakir Naik. Sejak Zakir Naik aktif  dalam mengadakan ceramah dan  juga debat, banyak jurnalis  yang berasal dari India dan luar India yang menulis tentang  Dr. Zakir Naik, rata – rata mereka menulis kata – kata yang biasa dikeluarkan oleh Dr. Zakir Naik seringkali  “ kejam  “ , ada juga yag mengatakan bahwa Zakir Naik terkadang sering mencerca kepercayaan lain dan dunia barat secara umum.

Baca Juga :   Profil & Biodata Ariana Grande – Terbaru Dan Terlengkap

Akan tetapi sejak aktif  dalam melakukan dakwah, Dr. Zakir Naik sudah banyak mengislamkan ribuan orang dengan dakwahnya. Rata – rata mereka masuk islam sesudah  mendengar ceramah serta  selesai melakukan debat dengan mengajukan pertanyaan kepada Zakir Naik dan di jawab dengan luar biasa dan juga  sesuai dengan logika oleh Zakir Naik dan juga  terkadang penonton banyak memberi tepuk tangan atas jawaban Dr, Zakir Naik.

Pada tanggal 1 April 2004, Dr. Zakir naik sempat melakukan debat publik dengan William Campbell dengan topik  “ Islam dan kristen dalam Ilmu pengetahuan “ . Keduanya membicarakan tentang  kesalahan – kesalahan ilmiah yang terdapat di dalam kitab suci.

Dr. Zakir Naik juga pernah menantang Sri Paus untuk melakukan debat publik akan tetapi  hingga  sekarang belum pernah ada respon dari vatikan mengenai debat tersebut. Zakir Naik juga banyak menulis artikel mengenai Islam yang banyak di publikan di banyak majalah di India salah satunya adalah Islamic Voice.

Hafalan Al Quran dan Hadist Serta Pemahaman Kuat Terhadap Kitab – Kitab Agama Lain

Salah satu kemampuan yang dimiliki oleh Dr. Zakir Naik dalam melakukan dakwahnya adalah  ingatan beliau  yang kuat ( hafalan ) mengenai  alquran dan hadist bukhari muslim.  Beliau  juga mempunyai  hafalan yang kuat terhadap kitab – kitab agama lain seperti kitab injil, weda, tripitaka, bhagavad gita.

Bahkan dalam banyak videonya di Youtube, Dr Zakir Naik terkadang mengoreksi kutipan dalam Injil atau Bibel yang biasa di ajukan oleh penonton yang menghadiri pada saat  sesi bertanya. Dalam hal ini beliau juga mempunyai  pengetahuan atau hafalan yang baik terhadap kitab Injil. Surat kabar Indian Express bahkan memasukkan nama Dr Zakir Naik kedalam daftar  “ 100 orang India terkuat 2009 “ . Beliau  juga masuk dalam daftar  “ 10 guru spiritual terbaik di India “  dimana beliau adalah  satu – satunya muslim dalam daftar tersebut.

Baca Juga :   Biografi Sir Isaac Newton –  Sejarah Sang Penemu Hukum Gravitasi

Beliau menikah dengan  seorang perempuan  yang bernama Farhat Naik dan dari pernikahannya tersebut, beliau dikarunia dua orang anak  yang bernama Fariq Zakir Naik dan Rushda Naik.  Beliau juga dikenal sebagai  presiden dari Islamic Research Foundation dan juga pendiri Peace TV, Peace TV Bangla dan Peace TV Urdu. Dr Zakir Naik berkunjung ke Indonesia pada pada tanggal 31 maret hingga 9 april 2017. Beliau  mengadakan kunjungan ke pesantren dan  ceramah di beberapa universitas di Indonesia, disamping  itu  beliau  juga bertemu dengan sejumlah ulama  dan juga tokoh islam di Indonesia.

Baca Juga :