Categories
KONGLOMERAT MILYADER PEBISNIS SUKSES PENDIRI PERUSAHAAN PENGUSAHA

Biografi Anthony Salim – Pengusaha Sukses Indonesia

Biografi :  Anthony Salim – Pengusaha Sukses Indonesia

Nama Lengkap : Anthony Salim
Alias : Liem Hong Sien
Tanggal Lahir : Selasa , 25 Oktober 1949
Warga Negara : Indonesia
Ayah : Sudono Salim
Karier :
  • CEO Salim Group
  • Presiden Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk ( 2004 )
  • Non – Executive Chairman and Chairman of Nomination Committee First Pacific Company Ltd ( 2003 )
  • Former Non – executive Director Elders Limited
  • Member of International Advisory Board Allianz SE
  • President Commissioner Fastfood Indonesia PT
  • Former President Commissioner PT Indomobil Sukses Internasional Tbk
  • President Director and Member of the Board of the Directors PT Indofood CBP Sukses Makmur
Penghargaan : Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh 2005

Anthony Salim alias Liem Hong Sien, CEO Group Salim ( generasi kedua ) terpilih sebagai salah seorang 10 Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh  pada tahun 2005 versi Warta Ekonomi. Beliau  dinilai  telah berhasil membangun kembali kerajaan bisnis Salim Group, setelah sempat mengalami kemunduran akibat krisis ekonomi yang terjadi pada tahun  1998. Sebelum krisis moneter dan ekonomi 1998, Group Salim terbilang konglomerasi terbesar di Indonesia dengan aset mencapai US$ 10 milyar ( sekitar Rp 100 trilyun ). Majalah Forbes bahkan pernah menobatkan Liem Sioe Liong, pendiri Grup Salim, sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Bank Central Asia ( BCA ), miliknya di- rush ketika krisis multidimensional 1998 tersebut. Untuk mengatasinya, terpaksa menggunakan BLBI dan akibatnya berhutang hingga Rp 52 trilyun. Anthony yang sudah di percayakan memegang kendali perusahaan menggantikan ayahandanya  yaitu Sudono Salim ( Liem Sioe Liong ) ini pun bertanggung jawab.  Beliau  melunasi seluruh hutangnya, meskipun  harus terpaksa melepas beberapa perusahaan. Diantara perusahaan yang dilepas adalah PT Indocement Tunggal Perkasa, PT BCA ( kemudian dikuasai Farallon Capital dan Grup Djarum ) dan PT Indomobil Sukses Internasional.

Akan tetapi , beliau  tetap mempertahankan beberapa perusahaan, di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk, dan PT Bogasari Flour Mills, yang merupakan produsen mie instan dan terigu terbesar di dunia. Disamping  itu juga berkibar beberapa perusahaan di luar negeri, di antaranya  berada di Hong Kong, Thailand, Filipina, Cina dan juga  India.

Majalah Globe Asia menobatkan Anthony Salim, bos Grup Indofood sebagai taipan terkaya ketiga Indonesia.  Beliau berada di bawah posisi Budi Hartono ( Grup Djarum ) dan Eka Tjipta Widjaja ( Grup Sinar Mas ). Menurut perhitungan majalah tersebut – yang didasarkan pada nilai kepemilikan saham baik yang listed atau non listed – Anthoni mempunyai  harta  sebesar US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27 triliun.

Saat ini  Indofood terus tumbuh dan berkembang sebagai raja industri makanan di Indonesia. Bahkan, bisnis Indofood kian terintegrasi dan bergerak dari hulu hingga hilir. Perusahaan ini bergerak di sektor agribisnis, industri tepung terigu, produk makanan hingga menguasai jalur distribusi. Sejumlah produk konsumen bermerk made in Indofood telah  dikenal luas dikalangan masyarakat Indonesia, seperti mie instan ( Indomie, Supermi dan Sarimi ), susu Indomilk, tepung terigu Bogasari ( Segitiga Biru, Kunci Biru dan Cakra Kembar ), minyak goreng ( Bimoli ) hingga mentega ( Simas Palmia ).

Di bawah komando Anthony, Indofood membukukan laba bersih Rp 2 triliun.  Menurut beliau , Indofood berhasil melewati berbagai macam  tantangan dalam kurun waktu lima tahun yang sulit ini. Bisnis model yang terdiri dari agribinis dan non – agribisnis, sudah  membuktikan bahwa  ketangguhannya dalam dua tahun terakhir ini ketika harga komoditas bergejolak.

Beliau  mengakui  bahwa krisis ekonomi global 2008 memang mengakibatkan penurunan harga  di berbagai komoditas secara tajam dan  juga menurunkan tingkat inflasi. Pendapatan divisi agribisnis Indofood juga terpengaruh. Nilai penjualan Bogasari juga menurun karena harga tepung turun. Akan tetapi , beliau  menekankan turunnya harga komoditas  tersebut justru  memberikan berdampak positif bagi Produk Konsumen Bermerk. Permintaan atas produk konsumen bermerk meningkat seiring dengan  naiknya daya beli konsumen.

Untuk mengambil peluang yang ada dan mempertahankan kepemimpinan pasar, Indofood lebih memilih memperkuat brand equity  dengan melalui investasi secara terus menerus di berbagai merek yang  dimiliki.  Di samping itu, beliau  mengaku meluncurkan berbagai produk baru yang inovatif serta  sesuai dengan  kebutuhan pasar. Dua varian baru cup noodles yang diluncurkan pada 2009, sangat sukses di pasaran. Untuk menembus pasar di daerah pedesaan, Anthony menyebutkan  bahwa Indofood mengembangkan program “ Raja Desa ”. Tujuannya, yaitu aalah  untuk memperdalam penetrasi distribusi dan juga  meningkatkan ketersediaan produk – produk di pedesaan.

Putra Liem Sioe Liong ini tidak ingin kerajaan bisnisnya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk., berhenti berekspansi dan berinovasi. Untuk mendukung rencananya tersebut , Anthony pun menggandeng Nestle S.A. Keduanya sepakat untuk memperlebar pangsa pasar Indofood dan Nestle. Deal bisnis antara dua kerajaan makanan dan minuman tersebut  berujung pada pendirian PT Nestle Indofood Citarasa Indonesia. Perusahaan berstatus PMA ini menyedot dana sebesar  Rp50 miliar, dengan masing – masing pihak menyetor 50 %.

Beliau  percaya reputasi yang dimiliki oleh  kedua perusahaan setidaknya dapat  mendongkrak nilai tambah bagi masyarakat dan pemegang saham. Perusahaan tersebut akan bergerak di bidang manufaktur, penjualan, pemasaran, dan juga distribusi produk kuliner. Ke depan, Indofood masih akan memberikan  lisensi penggunaan merek produk kuliner kepada Nestle – Indofood. Indofood sendiri mempunyai  kekuatan pada profil produksi rendah biaya, jangkauan distribusi yang luas, serta  kecepatan dalam menjangkau konsumen melalui anak perusahaannya, PT Indosentra Pelangi, yang menjadi pemain utama di bidang industri bumbu penyedap makanan.

Sementara itu, Nestle bergerak di bidang produksi dan penjualan berbagai produk makanan dan minuman, termasuk mie instan dan bumbu penyedap makanan di seluruh dunia. Kekuatan perusahaan asal Swiss tersebut  berada  pada riset dan pengembangan yang kuat dalam memproduksi makanan dan nutrisi.

Anthony melihat bahwa perusahaan yang dipimpinnya merupakan  kapal yang besar dengan 50.000 karyawan. Harus terdapat  komunikasi yang baik supaya  kinerja perusahaan bisa terfokus tajam dalam melihat pasar.

Baca Juga :

Categories
KISAH INSPIRATIF KONGLOMERAT MILYADER TOKOH INDONESIA TOKOH POLITIK

Ini Dia Profil Konglomerat Dato Sri Tahir Yang Jadi Wantimpres

Ini Dia Profil Konglomerat Dato Sri Tahir Yang Jadi Wantimpres

Pada tanggal 13 Desember 2019 , Presiden Joko Widodo resmi melantik Dato Sri Tahir  sebagai salah satu dari Sembilan Anggota Wantimpres ( Dewan Pertimbangan Presiden ) untuk periode 2019 – 2024

Sebelumnya Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengangkat Dato Sri Tahir sebagai penasihatnya. Konglomerat dan bos Bank Mayapada ini  ditugaskan untuk  membantu mengurusi kesejahteraan prajurit TNI.

Tahir memang dikenal sebagai sosok miliarder yang sangat dermawan. Melalui yayasan Tahir Foundation, orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes ini sudah  menunjukkan kiprahnya di bidang amal. Sebutlah, sumbangan 10 unit armada bus Transjakarta ditambah lagi   dengan uang Rp 6 miliar yang ketika  itu diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, atau pengobatan gratis untuk anak – anak penderita kanker.

Tidak k hanya itu, lewat Tahir Foundation, pemilik kelompok bisnis ini juga menjadi miliarder pertama Indonesia yang masuk dalam Bill & Melinda Gates Foundation, organisasi nirlaba buatan miliarder terkaya sejagad Bill Gates.

Pendiri Mayapada Group

Dato ’  Sri Prof. Dr. Tahir atau  yang biasa akrab dipanggil dengan  Tahir lahir di Surabaya pada tanggal 26 Maret 1952. Pria terkaya di Indonesia ini mengawali  kiprah di dunia usaha dengan merintis bisnis garmen.

Dari garmen lambat laun, Tahir merambah bisnis lain. Di awali dari Mayapada Group yang di dirikannya pada tahun  1986, bisnisnya  terus merambat dari dealer mobil, garmen, perbankan, real estate hingga  di bidang kesehatan. Bahkan Tahir juga masuk ke dunia media dengan mendirikan Forbes Indonesia.

Bank Mayapada yang di dirikan pada  tahun 1990 menjadi salah satu andalan  dari Tahir untuk mengumpulkan pundi – pundi uang.  Dari bisnis yang dijalankannya tersebut , Tahir berhasil  mengantongi kekayaan .

Ia juga  tercatat sebagai orang terkaya nomor 10 di Indonesia dan 973 dunia versi Majalah Forbes.

Gagal Jadi Dokter

Menjadi  seorang pengusaha sebenarnya bukanlah cita – cita Tahir ketika  masih kecil. Impian Tahir sesunguhnya adalah ingin menjadi seorang dokter. Setelah  lulus dari SMA Kristen Petra Kalianyar Surabaya, Tahir kemudian  melanjutkan pendidikannya dengan menjadi mahasiswa sekolah kedokteran di Taiwan. Akan tetapi  cita – citanya kandas karena sang ayah meninggal dunia  sehingga tidak sanggup membayar biaya kuliah.

Berbekal beasiswa, Tahir  kemudian melanjutkan sekolah bisnis di Nanyang Technological University, Singapura. Akan tetapi , meskipun  sudah menjadi pengusaha yang  sukses, impian Tahir ternyata belum pupus. Beliaupun  kemudian mendirikan Rumah Sakit Mayapada dan mulai beroperasi sejak tahun  1995.

Melalui rumah sakit ini, Tahir membantu orang – orang yang kurang mampu, termasuk memberikan pengobatan gratis bagi anak – anak yang mengidap kanker.  Bahkan, untuk biaya transplantasi yang miliaran bisa di tanggung  oleh yayasan amal tersebut.

Miliarder Murah Hati

Membantu anak – anak penderita kanker mungkin hanya sebagian dari aktivitas atau kegiatan  sosial yang dilakukan oleh Tahir melalui lembaga amalnya. Melihat  sepak terjangnya, Tahir merupakan  contoh miliarder yang dapat  dijadikan panutan karena tidak pelit mengeluarkan uang ratusan miliar demi kesehatan orang miskin atau untuk beasiswa bagi mahasiswa yang  kurang mampu di seluruh Indonesia.

Dengan kekayaan US$ 1,85 miliar, Tahir menjadi salah satu miliarder  yang paling murah hati di tanah air. Forbes mencatat, Tahir  sudah menyumbangkan tidak kurang dari US$ 50 juta atau Rp 475 miliar untuk sejumlah universitas di China, Indonesia, Amerika Serikat, dan juga  Singapura.

Tidak hanya Tahir, sang Istri yang merupakan putri dari pengusaha Indonesia Mochtar Riady, Rosy Riady, juga mendirikan yayasan sosial h2h Charity yang berperan dalam  membantu menyekolahkan anak – anak yang  kurang mampu di Indonesia. Tahir juga bergabung dengan Bill & Melinda Gates Foundation, yayasan sosial milik miliader terkaya di dunia Bill Gates.

Bos Mayapada ini juga diketahui menyumbangkan dana hingga US$ 100 juta atau  setara dengan  Rp 950 miliar, dari rencana sebesar US$ 200 juta. Sumbangan  tersebut digunakan  untuk membantu yayasan tersebut  dalam menanggulangi melawan masalah TBC, HIV, dan malaria di Indonesia. Dana tersebut juga digunakan guna  memperluas akses alat kontrasepsi.

Ketika  banjir menyerbu Jakarta ,  Tahir Foundation menyalurkan bantuan kepada nelayan dan petambak sebesar Rp 100 miliar.

 

Baca Juga :

Categories
INDONESIA KISAH INSPIRATIF KONGLOMERAT MILYADER PENDIRI PERUSAHAAN PENGUSAHA

√ Biografi Eka Tjipta Widjaja – Pemilik Sinar Mas Group

√ Biografi Eka Tjipta Widjaja – Pemilik Sinar Mas Group

 

Eka Tjipta Widjaja –  Eka Tjipta Widjaja adalah  seorang pengusaha dan juga  konglomerat Indonesia yang dikenal sebagai pendiri Sinar Mas Grup. Berkat keuletan serta kerja kerasnya  dalam menjalankan bisnis perusahaannya, beliau juga  merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia menurut Majalah bisnis Globe Asia pada tahun 2018 dengan kekayaan yang mencapai hingga  13.9 milyar Dolar Amerika Serikat .

Eka Tjipta Widjaja menduduki peringkat ke – 2 sebagai orang terkaya di Indonesia. Beliau adalah  pendiri dan juga  sekaligus pemilik dari Sinar Mas Group. Bisnis utamanya adalah Pulp dan kertas, Agribisnis, Properti serta  jasa keuangan.

Biodata Eka Tjipta Widjaja

Nama : Eka Tjipta Widjaja / Oei Ek Tjhong
Tempat, tanggal lahir : China, 3 Oktober 1923
Wafat : Jakarta , 26 Januari 2019
Istri : Trini Dewi Lasuki, Mellie Pirieh
Anak : Teguh Ganda Widjaja

Oei Hong Leong

Franky Oesman Widjaja

Indra Widjaja

Frankle Widjaja

Muktar Widjaja

Jimmy Widjaja

Fenny Widjaja

Sukmawati Widjaja

Ingrid Widjaja

Nanny Widjaja

Lanny Widjaja

Inneke Widjaja

Chenny Widjaja

Meilay Widjaja

Jetty Widjaja

Dikenal : Pendiri Sinar Ma Grup
Kekayaan : 13.9 Milyar Dollar USD / 195.7 Triliun ( Globe Asia, 2018 )

Biografi Eka Tjipta Widjaja

 Eka Tjipta Widjaja mempunyai nama asli  Oei Ek Tjhong, beliau  dilahirkan di china pada tanggal 3 Oktober 1923 , beliau  terlahir dari keluarga yang sangat  miskin. Keinginannya yang kuat untuk  mengubah hidup keluarganya, Eka selanjutnya  memutuskan untuk merantau keluar dari kampung halamannya di Quanzhou, China.

“ Bersama ibu, saya ke Makassar pada  tahun 1932 saat usia sembilan tahun. Kami berlayar tujuh hari tujuh malam. Karena  miskin, kami hanya dapat  tidur di tempat yang paling buruk di kapal, di bawah kelas dek. Ada uang lima dollar, akan tetapi tidak bisa dibelanjakan, karena uang itu akan digunakan bahkan untuk ke Indonesia saja kami masih berhutang pada rentenir, 150 dollar  –  Eka Tjipta Widjaya

Riwayat Masa Kecil

Beliau  pindah ke Indonesia ketika umurnya masih sangat muda yaitu umur 9 tahun. Tepat nya pada tahun 1932, Eka Tjipta Widjaya yang waktu  itu masih di panggil Oei Ek Tjhong akhirnya pindah ke kota Makassar , setibanya di Makassar, Eka kecil segera membantu ayahnya yang telah  terlebih dulu tiba dan meiliki  toko kecil. Tujuan nya jelas, segera setelah mendapatkan 150 dollar, untuk  di bayarkan kepada rentenir. Dua tahun kemudian, hutangnya terbayar, dan  toko ayahnya maju. Eka pun minta Sekolah. Akan tetapi  Eka menolak untuk duduk di kelas satu. Eka Tjipta Widjaja bukanlah seorang sarjana, doktor, ataupun  gelar – gelar yang lainnya  yang di sandang oleh para mahasiswa saat mereka berhasil menamatkan studinya .

Hanya Tamatan SD

Dalam Biografi Eka Tjipta Widjaja diketahui bahwa beliau  hanya lulus dari sebuah sekolah dasar di Makassar. Hal tersebut di karenakan kehidupannya yang serba kekurangan. Beliau bahkan  harus merelakan pendidikan nya demi untuk membantu orang tuanya untuk menyelesaikan hutangnya ke rentenir. Setelah tamat SD, beliau  tidak dapat  melanjutkan sekolah nya karena masalah ekonomi. Beliaupun lalu  mulai jualan. Beliau keliling kota Makassar, dengan mengendarai sepeda. Beliau  keliling kota Makasar  dengan menjajakan door to door permen, biskuit, dan juga aneka barang dagangan dari toko ayahnya. Dengan ketekunannya dan juga kerja kerasnya, usahanya tersebut  mulai menunjukkan hasil.

Riwayat Masa Muda

Ketika berusia 15 tahun, Eka mencari pemasok kembang gula dan biskuit dengan mengendarai sepedanya. Beliau  harus melewati hutan – hutan lebat, dengan kondisi jalanan yang belum seperti sekarang ini. Belum lagi  Kebanyakan pemasok tidak mempercayainya. Umum nya mereka meminta pembayaran di muka, sebelum barang bisa  dibawa pulang oleh Eka. Hanya dalam kurun waktu dua bulan saja, beliau  sudah mengail laba Rp. 20, jumlah yang cukup besar saat itu. Harga beras saat itu masih 3 – 4 sen perkilogram.

Jatuh Bangun Usaha

Melihat satu usahanya yang berkembang, Eka kemudian membeli becak untuk memuat barangnya. Akan tetapi  ketika usahanya tumbuh subur, datang Jepang yang menyerbu Indonesia, termasuk ke Makassar, sehingga usahanya menjadi  hancur total. Beliau menganggur total, tidak ada barang impor atau ekspor yang dapat  di jual. Total laba Rp. 2000 yang beliau  kumpulkan dengan penuh susah payah selama beberapa tahun, habis di belanjakan untuk kebutuhan sehari – hari.

Di tengah harapan yang nyaris putus, Eka mengayuh sepeda bututnya dan keliling Makassar. Lalu sampailah beliau  ke Paotere , Disitu beliau  melihat betapa ratusan tentara Jepang sedang mengawasi ratusan tawanan pasukan Belanda. akan tetapi bukan tentara Jepang dan Belanda itu yang menarik perhatian  Eka, akan tetapi tumpukan terigu, semen, dan juga gula, yang masih banyak  dalam keadaan baik. Melihat itu, otak bisnis Eka segera berputar. Secepatnya beliau  kembali ke rumahnya dan mengadakan persiapan untuk membuka sebuah  tenda di dekat lokasi tersebut . Beliau  merencanakan menjual makanan dan juga  minuman kepada para tentara Jepang yang berada di lapangan kerja tersebut.

Keesokan harinya, pada  pukul empat subuh, Eka sudah berada di Paotere. Beliau  membawa serta kopi, gula, kaleng bekas minyak tanah yang di isi dengan air, oven kecil yang berisi arang untuk membuat air panas, cangkir, sendok dan yang lain sebagainya. Awalnya  alat tersebut  beliau  pinjam dari ibunya. Enam ekor ayam ayah nya pun  ikut beliau  pinjam. Ayam tersebut  di potong dan di buat  ayam putih gosok garam. Beliau  juga meminjam satu botol wiskey, satu botol brandy dan juga  satu botol anggur dari teman – teman nya,  jam tujuh pagi beliau sudah siap untuk  berjualan.

Benar saja, pada pukul tujuh, 30 orang Jepang dan juga tawanan Belanda mulai datang untuk  bekerja. Namun  hingga pukul sembilan pagi, tidak ada pengunjung. Ekapun  memutuskan untuk  mendekati bos pasukan Jepang. Eka mentraktir si Jepang  untuk makan dan minum di tenda. Setelah mencicipi seperempat ayam komplit dengan kecap cuka dan juga  bawang putih, minum dua teguk whisky gratis, si Jepang berkata  Joto !! . Sesudah  itu, semua anak buahnya dan juga para  tawanan di perbolehkan makan dan minum di tenda Eka. Tentu saja beliau  meminta izin untuk mengangkat semua barang yang sudah di buang. Dengan segera Eka kemudian mengerahkan anak – anak sekampung untuk  mengangkat barang – barang tersebut  dan membayar mereka 5  samapi 10 sen. Semua barang tersebut di angkat ke rumah dengan becak.

Usaha Yang Tak Kenal Menyerah

Rumah dan juga halaman Eka, dan lagi setengah dari  halaman tetangga penuh terisi dengan  berbagai  macam barang. beliaupun bekerja keras untuk  memilih apa saja yang bisa  dipakai dan dijual. Seperti terigu misalnya, yang masih kondisi baik di pisahkan. Dan yang sudah keras di tumbuk kembali lalu  perbaiki sampai bisa  dipakai lagi. Beliau juga belajar bagaimana menjahit karung.

Karena pada saat  itu  dalam keadaan perang, maka suplai bahan bangunan dan juga  barang keperluan sangat kurang. Itu sebab nya semen, terigu, serta  arak Cina dan barang lainnya yang beliau peroleh dari puing – puing tersebut  menjadi sangat berharga. Beliau  mulai menjual terigu, awalnya  hanya Rp. 50 per karung, kemudian beliau menaikkan harga  menjadi Rp. 60, dan pada  akhirnya Rp. 150. Untuk semen, beliau  mulai jual Rp. 20 per karung, selanjutnya  Rp. 40.

Pada saat  itu ada seorang kontraktor yang  hendak membeli semennya, untuk membuat sebuah  kuburan orang kaya. Tentu saja  Eka menolak, sebab menurut beliau untuk apa menjual semen ke kontraktor,  Maka Eka pun kemudian menjadi kontraktor dari  pembuat kuburan orang kaya. Beliau  membayar tukang sebesar Rp. 15 per hari ditambah dengan 20 persen saham kosong untuk mengadakan kontrak pembuatan enam kuburan yang mewah. Beliau mengawali  dengan Rp. 3.500 per kuburan, dan yang terakhir dengan membayar Rp. 6.000 . Setelah semen dan besi betonnya  habis, beliau  pun berhenti sebagai kontraktor kuburan.

Demikianlah Eka berhenti sebagai kontraktor kuburan, lalau beliau  berdagang kopra, dan berlayar selama  berhari – hari ke Selayar ( Selatan Sulawesi selatan  ) dan juga ke sentra – sentra kopra lainnya untuk memperoleh kopra dengan harga  murah. Eka memperoleh  laba besar, akan  tetapi mendadak beliau  nyaris bangkrut karena Jepang mengeluarkan sebuah peraturan bahwa jual beli minyak kelapa dikuasai oleh  Mitsubishi yang memberi Rp. 1,80 per kaleng. Padahal saat itu harga  di pasaran  per kaleng Rp. 6 .

Bangkrut dan Bangkit Kembali

Eka  yang ketika itu mengalami rugi besar, beliau lalu mencari peluang lain. Berdagang gula, kemudian teng – teng ( makanan khas Makassar dari gula merah dan kacang tanah ), wijen, dan juga  kembang gula. Akan tetapi saat  mulai berkibar, harga gula jatuh,beliaupun rugi besar, modal nya habis lagi, bahkan beliau  berhutang. Eka bahkan harus menjual mobil jip, dua sedan dan juga  menjual perhiasan keluarga termasuk cincin kimpoi untuk menutupi hutang dagang.

Namun  Eka berusaha lagi. Dari usaha leveransir dan juga aneka kebutuhan lainnya. Usahanya tersebut  juga masih jatuh bangun.

 

Pengusaha Kelapa Sawit

Diketahui bahwa  pada tahun 1980, beliau  memutuskan untuk melanjutkan usaha nya yaitu dengan  menjadi seorang entrepreneur seperti saat  masa mudanya dulu. Beliau  membeli sebidang perkebunan kelapa sawit dengan luas lahan 10 ribu hektar yang berlokasi di Riau. Tidak tanggung – tanggung, beliau juga ikut  membeli mesin dan juga  pabrik yang dapat  memuat hingga 60 ribu ton kelapa sawit.

Bisnis yang beliau  bangun berkembang  dengan sangat pesat dan beliau kemudian  memutuskan untuk menambah bisnisnya. Pada tahun 1981 beliau membeli sebuah  perkebunan dan juga sekaligus pabrik teh dengan luas yang mencapai hingga  1000 hektar dan pabriknya memiliki  kapasitas sebesar 20 ribu ton teh.

Merambah Bisnis Perbankan

Selain berbisnis pada  bidang kelapa sawit dan teh, Eka Tjipta Widjaja juga mulai merintis bisnis di sector  bank. Beliau  membeli Bank Internasional Indonesia ( BII ) dengan asset yang  mencapai  hingga 13 milyar rupiah.

Akan tetapi setelah beliau kelola, bank tersebut menjadi lebih besar dan mempunyai  40 cabang dan cabang pembantu yang dulunya hanya ada  2 cabang dan asetnya sekarang  mencapai 9,2 trilliun rupiah.

 

Bisnis Kertas Hingga Properti

Bisnis yang semakin banyak membuat Eka Tjipta Widjaja menjadi semakin sibuk dan menjadi orang  kaya.  Beliau  juga mulai merambah pada bisnis kertas. Hal tersebut  di buktikan dengan di belinya PT Indah Kiat yang dapat  memproduksi sampai  700 ribu Pulp pertahun dan dapat  memproduksi kertas hingga 650 ribu pertahun.

Pemilik Sinarmas Group ini juga membangun ITC Mangga Dua serta Green View apartemen yang berada di Roxy, sehingga  tidak ketinggalan pula beliau  membangun Ambassador di Kuningan.

 

Sektor Bisnis Sinar Mas

Pengusaha sukses ini  mempunyai  pilar bisnis yang bergerak di berbagai sektor seperti agribisnis, kertas, jasa keuagan, makanan, property, telekomunikasi  dan infrastruktur di bawah naungan Kelompok Usaha Sinar Mas.

Keluarga Eka Tjipta Widjaja

Eka Tjipta Widjaja memiliki keluarga yang selalu mendukung nya dalam hal bisnis serta kehidupannya. Beliau menikah dengan seorang wanita yang  bernama Melfie Pirieh Widjaja dan memiliki  7 orang anak.

Wafat

Konglomerat pemilik dan pendiri  Sinar Mas Group ini meninggal dunia pada tanggal 26 Januari 2019 di RS Gatot Subroto Jakarta. Beliau wafat dengan meninggalkan bisnis yang menggurita pada  berbagai sektor dengan melalui Grup Sinar Mas yang beliau  dirikan .

Baca Juga :

Categories
DUNIA ENTERPRENEUR MILYADER PENDIRI PERUSAHAAN

Biografi Jeff Bezos – Kisah Sukses Sang  Pendiri Amazon.com

Biografi Jeff Bezos – Kisah Sukses Sang  Pendiri Amazon.com

Jeff Bezos – pada  awal tahun 2018, Jeff Bezos baru saja dinobatkan  sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaannya tersebut mampu mengalahkan Bill Gates yang sudah bertahun – tahun berada  di posisi pertama orang paling kaya di dunia. Jeff Bezos dikenal sebagai seorang Pendiri  dan sekaligus CEO dari Amazon.com yang merupakan toko online terbesar dan tersukses di dunia.

Biodata Jeff Bezos

Nama Lengkap : Jeffrey “ Jeff “ Preston Bezos
Dikenal : Jeff Bezos
Tempat, tanggal lahir : New Mexico , Amerika Serikat , 12 Januari 1964
Orangtua : Ted Jorgensen ( Ayah ), Jacklyn Bezos ( Ibu )
Istri : MacKenzie Bezos
Profesi : Pendiri dan CEO Amazon.Com
Kekayaan : 143.1 Miliar Dollar AS ( 2.075 Triliun Rupiah ) ( Majalah Forbes , 2018 )

Riwayat Masa Kecil

Beliau lahir dengan nama lengkap  Jeffrey “ Jeff ” Preston Bezos atau yang dikenal dengan sebagai  Jeff Bezos. Beliau  dilahirkan di Albuquerque , New Mexico , Ameriak Serikat , pada tanggal 12 Januari 1964 saat ibunya , Jacklyn Bezos masih remaja. Pernikahan ibunya dengan ayahnya yang bernama Ted Jorgensen hanya berlangsung tidak lebih dari 2 tahun saja . Ayah tiri Bezos, Miguel Bezos, adalah  warga negara Kuba yang bermigrasi ke AS ketika  usia 15 tahun yang  bekerja sambil kuliah di Universitas Albuquerque. Setelah pernikahan tersebut , mereka pindah ke Houston, Texas dan Miguel menjadi seorang insinyur untuk Exxon. Saat masih kecil, Jeff Bezos sudah  menunjukkan bakat mekanik yang mencolok.

Ketika balita, Jeff Bezos sudah  berusaha untuk membongkar tempat tidurnya dengan obeng. Kemudian , Jeff Bezos mulai mendalami ketertarikannya di  dunia sains, seperti memasang alarm listrik yang digunakan  untuk menjaga adik – adik nya apabila  keluar dari kamar dan juga untuk menjaga privasinya. Setiap musim panas, Jeff Bezos  sering menghabiskan waktunya dengan tinggal di peternakan milik kakeknya, yangmana Jeff Bezos selalu memperbaiki kincir angin dan juga traktor yang biasa digunakan untuk  berternak.

Saat  memasuki bangku SMA Jeff Bezos mengikuti sebuah program pelatihan sains di University of Florida yang membuatnya menerima Silver Knight Award pada tahun 1982. Setelah lulus SMA,  Jeff Bezos berencana untuk mendalami ilmu fisika dengan kuliah di Princeton University yang dalam perjalanannya Jeff Bezos justru kembali tertarik dengan komputer elektro hingga pada  akhirnya Jeff Bezos lulus dengan gelar di bidang Computer Science and Electrical Engineering.

Bekerja di Wall Street

Setelah  lulus dari Pricenton, Jeff bekerja di Wall Street pada  bidang ilmu komputer. Kemudian  ketika mendapatkan gelar pascasarjana, Jeff Bezos bekerja dengan membangun jaringan perdagangan internasional untuk sebuah perusahaan yang dikenal dengan Fitel. Disanalah semangat kewirausahaan nya mulai muncul, namun  Jeff Bezos tidak terburu – buru  untuk memulai bisnisnya sendiri. Dua tahun kemudian, Jeff Bezos pindah ke Bankers Trust lalu  bertanggungjawab untuk mengembangkan aplikasi software untuk nasabah dana pensiun.

Inspirasi untuk bekerja  dengan mandiri selanjutnya datang saat  Jeff Bezos bekerja sebuah perusahaan finansial DE Shaw Company yangmana  Jeff Bezos di percaya oleh David Shaw, pendiri perusahaan tersebut, untuk menjabat sebagai Senior Vice President.

Mendirikan Toko Online Amazon

Pada tahun 1995, Jeff Bezos mulai mendirikan Amazon.com sebagai toko buku online yang di jalankannya dari garasi rumahnya di Seattle, Washington. Jeff Bezos sebelumnya sudah  melakukan penelitian dengan membuat daftar 20 perusahaan mail – order teratas serta  mengamati bahwa tidak ada penerbit buku yang mempunyai  mail – order karena membuat katalog yang komprehensif akan membutuhkan ribuan halaman dan juga  akan memakan biaya yang  besar apabila  melakukan penawaran lewat email. Jeff Bezos percaya bahwa perusahaan yang berbasis internet akan mempunyai  kemampuan untuk menawarkan pilihan yang  lebih luas secara dan juga  substansial kepada para  konsumen di masa depan.

Setelah melakukan studi tersebut , Jeff Bezos rajin dalam menghadiri konvensi tahunan American Bookseller’s Associaton guna  melakukan lobi – lobi dengan beberapa penjual buku. Ketika  menjalankan bisnis ini, kedua orangtua Bezos mendukungnya dengan menginvestasi kan tabungan pensiunnya yang  sebesar US$ 300 ribu. Mereka seperti nya mengetahui, bahwa dana sebesar itu akan mampu  mengantarkan anak mereka menjadi seorang miliarder dunia. Sebelum memutuskan nama Amazon, sebenarnya Bezos telah memilih nama Abrakadabra.

Akan tetapi  tampaknya Jeff Bezos lebih menyukai nama Amazon karena beliau terpukau dengan kemegahan sungai yang berada di Brazil tersebut. Pada bulan Juni 1999 situs web Amazon.com mulai diuji coba dan pada yanggal 16 Juli 1999 serta  mulai melayani konsumen di setiap negara bagian bahkan  merambah 45 negara lain.

Dari Toko Buku Online Menjadi Toko Online Raksasa di Dunia

Selanjutnya, Amazon.com menjadi berita di berbagai mediaserta  sebagai akibat dari publisitasnya berhasil  meningkat dengan cepat, Bezos pada akhirnya mempunyai  kantor operasional dan 6 gudang untuk inventaris buku. Setelah culup  lama berfokus dalam bidang menjual buku secara online, Amazon.com milik Jeff Bezos sekarang  merambah usaha penjualan produk – produk yang lain bukan hanya buku saja. Perlahan namun  pasti Amazon.com berubah dari situs ecommerce yang awal nya kecil menjadi ecommerce raksasa yang menyediakan ratusan ribu berbagai  produk secara online yang melayani pemesanan hingga ke seluruh dunia.

Menjadi Orang Kaya Baru

Naluri bisnis dari sosok Bezos tidak meleset, Amazon.com terus berkembang, bahkan di setiap tahunnya Jeff Bezos selalu berada pada  rangking orang terkaya dunia, walaupun  selalu dalam kondisi yang  fluktuatif.

Seperti , pada tahun 1999 Jeff Bezos masuk ke dalam peringkat 19 dengan kekayaan sebesar US$ 10,1 Miliar, namun sebaliknya pada  tahun 2002 Jeff Bezos terpuruk hingga  di peringkat 293 dengan kekayaan sebesar  US$ 1,5 Miliar. Pada  tahun 2007, Jeff Bezos kembali memperbaiki statusnya tersebut dengan  menjadi peringkat 35 dengan kekayaan sebesar US$ 8,7 Miliar. Sebagian besar kekayaan Bezos berasal dari kepemilikan sahamnya  di Amazon.com.

Pada tahun 1998, Jeff Bezos mempunyai  41% saham Amazon.com, akan tetapi  jumlahnya berkurang menjadi 24,26%  atau sekitar 100 juta lembar saham pada tahun 2006. Gajinya pun tidak pernah naik sejak tahun 1998, yaitu hanya  sebesar US$ 81.840 pertahun dan ditambah tunjangan sebesar US$ 1,1 juta. Kekayaan yang dimilikinya tersebut  sekarang tentunya sebagai buah atas  keberanian dan juga  kreativitasnya dalam mencari peluang bisnis secara mendiri.

Saat akan memulai Amazon.com, Jeff Bezos membayangkan, apabila  tidak mendirikan perusahaan ini, maka pada usia 80 tahun Jeff Bezos akan menyesal karena telah kehilangan 6 digit bonus natal.

20 tahun lalu Amazon.com yang dulu hanyalah  menjual buku – buku melalui internet sekarang  sukses menjadi salah satu raksasa e – commerce di dunia dengan menjual berbagai jenis barang. Dai tahun ke tahun pendapatan yang diperoleh  amazon.com terus berkembang. Yang  menjadikan kekayaan Jeff Bezos menjadi naik berlipat – lipat.

Sektor Bisnis Jeff Bezos

Setelah beliau sukses menjadikan Amazon sebagai toko online terbesar di dunia, sektor bisnisnyapun  juga merambah ke hal lainnya. Jeff Bezos juga memiliki  sebuah perusahaan jasa penerbangan manusia ke luar angkasa  “ Blue Origin “.  Beliau  juga mengakuisisi perusahaan media “ Washington Post “  serta mempunyai  usaha ekspedisi yang  bernama Bezos Expeditions.

Menjadi Orang Terkaya Di Dunia

Dalam Biografi Jeff Bezos diketahui bahwa total kekayaan yang dimiliki Jeff Bezos saat ini yaitu sekitar 86.7 Miliar Dollar pada tahun 2017 atau setara dengan  1.156 Triliun rupiah. Total kekayaan yang dimiliki Bezos  tersebut menjadikan posisi Jeff Bezos berada  pada peringkat kedua setelah  Bill Gates dalam daftar orang terkaya di dunia. Dan pada  awal tahun 2018, Harta kekayaan Jeff Bezos meningkat pesat seiring dengan naiknya harga saham Amazon. Hal tersebut  membuat beliau  berhasil menggeser Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia.

Baca Juga :

Categories
DUNIA ENTERPRENEUR KISAH INSPIRATIF MILYADER PENDIRI PERUSAHAAN

Biografi Bill Gates –  Pendiri Microsoft Yang  Menjadi Orang Terkaya

Biografi Bill Gates –  Pendiri Microsoft Yang  Menjadi Orang Terkaya

Bill Gates – Beliau adalah  penemu sekaligus juga  Pendiri Microsoft yang  dikenal sebagai seorang Enterprenuer dan juga pengusaha sukses di dunia. Bersama dengan rekannya yaitu Paul Allen, beliau  mendirikan perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia yaitu Microsoft. Dibawah kendali Bill Gates serta Paul Allen, Microsoft banyak melakukan inovasi – inovasi  teknologi serta strategi bisnis dan juga  taktik bisnis yang agresif. Melalui  kerja kerasnya tersebut dapat membuat Bill Gates menjadi salah satu orang yang  terkaya nomor satu di dunia selama bertahun – tahun sebelum digeser oleh Jeff Bezos yang merupakan pendiri situs Amazon.

Pada bulan Februari 2014, Bill Gates mengumumkan mengundurkan diri sebagai ketua Microsoft untuk memfokuskan diri  pada yayasan amal yang beliau  dirikan yang bernama Bill and Melinda Gates Foundation.

Biodata Bill Gates

Nama Lengkap : William Henry “ Bill “ Gates
Dikenal : Bill Gates
Tempat, tanggal lahir : Washington, Amerika 28 Oktober 1955
Orangtua : William H. Gates ( Ayah ), Mary Maxwell Gates ( Ibu )
Istri : Melinda Gates
Anak : Jennifer Kathrine Gates, Roy Jhon Gates
Profesi : Pendiri Microsoft
Kekayaan : 92,4 Milliar Dollar US ( 1.283 Trilliun Rupiah ) ( Forbes , Mei 2018 )

Biografi Bill Gates

Bill Gates  dilahirkan dengan nama lengkap William Henry Gates III atau Bill Gates yang lahir pada tanggal 28 Oktober 1955, di Seattle, Amerika Serikat. Beliau  tumbuh besar  dalam keluarga berkecukupan. Ayahnya bernama William H. Gates Sr  dan ibunya bernama Marry Maxwell. Bill Gates mempunyai seorang kakak perempuan yang  bernama Kristianne dan juga  seorang adik yang bernama Libby. Orang tuanya mengajarkan anak – anak nya untuk menjadi pribadi yang kompetitif serta  berjuang menjadi unggul. Beliau  sangat dekat dengan ibunya Mary.

Riwayat Pendidikan Bill Gates

Sejak beliau kecil Bill Gates sangat menyukai membaca buku. Beliau  dikenal sebagai seorang kutu buku yang mampu menghabiskan berjam – jam untuk membaca buku seperti ensiklopedia. Saat berusia  11 tahun, orang tuanya mulai merasa  khawatir mengenai  perilaku anaknya yang terkadang sering menyendiri dan juga  cepat bosan. Ketika  Bill Gates berusia 13 tahun, orang tuanya menyekolahkannya ke Lakeside School. Disekolah tersebut, beliau mampu berkembang dan unggul pada  bidang ilmu matematika dan sains.

Bill Gates Mengenal Komputer

Sebuah perusahaan komputer Seattle menawarkan serta menyediakan komputer untuk  para siswa di Lakeside School. Selanjutnya suatu  perkumpulan di sekolah yang  bernama Mother’s Club menggunakan hasil dari penjualan barang bekas sekolah dan lalu  kemudian membeli terminal Teletype untuk di gunakan oleh para  siswa. Bill Gates terpesona dengan apa yang dapat di lakukan oleh komputer saat itu, beliau  kemudian menghabiskan banyak waktu luangnya untuk berkutik di depan Terminal Teletype. Semasa sekolah, beliau   menulis program tic – tac – toe dalam bahasa pemrograman “ BASIC “  yang memungkinkan bagi pengguna untuk bermain melawan komputer. Dalam biografi Bill Gates diketahui bahwa beliau  pertama kali bertemu dengan Paul Allen di Lakeside School.

Bill Gates dan Paul Allen

Mereka berdua cepat berteman karena  sama – sama menaruh perhatian dan juga  antusias terhadap komputer. Paul Allen lebih pendiam dan juga  pemalu. Sedangkan  Bill Gates lebih bersemangat dan terkadang agresif. Paul Allen dan Bill Gates banyak  menghabiskan  waktu luang mereka bersama – sama dengan  membuat program komputer. Pada tahun 1970, ketika  berusia 15, beliau  dan Paul Allen bekerja sama untuk mengembangkan “ Traf – o – Data ” yaitu sebuah program komputer yang memantau pola lalu lintas di wilayahSeattle. Berkat kerjasama tersebut , mereka mendapatkan 20.000 dollar guna  memulai usahanya. Bill Gates dan Paul Allen ingin mendirikan sebuah perusahaan sendiri, akan tetapi orang tua Gates menginginkan  beliau untuk  menyelesaikan sekolahlalu  melanjutkannya ke perguruan tinggi, dan berharap bahwa  anaknya tersebut  kelak menjadi seorang pengacara.

Setelah lulus sekolah, Paul Allen selanjutnya  memilih Washington State University, sedangkan  Bill Gates kuliah di Harvard, walaupun  begitu keduanya tetap selalu bertemu.

Masuk Ke Harvard Namun Tidak Pernah Selesai

Bill Gates kemudian melanjutkan pendidikannya di Harvard University pada tahun 1973, yang mana  cita – cita awalnya ingin berkarir pada bidang hukum. Selama di Harvard, beliau  lebih banyak menghabiskan waktu nya di klub komputer daripada berada di kelas. Setelah kuliah selama dua tahun, Paul Allen pindah ke Massachusetts dan bekerja dengan Honeywell. Disana, ia memperlihatkan kepada Bill Gates majalah Popular Electronics yang menampilkan artikel mengenai  Komputer Altair 8800. Mereka berdua pun  terpesona dengan kemungkinan apa yang bisa  di ciptakan oleh komputer Altair 8800 dalam dunia komputasi personal.

Komputer Altair tersebut merupakan buatan sebuah perusahaan kecil yang berada di wilayah Albuquerque, AS yang bernama MITS. Paul Allen dan Bill Gates selanjutnya  menghubungi perusahaan MITS tersebut  dan memberitahukan bahwa mereka sedang membuat aplikasi “  BASIC “ yang mampu berjalan di komputer Altair. Akan tetapi,  pada kenyataannya, mereka tidak mempunyai  Altair untuk digunakan ataupun kode untuk menjalankannya, namun  mereka ingin tahu apakah MITS akan tertarik pada seseorang yang mengembangkan perangkat lunak tersebut.

Ketika itu pimpinan MITS yaitu  Ed Roberts meminta keduanya untuk  melakukan demonstrasi. Kemudian , Gates dan Allen menghabiskan waktu  selama dua bulan untuk  menulis program BASIC di laboratorium komputer Harvard.

Paul Allen selanjutnya  berangkat ke MITS untuk menguji coba perangkat lunaknya tersebut  dan bekerja dengan baik. Akhirnya Paul Allen di pekerjakan di MITS sementara itu  Bill Gates memutuskan untuk  meninggalkan Harvard karena untuk bekerja sama dengan Paul Allen. Mereka berduapun akhirnya  mendirikan Microsoft. Paul Allen berada di Microsoft hingga pada  tahun 1983, dan memilih untuk  mengundurkan diri dari perusahaan yang ia bangun tersebut .

Bill Gates Dan Paul Allen Mendirikan Microsoft

Pada tahun 1975, Bill Gates dan Paul Allen mendirikan Microsoft,  yang merupakan sebuah perusahaan perangkat lunak yang kelak menjadi salah satu perusahaan terbesar yang ada  di dunia. Produk pertama dari Microsoft adalah  perangkat lunak BASIC yang di jalankan pada komputer Altair. Program perangkat lunak BASIC milik Microsoft tersebut mampu berjalan dengan baik di komputer Altair, Gates dan Allen memperoleh  biaya royalti dari pengguna program BASIC di komputer Altair, akan tetapi  hanya sebagian yang membayarnya. Program mereka tersebut  lebih banyak di bajak serta  digunakan secara gratis.

Hubungan Bill Gates dan pimpinan MITS pada saat itu yakni Ed Roberts kurang baik terutama mengenai  pengembangan perangkat lunak serta arah bisnis perusahaan. Pada akhirnya Ed Roberts kemudian memutuskan untuk  menjual menjual MITS ke perusahaan komputer lain lalu memutuskan kerja sama dengan Microsoft.

Microsoft lalu  menulis program dalam berbagai format untuk perusahaan komputer lain. Pada  awal tahun 1979, Microsoft memindahkan perusahaannya ke Bellevue di sebelah timur Seattle. Pada saat itu beliau telah mempunyai  25 orang karyawan perusahaan. Pada tahun 1979 Microsoft mampu menghasilkan sekitar 2,5 juta dollar. Ketika  usia 23 , Bill Gates resmi menjadi CEO dari Microsoft. Ketika  itu industri komputer mulai tumbuh, perusahaan – perusahaan seperti Apple, Intel dan juga  IBM mengembangkan perangkat keras serta komponen untuk komputer.

Disamping itu Bill Gates terus mengunggulkan aplikasi perangkat lunak dari Microsoft.  Berkat koneksi ibunya pada  perusahaan IBM, biliau dapat  bertemu dengan CEO IBM saat itu .

November 1980, IBM mencari perangkat lunak yang mampu  beroperasi pada personal computer ( PC ) ,  kemudian mendekati Microsoft. Bill Gates berhasil  meyakinkan IBM bahwa Microsoft mampu memenuhi  segala kebutuhan perangkat keras IBM. Akan tetapi  disisi lain, beliau  dan Paul Allen belum memiliki  sistem operasi untuk digunakan  pada komputer baru IBM.

Bill Gates selanjutnya  membeli sebuah sistem operasi untuk dijalankan pada komputer yang mirip dengan PC IBM. Beliaupun  membuat kesepakatan dengan pengembang sistem operasi tersebut. Kemudian  Microsoft menjadi agen lisensi eksklusif serta menjadi pemilik penuh sistem operasi tersebut akan  tetapi tidak memberi tahu mereka mengenai  kesepakatan IBM.

Kemudian Microsoft  memasang sistem operasi yang baru di beli tersebut supaya dapat  berfungsi untuk PC IBM. Beliau  kemudian mematok biaya sebesar  50 ribu dollar, harga tersebut sama seperti beliau membeli sistem operasi tersebut. Meskipun  IBM ingin membeli source code sistem operasi tersebut akan tetapi  Bill Gates menolak. Beliau  lalu  mengusulkan agar IBM membayar biaya lisensi saja untuk salinan sistem operasi yang dijual bersama dengan komputer IBM. Hal tersebut  memungkinkan Microsoft untuk melisensikan perangkat lunak yang mereka yang disebut dengan MS – DOS ke produsen PC  yang lain, seandai nya jika  perusahaan komputer lain mengkloning PC IBM.

Sistem Operasi MS – DOS Microsoft

Microsoft juga merilis sebuah perangkat lunak yang disebut dengan  Softcard, yang memungkinkan Microsoft BASIC untuk beroperasi pada mesin Apple II yang dibuat oleh Steve Jobs. Pada tahun 1979 samapi 1981 pertumbuhan serta  keuntungan Microsoft melesat. Karyawan nya meningkat yang semula hanya  25 orang menjadi 128 orang, serta pendapatan Microsoft melonjak dari $2,5 juta menjadi $16 juta.

Pada tahun 1981, Bill Gates diangkat sebagai presiden dan juga  ketua dewan Microsot. Sedangkan Paul Allen diangkat sebagai wakil presiden eksekutif Microsoft. Pada tahun 1983, Microsoft semakin berkembang dengan  pesat dengan membuka kantor di Inggris dan juga  Jepang. Ketika  itu, di perkirakan sekitar 30 persen komputer di dunia menjalankan perangkat lunak dari  buatan Microsoft.

Steve Jobs dan Bill Gates

Melalui kolaborasi pengetahuan , Microsoft lalu  mengembangkan Windows, yaitu sebuah sistem operasi berbasis GUI ( Graphical User Interface ) yang bisa  menggunakan mouse untuk menggerakkan antarmuka grafis, serta menampilkan teks dan gambar di layar. Berbeda dengan sistem MS – DOS sebelumnya yang hanya mampu menggunakan teks melalui keyboard. Bill Gates pada saat  itu kalah mengenali ancaman yang ditimbulkan oleh sistem operasi yang menggunakan antarmuka grafis atau GUI untuk MS – DOS dan juga  Microsoft kedepan.

Microsoft selanjutnya  membuat sebuah iklan bahwa sistem operasi Microsoft yang baru akan menggunakan antarmuka grafis yan disebut dengan nama “ Windows ” serta akan kompatibel dengan semua produk perangkat lunak PC yang berjalan pada sistem MS – DOS.

Gaya Kepemimpinan Bill Gates

Terlepas dari kesuksesan Microsoft, Bill Gates tidak pernah merasa benar – benar puas. Kecerdasan Gates memungkinkan beliau untuk  melihat semua sisi industri perangkat lunak, mulai dari pengembangan produk sampai pada  strategi perusahaan. Beliau selalu menganalisis setiap langkah perusahaan, mengembangkan semua inovasi ataupun  hal baru yang mungkin serta juga menjalankannya, mengajukan pertanyaan mengenai  apapun yang mungkin terjadi. Gaya manajemen nya menjadi legenda, beliau  menantang karyawan dengan ide – ide mereka untuk menjaga proses kreatif agar tetap berjalan.

Bill Gates dan Monopoli Microsoft

Bill Gates juga dikenal sebagai seorang kompetitor yang kejam. Pada saat itu  IBM mengembangkan sistem operasi mereka sendiri, yang disebut dengan  OS / 2, yang akan dipakai untuk menggantikan MS – DOS. Beliau  kemudian mendorong Windows untuk  meningkatkan fiturnya serta memperluas para penggunaannya. Pada tahun 1989, Microsoft memperkenalkan Microsoft Office, dengan  menggabungkan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Word dan juga  Excel ke dalam satu sistem yang kompatibel dengan semua produk dari  Microsoft. Namun , aplikasi tersebut  tidak kompatibel dengan OS / 2. Versi baru Windows pada saat itu berhasil terjual sekitar 100.000 kopi hanya dalam kurun waktu dua minggu yang mengakibatkan OS / 2 besutan IBM perlahan – lahan mengalami kemunduran.

Microsoft dapat  di katakan memonopoli penggunaan sistem operasi untuk PC. Federal Trade Commission mulai menyelidiki Microsoft karena  praktik pemasaran yang di anggap melanggar tersebut. Sepanjang tahun 1990an, Microsoft menghadapi serangkaian investigasi dari  Komisi Perdagangan Federal dan juga Departemen Kehakiman. Beberapa tuduhan menyebutkan bahwa Microsoft telah membuat kesepakatan rahasia dengan produsen komputer yang menginstal sistem operasi Windows pada komputer mereka. Tuduhan yang  lainnya adalah  bahwa Microsoft memaksa para  produsen komputer untuk menjual Microsoft Internet Explorer sebagai syarat untuk memakai sistem operasi Windows di komputer mereka.

Bill Gates Meninggalkan Microsoft

Pada tahun 2000, Bill Gates memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai CEO Microsoft. Beliau  kemudian menyerahkan jabatan CEOnya kepada Steve Ballmer. Bill Gates lebih memilih untuk  menjadi kepala arsitek perangkat lunak, meskipun beliau  tetap menjadi ketua dewan direksi. Pada tahun 2006 , beliau  mengumumkan bahwa dirinya akan mencurahkan lebih banyak waktunya pada  yayasan yang beliau  dirikan yang bernama Bill and Melinda Gates Foundation. Lalu beliau  mundur sebagai kepala arsitek perangkat lunak Microsoft pada tanggal 27 Juni 2008.

Februari 2014, Bill Gates mengundurkan diri sebagai ketua Microsoft dan kemudian  pindah ke posisi baru yaitu sebagai penasihat teknologi. CEO Microsoft pada saat itu  yakni Steve Ballmer di gantikan oleh Satya Nadella yang telah berusia 46 tahun.

Kehidupan Pribadi Bill Gates

Pada tanggal 1 Januari 1994, Bill Gates menikahi Melinda French di Hawaii. Melinda Gates ketika itu berusia 23 tahun yang bekerja sebagai manajer produk Microsoft yang bertemu dengan Bill Gates yang merupakan bosnya yang ketika  berumur 32 tahun. Melinda Gates diketahui adalah seorang wanita  sangat cerdas serta terorganisir. Pada tahun 1996, putri pertama mereka, yang bernama  Jennifer Katharine Gates lahir. Lalu  anak kedua mereka yang bernama Rory John Gates lahir pada tahun 1999. Disusul dengan anak ketiga mereka bernama Phoebe Adele Gates yang lahir   pada tahun 2002.

Kekayaan Bill Gates

Pada bulan Maret 1986, Bill Gates membuat Microsoft  dan melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering ( IPO ) dengan nilai sebesar  $ 21 perlembar saham. Hal terebut  kemudian menjadikan Bill Gates sebagai seorang jutawan di usia 31 tahun. Beliau mempunyai  45 persen saham perusahaan. Seiring dengan berjalannya  waktu, saham perusahaan Microsoft  terus meningkat. Pada tahun 1987, Bill Gates menjadi seorang miliarder muda saat  sahamnya mencapai $90,75 per saham.

Sejak saat itu, Bill Gates berada di urutan puncak orang terkaya di Amerika versi majalah Forbes. Pada tahun 1999, kekayaan Bill Gates mencapai  hingga $101 Miliar.  Selama beberapa tahun, Bill Gates selalu bertengger pada posisi pertama dalam daftar orang terkaya didunia sebelum digeser oleh Jeff Bezos, yaitu  pendiri situs Amazon pada tahun 2018. hal tersebut  dikarenakan kekayaan Bill Gates lebih banyak beliau sumbangkan untuk amal melalui Bill And Melinda Gates Foundation.

Di  tahun 2018, kekayaan yang dimiliki  Bill Gates ditaksir mencapai sebesar  92.4 milliar Dollar AS atau sekitar dengan 1.283 Triliun Rupiah menurut majalah Forbes.////

Baca Juga :

Categories
INDONESIA KISAH INSPIRATIF KONGLOMERAT MILYADER PEBISNIS SUKSES PENGUSAHA

Ini Dia, Biografi Bob Sadino – Pengusaha Sukses Dari Indonesia

Ini Dia, Biografi Bob Sadino – Pengusaha Sukses Dari Indonesia

Bob Sadino – Beliau mempunyai nama  lengkap Bob Sadino, yang lahir pada tanggal 9 Maret 1933 di Lampung dan wafat pada tanggal 1 Januari 2015 .  Beliau dikenal serta akrab di panggil dengan sebutan  “ Om Bob “ . Beliau merupakan  seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis pada  bidang pangan dan peternakan. Beliau  adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick.  Dalam banyak kesempatan, beliau kerap  terlihat menggunakan kemeja lengan pendek serta  celana pendek yang menjadi ciri khas beliau . Bob Sadino dilahirkan  dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Beliau  merupakan  anak bungsu dari lima bersaudara. Pada saat  orang tuanya meninggal dunia , Bob yang ketika masih berusia 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan milik keluarga nya karena saudara kandungnya yang lain sudah di anggap mempunyai kehidupan yang sudah   mapan.

Bob selanjutnya  menghabiskan sebagian edari hartanya untuk berkeliling dunia. Pada perjalanannya tersebut , beliau sempat  singgah di Belanda lalu  menetap disana selama kurang lebih 9 tahun. Di Belanda, beliau  bekerja di Djakarta Lylod yang berada di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Sewaktu  tinggal di Belanda tersebut, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya yaitu  Soelami Soejoed .

Di 1967, Bob dan keluarganya kembali ke Indonesia. Beliau  membawa serta 2 Mercedes miliknya, yang merupakan mobil  buatan tahun 1960an. Lalu salah satunya beliau  jual sebab  untuk membeli sebidang tanah di daerah  Kemang, Jakarta Selatan sementara itu  yang lain tetap beliau  simpan. Setelah beberapa lama tinggal serta  hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaan nya karena beliau  mempunyai  tekad dan keinginan untuk bekerja secara mandiri. Pekerjaan pertama yang di gelutinya  setelah keluar dari perusahaan , yaitu dengan  menyewakan mobil Mercedes milik beliau , dan beliau  sendiri yang menjadi supirnya. akan tetapi,  suatu ketika beliau  mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya tersebut  rusak parah.

Karena pada saat itu beliau tidak mempunyai uang untuk memperbaikinya, maka Bob beralih pekerjaan  dengan menjadi seorang tukang batu. Gajinya pada saat itu  hanyalah Rp.100 . beliaupun sempat mengalami depresi karena tekanan hidup yang sulit  yang dialaminya. Hingga pada suatu hari, temannya menyarankan Bob untuk memelihara ayam guna  melawan depresi yang dialaminya. Bobpun tertarik,  sewaktu  beternak ayam itulah timbul  inspirasi untuk  berwirausaha. Bob yang memperhatikan kehidupan ayam – ayam ternaknya. Beliaupun memperoleh  ilham, ayam saja mampu  berjuang untuk hidup, tentu saja manusia juga pasti  bisa.

Sebagai seorang  peternak ayam, Bob dan juga istrinya, setiap hari menjual beberapa kilogram telur. Hanya dalam tempo satu setengah tahun, beliau  dan istrinya sudah mempunyai  banyak langganan, terutama orang asing, karena mereka fasih dalam berbahasa Inggris. Bob beserta istrinya tinggal di kawasan Kemang, Jakarta, yangmana disana banyak terdapat orang asing menetap.

Tidak jarang  juga mereka kerap  di maki oleh pelanggan, bahkan babu orang asing sekalipun. akan tetatpi  mereka lebih mengaca pada diri sendiri, untuk memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari seorang yang memiliki  pribadi feodal menjadi pelayan. Sesudah  itu, lama kelamaan Bob yang memiliki berambut perak, menjadi pemilik tunggal dari  super market ( Pasar Swalayan ) Kem Chicks. Beliau  selalu tampil sederhana dengan hanya menggunakan  kemeja lengan pendek dan juga  celana pendek.

Bisnis pasar swalayan yang dimiliki Bob berkembang dengan  pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun – kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing yang ada di Indonesia. Sebab  itu beliau  juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah. Bob mempercayai bahwa setiap langkah sukses selalu di awali dengan kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak akan semudah yang dikira. beliau dan istrinya sering jungkir balik. Bagi beliau  uang bukanlah hal  yang nomor satu. Yang terpenting adalah  kemauan, komitmen, serta berani dalam mencari dan juga  menangkap peluang.

Keberhasilan dari seorang Bob Sadino  tidak terlepas dari ketidak tahuannya sehingga beliau  langsung terjun ke lapangan. Setelah mengalami  jatuh bangun, Bob trampil dan juga  menguasai bidangnya. Proses keberhasilan yang di raih  Bob berbeda dengan kelaziman, yang  semestinya dimulai dari ilmu, lalu  praktik, dan kemudian  menjadi trampil serta  profesional. Menurut Bob, kebanyakan orang memulai dari ilmu, berpikir serta  bertindak serba canggih, arogan, karena merasa mempunyai  ilmu yang melebihi orang lain. Sedangkan Bob selalu luwes terhadap para  pelanggan, mau mendengarkan saran dan juga  keluhan dari  pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati para pelanggan serta mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan dari  pelanggan akan menciptakan kepuasan bagi diri sendiri. Oleh Karena itu beliau  selalu berusaha melayani pelanggannya dengan  sebaik – baiknya. Bob menempatkan perusahaannya sebagai  sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks haruslah  saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya mempunyai  fungsi dan kekuatan.

Anak Guru

Beliau kembali ke tanah air pada  tahun 1967, setelah bertahun-tahun berada  di Eropa dengan pekerjaan terakhir yaitu  sebagai seorang karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan juga Hamburg, Bob yang merupakan  anak bungsu dari lima bersaudara, hanya memiliki satu tekad, yaitu bekerja mandiri. Ayahnya beliau , merupakan seorang pria Solo yang menjadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang, yang  meninggal dunia pada saat Bob berumur 19.

Modal yang beliau  bawa dari Eropa, yaitu dua mobil sedan Mercedes buatan tahun 1960an. Yang satu beliau  jual untuk membeli sebidang tanah di daerah Kemang, Jakarta Selatan. pada saat  itu, kawasan Kemang masih sepi, dan juga masih terhampar sawah serta  kebun. Sedangkan mobil yang satunya lagi di taksikan dengan  Bob sendiri sebagai supirnya.

Lalu ada Kem Food, yaitu pabrik pengolahan daging yang berada  di Pulogadung, dan juga sebuah ” Warung ” shaslik di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta. Catatan awal pada tahun 1985 menunjukkan, rata – rata per bulan perusahaan Bob berhasil  menjual 40 hingga 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan, serta 100 ton sayuran segar.

” Saya hidup dari fantasi ” kata Bob saat menggambarkan keberhasilan dari usahanya. Ayah dua anak ini kemudian memberikan  satu contoh  hasil fantasinya, yaitu dapat menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ” Di mana pun tidak ada orang yang  menjual kangkung dengan harga segitu ” kata Bob.

Om Bob, adalah  panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Bagi beliau , bidang yang ditekuni nya sekarang tidak ada habis – habisnya. Oleh karena itu beliau tidak ingin berkhayal yang macam – macam. Haji yang ber penampilan nyentrik ini, adalah merupakan penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat – saat yang paling indah bagi beliau adalah , saat shalat bersama dengan istri dan juga  dua anaknya.

Meninggal Dunia

Setelah beliau sempat dirawat selama dua bulan, pengusaha nyentrik Bob Sadino ini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta pada hari Senin ,  19 januari 2015 setelah sempat berjuang melawan penyakitnya yaitu infeksi saluran pernafasan kronis. Ketika itu Bob Sadino dikatakan sudah tidak sadar selama  2 – 3 minggu. Penyakitnya tersebut terkait dengan usianya yang sudah lanjut dan juga kondisinya yang semakin menurun setelah istrinya meninggal dunia pada Juli 2014.

Baca Juga :

Categories
KISAH INSPIRATIF KONGLOMERAT MILYADER

Biografi HM Fitno – Inilah Sosok Crazy Rich Pondok Indah Yang Rajin Bersedekah

Biografi HM Fitno – Inilah Sosok Crazy Rich Pondok Indah Yang Rajin Bersedekah

HM Fitno – Ada banyak sekali pengusaha muda di Indonesia, yang berhasil mempunyai  bisnis yang menggurita pada berbagai sektor. Salah satunya  adalah seorang pria yang berasal dari Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka. Pengusaha muda tersebut  bernama H Muhammad Fitno atau yang lebih dikenal sebagai  HM Fitno. Beliau adalah seorang pengusaha yang mengawali semuanya dari nol. Beliau  juga sangat suka bersedekah.

Biografi HM Fitno

Milyarder atau konglomerat atau juga  lebih dikenal sebagai Crazy Rich yang berasal dari  Pondok Indah ini dilahirkan  dengan nama lengkap Muhammad Fitno. Beliau dilahirkan di Pangkal Pinang  pada tanggal 19 November 1973  dan Besar di Kepulauan Bangka. Sebelum beliau memutuskan untuk merantau ke jakarta, sosok pria yang satu ini lahir serta besar di kepulauan bangka. Orang tuanya bukanlah berasal dari  orang yang  kaya raya. Beliau  mengawali  segala  usahanya dari ketekunan yang beliau di lakukan.

Pada tahun 1992 beliau  lulus dari SMAN 2 Pangkal Pinang, beliau  bercita – cita supaya  menjadi orang yang sukses. Hingga pada akhirnya beliau  memutuskan untuk merantau ke ibukota Jakarta.  HM Fitno  merantau ke jakarta hanya dengan bermodal kan uang  Rp.  50.000. sekitar pada  tahun 1995, uang 50 ribu tersebut masih dapat  di gunakan untuk modal perjalanan dari Bangka ke Jakarta. Beliau  bertekad untuk kerja sesuai dengan  bidangnya serta dapat  meraih kesuksesan di ibukota .

Karier Pertama Sebagai Telemarketing

Setelah sampai di Jakarta, beliau  mencoba untuk  mencari lowongan pekerjaan. Telah  ratusan walk interview yang beliau  datangi. Ketika  itu beliau mempunyai  latar belakang pendidikan telekomunikasi. Sehingga beliau  mencoba untuk mencari pekerjaan yang berhubungan dengan bidang tersebut. Setelah beliau sempat  berkali – kali di tolak, pada  akhirnya beliau memperoleh  pekerjaan pertama sebagai seorang telemarketing.

Setiap harinya beliau bertugas untuk  menawarkan produk pada  klien melalui telepon. Gaji pertama yang diterima oleh beliau  hanya sebesar  Rp. 600 ribu, akan tetapi beliau hanya bertahan selama dua bulan di pekerjaan telemarketing tersebut.

Bekerja di Turki

Perjalanan  karirnya memang tidak semudah yang bayangkan, bahkan Fitno pernah bekerja selama dua tahun di turki. Disana beliau  bekerja pada  sebuah penyedia telekomunikasi di turki yaitu Turkcell. Beliau  bekerja sebagai seorang tenaga ahli telekomunikasi. Terdapat  banyak hal yang beliau bisa  pelajari selama  disana, hingga pada  akhirnya selama dua tahun beliau  kembali ke indonesia.

Memilih Menjadi Pengusaha

Setelah merasa terlalu lama bekerja pada  bidang telekomunikasi, Fitno akhirnya memilih untuk menjadi seorang pengusaha, sepulang dari Turki beliau  mulai merintis usahanya,  usaha pertama beliau  masih berhubungan dengan bidang telekomunikasi. Beliau  mendirikan sebuah perusahaan yang  bernama PT MAC Sarana Djaya. Perusahaan tersebut menyediakan hosting netral pada  cakupan indoor telekomunikasi Indonesia. Perusahaan tersebut juga merupakan  sebagai pemasok solusi dari  sistem antena terdistribusi in – building dan juga  menyediakan layanan penyewaan DAS bagi  seluruh operator telekomunikasi di Indonesia.

Sejak saat itu fitno mulai memperluas usahanya, dengan membuat sebuah  hotel, yang masuk ke jaringan F Hotel. Hotelnya tersebut  telah  tersebar di berbagai daerah yang ada  di Indonesia. Disamping itu , beliau  juga berinvestasi pada  salah satu ecommerce yang  bernama ebaba yang diketahui merupakan ecommerce yang bergerak  pada bidang fashion muslim dan juga salah satu ecommerce yang terbesar yang ada  di Indonesia.

HM Fitno juga mulai membuka beberapa restoran yang di beri nama Kampoeng Bangka. Restorannya menyajikan berbagai jenis makanan khas Bangka. Lokasinya berada di Blok M jalan Panglima Polim No 102 Jakarta selatan.

 

Kaya Raya dan Rajin Sedekah

Terdapat satu  hal yang menarik dari sosok pengusaha muda yang berasal dari Bangka Belitung ini. Dibalik semua bisnisnya yang sukses, beliau merupakan  seorang yang dermawan. Beliau tidak terlena dengan kekayaan nya yang melimpah.  Beliau sering bersedekah kepada  orang yang membutuhkan. Beliau memberikan uang Rp 100.000 ke OB ( Office Boy ) setiap pagi dan juga berbagai amalan lainnya.

Baca Juga :

Categories
KISAH INSPIRATIF KONGLOMERAT MILYADER PEBISNIS SUKSES PENDIRI PERUSAHAAN PENGUSAHA

Biografi Chairul Tanjung, Dari  Penjual Buku Hingga Konglomerat Grup CT Corp

Biografi Chairul Tanjung, Dari  Penjual Buku Hingga Konglomerat Grup CT Corp

Chairul Tanjung – Beliau  di kenal sebagai seorang pengusaha dan juga sekaligus seorang  konglomerat asal Indonesia. Pemilik grup usaha CT Corp tersebut berhasil mengumpulkan  kekayaan yang menjadikan beliau  masuk ke dalam daftar 10 orang terkaya yang ada di Indonesia pada tahun 2018. Selain menjadi seorang pengusaha, nama beliau  juga terkenal ketika beliau ditunjuk sebagai Menteri Kordinator Perekonomian pada tahun 2014. Daftar Isi

Biodata Chairul Tanjung

Nama Lengkap : Chairul Tanjung
Tempat, tanggal lahir : Jakarta, 16 Juni 1962
Orangtua : Abdul Gafar Tanjung ( Ayah ) , Halimah ( Ibu )
Istri : Anita Ratnasari Tanjung
Anak : Putri Indahsari , Rahmat Dwiputra
Dikenal : Pendiri dan Pemilik CT Corp ( Trans Corp )
Kekayaan : 3.9 Billion USD atau 56.2 Triliun Rupiah ( Forbes 2018 )

 

Biografi Chairul Tanjung

Chairul Tanjung di lahirkan di Jakarta pada tanggal 16 Juni 1962. Ayahnya bernama Abdul Ghafar Tanjung yang berprofesi  sebagai seorang wartawan media cetak yang berupah kecil pada  masa orde lama,  sedangkan  ibu Chairul Tanjung bernama Halimah.

 

Riwayat Masa Kecil

Chairul Tanjung memiliki enam saudara. Chairul Tanjung menikah dengan seorang wanita yang bernama Anita Ratnasari Tanjung dan dari pernikahannya tersebut, beliau dikaruniai dua orang anak yang bernama Putri Indahsari Tanjung dan  Rahmat Dwiputra Tanjung.

Melalui  beberapa sumber yang mengulas tentang biografi serta  profil Chairul Tanjung di ketahui bahwa kedua orang tuanya hidup dengan kondisi finansial yang serba  kekurangan terlebih lagi pada saat koran tempat ayah Chairul Tanjung bekerja di tutup oleh pemerintahan orde baru. Kondisi tersebut membuat keluarga Chairul Tanjung selanjutnya  menjual rumah untuk memenuhi biaya hidup lalu  pindah ke losmen yang sempit. Meskipun begitu semangat belajar dari seorang  Chairul Tanjung tidak pernah padam karena beliau  tahu bahwa hanya pendidikanlah yang dapat  membantunya keluar dari masalah  ekonomi.

 

Riwayat Pendidikan

Awal pendidikannya dimulai dari sekolah di SD Van Lith Jakarta, dari situ kemudian beliau  kemudian masuk di SMP Van Lith. Selanjutnya Chairul Tanjung  bersekolah di SMA Negeri 1 Jakarta. Chairul Tanjung menyelesaikan sekolahnya disana  pada  tahun 1981 kemudian beliau  di terima kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia serta  menyelesaikannya pada tahun 1987. Kemudian beliau melanjutkan  kuliahnya pada  program magister di Institut Pendidikan dan Pembinaan Manajemen pada  tahun 1993.

 

Berjualan Alat Tulis Dan Peralatan Kedokteran

Pada saat di bangku kuliah  diketahui bahwa Chairul Tanjung diketahui bahwa , beliau  kemudian mulai terjun ke dunia bisnis agar dapat  membiayai kuliahnya. Yang pertama beliau  lakukan adalah dengan berjualan buku kuliah stensil , mendirikan jasa fotokopi di kampus hingga berjualan kaos . Selain itu, Chairul Tanjung juga sempat mendirikan sebuah  toko yang menyediakan berbagai peralatan kedokteran dan juga  laboratorium di kawasan senen, Jakarta Pusat akan tetapi usaha ini mengalami kebangkrutan.

Meskipun saat itu beliau harus kuliah sambil bekerja , akan tetapi hal tersebut , bukanlah hal yang mudah bagi Chairul Tanjung akan tetapi beliau  tetap bisa berprestasi di bangku kuliahnya. Terbukti dengan terpilihnya beliau sebagai mahasiswa teladan tingkat nasional pada tahun 1984 – 1985. Selesai dari Universitas Indonesia,  Chairul Tanjung  kemudian fokus dalam berbisnis.

Yang pertama beliau  lakukan adalah dengan membuka usaha bisnis ekspor sepatu anak dengan nama usaha PT Pariarti Shindutama pada tahun 1987 bersama dengan tiga orang temannya. Modal mereka ketika itu  sebesar 150 juta yang mereka pinjam dari bank Exim. Bersama denagn tiga orang temannya, Chairul Tanjung mendapatkan pesanan sepatu dari Italia sebanyak 160 ribu pasang sepatu. Akan tetapi  ketika  itu Chairul Tanjung kemudian memilih untuk keluar dari PT Pariarti Shindutama tersebut karena ada perbedaan visi dan misi.

 

Mendirikan Para Group

Setelah keluar dari sana, Kemudian  Chairul Tanjung  mencoba membangun usahanya  sendiri yang diberi nama Para Group pada tahun 1987. Para Group adalah sebuah  perusahaan konglomerasi yang merupakan cikal bakal dari CT Corp di bawah kepemimpinan Chairul Tanjung. Modal jaringan yang luas menjadikan bisnis Para Group dengan cepat  dapat berkembang. Terbukti pada tahun 1996, Chairul Tanjung melalui grup usaha Para Group membeli kepemilikan Bank Karman serta  kemudian mengubah namanya menjadi Bank Mega pada tahun 1997.

Selain  itu Chairul Tanjung juga berhasil mengembangkan bisnis pertokoan melalui Bandung Supermall. kepiawaiannya dalam berbisnis juga di tunjukan oleh Chairul Tanjung saat  beliau  mengakuisisi Bank Tugu kemudian beliau  ubah namanya menjadi Bank Mega Syariah Indonesia.

Meskipun pada  saat itu kondisinya tidak terlalu menguntungkan. Namun perlahan – lahan beliau  kemudian berhasil memperbaiki serta  mengembangkan Bank Mega. Beberapa tahun kemudian, yaitu tepatnya pada tanggal 28 Maret 2001 Bank Mega akhirnya berhasil melakukan sebuah penawaran saham perdana pada BEJ ( Bursa Efek Jakarta ) dengan harga 1.125 perlembar saham. Dalam dua tahun, Bank Mega kemudian menjadi tulang punggung untuk  Para Group dengan kontribusi sumber dana sekitar 40 %.

 

Mendirikan Trans TV

Selain pada sektor keuangan, Para Group milik Chairul Tanjung juga berbisnis pada  sektor media, hal tersebut dapat di lihat dengan kepemilikan Trans TV.  Menurut Chairul Tanjung, untuk menjadi seorang pengusaha tidak hanya harus pandai dalam bekerja keras akan tetapi  juga harus bisa meramalkan masa depan. Di bawah bendera Para Group, Chairul Tanjung berhasil mengembangkan bisnisnya yang kemudian tersebar di berbagai bidang usaha seperti perbankan, asuransi dan  pembiayaan . Selain itu Para Group juga mengembangkan usaha pada bidang Properti dan  investasi serta  juga pada bidang penyiaran dan multimedia. Keberhasilan nya dalam berbisnis di berbagai bidang membuat Para Group milik Chairul Tanjung menjadi salah satu perusahaan konglomerasi yang terbesar yang berada  di Indonesia. Menurut Chairul Tanjung seorang pengusaha harus mempunyai sifat pantang menyerah serta  memiliki target yang jelas meskipun sedang berada dalam kondisi yang sulit. Hal tersebut  dapat dilihat saat  Chairul Tanjung di hadapkan pada krisis di tahun 1998 yangmana saat itu banyak pengusaha yang  memindahkan investasi mereka ke singapura sementara Chairul Tanjung tetap bertahan dengan mengelola Bank Mega dengan maksimal. Terbukti pada saat  Bank tersebut mampu memberikan pinjaman kepada  bank lain di tengah lesunya Perekonomian  Indonesia. Seperti yang di lakukan oleh Chairul Tanjung terhadap Bank BCA milik Salim Group yang di pimpin  oleh Soedono Salim yang saat itu hampir kolaps atau bangkrut dengan memberikan pinjaman sekitar 1,3 triliun.

Dari peristiwa tersebut, Chairul Tanjung dan juga  Soedono Salim kemudian akrab serta  bekerja sama dalam mengelola beberapa proyek di Batam dan juga  di Singapura. Beliau  juga bermitra dengan Sinar Mas Group milik Eka Tjipta Widjaja pada sektor asuransi.

 

Kekayaan Chairul Tanjung

Dengan begitu banyaknya  bisnis Chairul Tanjung melalui Para Group membuat beliau berhasil  masuk dalam daftar orang terkaya. Pada  tahun 2017, Kekayaan Chairul Tanjung ditaksir mencapai  sebesar $4,9 Miliar Dollar atau sekitar 65.3 triliun rupiah. Kekayaannya tersebut membuat Chairul Tanjung masuk ke dalam daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes pada tahun 2017 yang menduduki  di posisi ke 6 serta  urutan ke 286 daftar orang terkaya di dunia.

 

Menjadi Menko Perekonomian Indonesia

Di bulan Desember, Chairul Tanjung kemudian mengubah nama induk usahanya  tersebut dari Para Group menjadi CT Corp. Pada tahun 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian. Beliau  juga merupakan guru besar di Universitas Airlangga. Selain itu Chairul juga  turut aktif pada  bidang olahraga sebagai ketua umum PBSI serta  juga aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan dimana hampir sebagian besar waktu beliau  habiskan pada bidang tersebut selain mengelola bisnisnya melalui CT Corp.

 

 

 

Demikianlah  informasi mengenai profil, biodata serta  biografi Chairul Tanjung, salah satu sosok sukses yang di kenal sebagai seorang  konglomerat besar di Indonesia. Semoga artikel ini dapat  menjadi inspirasi bagi seluruh para pembaca untuk terus berusaha dalam mengembangkan usahanya.

 

Baca Juga :

 

 

 

Categories
KISAH INSPIRATIF MILYADER MOTIVATOR PEBISNIS SUKSES PENDIRI PERUSAHAAN PENGUSAHA

Biografi Jack Ma – Orang Terkaya di China Dan Pendiri Alibaba.com

Biografi Jack Ma – Orang Terkaya di China Dan Pendiri Alibaba.com

Jack Ma – Kata From zero to hero, mungkin ungkapan tersebut sangat   tepat di sematkan untuk Jack Ma karena hanya butuh waktu semalam, ia ditakdirkan  menjadi orang terkaya nomor satu di Negeri Tirai Bambu yaitu  China. Jack ma dulunya hanyalah seorang guru bahasa inggris di negeri tirai bambu tersebut,  kemudian ia berhasil berubah menjadi seorang miliarder nomor satu di negara tersebut serta masuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia urutan 26 berkat kerja keras dan usahanya yaitu Alibaba.com yang sukses dalam penawaran saham perdana atau IPO ( Initial Public Offering ) pertama yang berhasil membawanya menjadi orang kaya baru.

Sebelum mendirikan bisnisnya tersebut  yaitu Alibaba.com , founder atau CEO dari alibaba.com ini dahulunya hanyalah merupakan  seorang guru bahasa inggris. Yangmana ketika  sebelum menjadi seorang guru, ia telah  puluhan kali mendaftar pekerjaan akan tetapi  selalu di tolak, ia mendaftar menjadi karyawan di KFC, akan tetapi  dari 24 orang yang mandaftar hanya 23 saja yang diterima, dimana ialah satu – satunya orang  yang tidak diterima.

Bahkan 30 perusahaan yang  ia lamar , akan tetapi  semua perusahaan tersebut menolak lamaran nya hal itulah yang membuat ia berubah haluan dengan  menjadi seorang guru bahasa inggris di karenakan selain bahasa mandarin ia juga fasih dalam bahasa inggris.

Kehidupan Jack Ma Pendiri Alibaba.com

Jack Ma atau yang mempunyai nama lengkap  Ma Yun lahir di kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China pada tanggal 15 Oktober 1964. Jack Ma tumbuh pada lingkungan penduduk yang sederhana di kota Hangzhou pada 1980an. Ketika  itu, China baru membuka diri terhadap bangsa barat. Semasa hidupnya, dia harus berhadapan dengan berbagai masalah. Jack Ma ditolak di setiap sekolah, yang merupakan tempat dia ingin belajar. Bahkan sejak sekolah dasar, dia sudah menerima penolakan karena ujian matematika nya yang tidak begitu baik. Namun Jack Ma bertahan serta melaluinya. Sejak usia 12 tahun hingga 20 tahun, dia mengendarai sepedanya selama 40 menit ke hotel di mana disana  dia bisa  belajar bahasa Inggris.

Delapan tahun bergaul bersama banyak turis asing benar – benar dapat mengubah cara pandangnya mengenai kehidupan. Jack Ma merasa kalau dirinya berpikir lebih global di bandingkan kebanyakan penduduk China yang lain. Apa yang telah di ceritakan oleh para turis sangat berbeda dengan semua yang dipelajari Jack Ma dari para guru serta  buku di sekolah. Jack Ma pertama kali menggunakan internet pada tahun 1995 ketika  dia mencari kata “ Beer “ dan “ China “. Namun ketika ? itu, Ma tidak menemukan hasil pencarian yang dia harapkan melalui internet. Berbekal dengan rasa penasaran, dia lalu menciptakan laman website untuk jasa terjemahan bahasa China bersama  seorang teman. Hanya dalam beberapa jam saja, dia menerima banyak surat elektronik ( e- mail ) yang cukup membantunya untuk membangun situs tersebut.

Mendirikan Alibaba.com

Hal tersebutlah yang kemudian menjadi faktor pemicu berdiri nya Alibaba Group empat tahun kemudian. Sekarang , alibaba merupakan retailer online terbesar yang berada di China dan berada di posisi kedua dunia setelah Wal – Mart. Jack Ma  bahkan mengawali karirnya hanya sebagai seorang guru bahasa Inggris. Meskipun demikian, perannya di Alibaba selalu menempati posisi yang  strategis utama.

Situs pertamanya,  yaitu Alibaba.com, adalah tempat pertama yang menghubungkan para eksportir China dengan para pembeli yang berasal dari luar negeri. Perusahaannya juga mampu dengan cepat menarik para investor. Berkat kegigihan dan kemampuannya, dua situs Alibaba, Taobao Marketplace dan Tmall.com, kini telah  mendominasi sistem portal pengiriman China. Tanpa adanya bekal pengetahuan sedikitpun pada bidang teknologi dan juga komputerisasi, Jack Ma ternyata mampu menjadi seorang pendiri retailer online terbesar di China, yaitu Alibaba Group. Berkat bisnisnya tersebutlah, mantan guru bahasa Inggris ini berhasil meraih  sukses dan menjadi salah satu miliarder terkaya di dunia.

Banyak pengusaha yang menjulukinya sebagai “ Crazy Jack “  karena ide – ide bisnis yang super gila dan fantastis yang dilontarkan nya. Tidak ada satupun yang yakin, bahwa  Jack ma  dapat mewujudkan seluruh ide bisnisnya tersebut. Dibandingkan berbicara soal kehebatan perusahaan, dia lebih senang membahas bagaimana Alibaba dapat membantu banyak konsumennya, menciptakan lapangan kerja dan juga melayani masyarakat. Di Amerika Serikat, Jack Ma menemukan mimpinya. Dia berkunjung ke Sillicon Valley dan melihat banyak mobil yang lalu lalang serta bangunan-bangunan yang  super megah. Di situlah Jack Ma menemukan semangat juang nya untuk menjadi seorang pria yang sukses.

IPO Alibaba.com Dan Menjadi Milyarder Nomor Satu di China

Pada bulan Agustus 2014, Jack Ma sebenarnya sudah menyandang gelar sebagai miliarder terkaya di Negara China. Pada saat  itu, harta kekayaan Jack  Ma diprediksi akan meroket ketika  Alibaba melepas saham perdana nya di Amerika Serikat . Benar saja, IPO yang digelar Alibaba pada  bursa saham New York berhasil mencetak angka yang fantastis serta mencetak rekor dunia. Karena  nilai saham yang melonjak hingga 38 persen, harta kekayaan Jack Ma kini bertambah hingga menjadi US$ 26,5 miliar. Dia menjadi orang terkaya di China sekaligus menempati posisi ke- 23 di jajaran miliarder dunia.Beberapa miliarder lain mengatakan bahwa  itu baru permulaan, harga saham Alibaba masih akan terus melesat serta  mengucurkan pundi – pundi keuangan lebih banyak ke kantong Jack Ma. Semangat di dalam diri Jack Ma, telah mengubah pria muda yang ditolak sekolah dan juga puluhan perusahaan menjadi salah satu seorang miliarder terkaya di dunia.

Baca Juga :

Categories
INDONESIA KISAH INSPIRATIF MILYADER PENDIRI PERUSAHAAN PENGUSAHA TOKOH INDONESIA Uncategorized

Biografi dan Profil Hotman Paris Hutapea  – Pengacara Kondang di Indonesia

Biografi dan Profil Hotman Paris Hutapea  – Pengacara Kondang di Indonesia

Hotman Paris Hutapea – Beliau dikenal sebagai salah satu pengacara kondang yang ada di Indonesia. Berbagai julukan menempel dalam diri Hotman Paris Hutapea sebagai seorang pengacara. Ia biasa di juluki sebagai Pengacara 30 Miliar, Celebrity Lawyer, maupun Raja Pailit. Hotman Paris Hutapea di kenal sebagai seorang pengacara yang kehidupannya penuh dengan kemewahan serta glamour . kemewahan tersebut ia peroleh dari hasil kerja kerasnya sebagai seorang pengacara selama bertahun-tahun.

 

Biodata Hotman Paris Hutapea

Nama : Hotman Paris Hutapea
Tempat, Tanggal Lahir : Tapanuli , Sumatera Utara , 20 Oktober 1959
Orangtua : Binahar Hutapea ( Ayah ), Rusmina Tiobinur ( Ibu )
Istri : Agustianne Marbun
Anak : Frank Alexander Hutapea, Fritz Hutapea, Felicia Putri Parisienne Hutape
Profesi : Pengacara

 

Biografi Dan Profil Hotamn Paris Hutapea

Hotman Paris Hutapea di lahirkan pada 20 Oktober 1959 di sebuah kampong yang benama Laguboti di wilayah Tapanuli , Sumatera Utara.

Mengenai keluarga Hotman Paris Hutapea , diketahui dari hasil pernikahannya dengan Agustianne Marbun, Hotman Paris mempunyai tiga orang anak yang bernama Frank Alexander Hutapea, Fritz Hutapea, Felicia Putri Parisienne Hutapea. Ketiganya mengikuti jejak Hotman Paris dengan kuliah di bidang Ilmu Hukum di London, Inggris.

Masa Kecil

Hotman Paris mempunyai 10 orang saudara . ayahnya mempunyai usaha angkutan bus sehingga ia mampu dalam menyekolahkan 10 anaknya . masa kecil Hotman Paris dilalui dengan penuh kedisiplinan . ia telah terbiasa memasak , membersihkan rumah hingga membantu orang tuanya dengan bekerja di sawah. Ayahnya juga mengajarkan Hotman Paris beserta para saudaranya yang lain agar hidup dengan menghargai uang serta harus bekerja keras. Hal tersebutlah yang membuat anak-anaknya menjadi pribadi yang lebih tangguh di kemudian hari. Setamat SMA Hotman Paris Hutapea melanjutkan pendidikannya di Universitas Katolik Parahyangan , pada awalnya Hotman Paris ingin masuk ke ITB Bandung akan tetapi ia tidak lulus seleksi masuk.

 

Kuliah di Fakulatas Hukum

Hotman Paris kemudian memilih untuk masuk Fakultas Hukum di Universitas Katolik Parahyangan , d kampus tersebut pula ia bertemu dengan sang istri Agustianne Marbun yang ketika itu merupakan kakak tingkatnya.

Hotman Paris tidak pernah berpikir untuk kuliah di Fakultas Hukum . Hotman Paris beranggapan bahwa jurusan tersebut hanyalah jurusan untuk orang buangan . karena menurutnya pada saat itu lulusan Fakultas Hukum lebih banyak yang menjadi pengangguran. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu , Hotman Paris mulai menikmati kuliahnya. Ia bahkan dapat  menyelesaikan kuliahnya dalam jangka waktu 3,5 tahun.

 

Hampir Bunuh Diri

Setelah tamat , Hotman Paris di terima dan bekerja di Kantor Pengacara OC Kaligis pada tahun 1982. Pada saat itu ia hanya menerima gaji sekitar 182 ribu perbulan. Tidak lama bekerja di Kantor Pengacara OC Kaligis , Hotman paris kemudian pindah bekerja di kantor Pengacara Adnan Buyung.

Setelah sekitar tiga bulan bekerja di kantor tersebut , Hotman Paris di terima bekerja di Bank Indonesia tanpa melalui tes atas tawaran dari Prof. Subekti. Di sisi lain ia meninggalkan kesempatan untuk bekerja lebih lama di Kantor Pengacara Adnan Buyung.

Dalam biografi Hotman Paris diketahui bahwa ia hampir bunuh diri dengan menenggak racun karena ia frustasi bekerja di Bank Indonesia seperti yang telah di lansir oleh Tribunnews.com. ia akhirnya lebih memilih untuk mengakhiri karirnya di Bank Indonesia pada tahun 1982.

Hotman Paris kembali melamar pekerjaan  di berbagai kantor pengacara ternama  yang ada di Indonesia. Ketika itu Hotman Paris di terima bekerja di Kantor Pengacara Makarim & Tiara, kantor tersebut merupakan salah satu kantor pengacara yang ternama yang ada di Jakarta yang di kelola oleh Nono Anwar Makarim yang tak lain adalah ayah dari pendiri Gojek yaitu Nadiem Makarim. Setelah itu kemudian ia ke Australia dan magang di sebuah kantor pengacara , disana ia juga menyelesaikan pendidikan master ilmu hukumnya di University of Technology Sidney , Australia pada tahun 1990.

Ketika di Australia ia berada dari tahun 1987 hingga 1988 , Hotman Paris bekerja di kantor pengacara Free Hill Hollkingdale & Page , Sidney , disana ia banyak menangani kasus , hal tersebut yang membuat ia mempunyai banyak pengalaman.

 

Membuka Kantor Pengacara Hotman Paris Hutapea & Partners

Setelah kembali ke Indonesia, pada tahun 1999 Hotman Paris membuka kantor hukum sendiri yang bernama Hotman Paris Hutapea & Partners yang berada di wilayah Kelapa Gading. Hotman Paris Hutapea sudah menangani banyak kasus hukum. Dari kasus bvesar yang melibatkan perusahaan hingga kasus kecil seperti percerain ataupun kasus remeh kecil lainnya.

Klien-klien yang menggunakan jasanya terdiri atas pengusaha,artis hingga pejabat yang menggunakan jasa Hotman Paris sebagai pengacara. Hal tersebut wajar apabila Hotman Paris dapat di katakan sebagai salah satu pengacara kondang dengan bayaran termahal , bahkan ia pernah menerima bayaran sekitar 160 miliar untuk menangani kasus sebuah perusahaan.

 

Pengacara Dengan Bayaran Termahal

Selain klien yang berasal dari dalam negeri Hotman Paris juga biasa menerima klien yang berasal dari luar negeri serta menangani kasus-kasus internasional. Tidak heran dengan bayaran yang mahal tersebut membuat Hotman Paris hidup dengan kemewahan dan glamor.

Kemewahan baginya adalah hasil dari kerja keras serta kedisiplinan yang ia terapkan dalam menggeluti pekerjaannya sebagai seorang pengacara. Hotman Paris terbiasa bangun subuh hari kemudian mulai bekerja , hal tersebut ia lakukan setiap harinya.

Dari Majalah HWA , Hotman Paris mendapatkan julukan sebagai Celebrity Lawyers, The Most Dangerous Lawyer. Bahkan majalah Australia menjulukinya sebagai blink blink Lawyer. Julukan tersebut sepertinya memang cocok di berikan untuk Hotman Paris Hutapea . Kemewahannya dapat dilihat dari penampilan Hotman Paris sebagai seorang pengacara.

 

Berbisnis Properti

Dalam biografi Hotman Paris diketahui bahwa ia tidak hanya bergantung pada profesi jasa pengacara saja. Hotman Paris juga berkecimpung dalam dunia bisnis property sejak lama yang menjadi salah satu sumber kekayaan Hotman Paris Hutapea.

Diketahui bahwa Hotman Paris mempunyai ratusan ruko serta beberapa hotel yang tersebar di Jakarta dan juga Bali yang ia sewakan. Sehingga membuat pundi-pundi kekayaannya terus bertambah , selain itu ia juga menjadi pembawa acara di sebuah acara TV yang berjudul Hotman Paris Show.

 

So, demikian Biografi dan Profil dari pengacara kondang Indonesia Hotman Paris Hutapea, semoga bermanfaat.

Baca Juga :