Categories
ENTERPRENEUR KISAH INSPIRATIF PEBISNIS SUKSES PENDIRI PERUSAHAAN

Biografi Chris Feng – CEO Shopee

Biografi : Chris Feng – CEO Shopee

Shopee adalah  perusahaan e-commerce yang berada di bawah naungan Garena ( berubah nama menjadi SEA Group ), yang merupakan perusahaan internet di Asia Tenggara. Menjalankan bisnis C2C mobilemarketplace, Shopee resmi diperkenalkan di Singapura pada tahun 2015 yang di ikuti dengan negara Malaysia, Filipina, Taiwan, Thailand, Vietnam, dan juga Indonesia.

Mengusung visi ” Menjadi C2C Mobile Market place Nomor 1 di Asia Tenggara “, Shopee yang berada di bawah naungan CEO, Chris Feng, yaitu seorang pria lulusan terbaik dari Universitas Nasional Singapura  yang memungkinkan bagi para penggunanya untuk membeli atau menjual barang dengan melalui aplikasi  yang tersedia di platform iOS dan Android.

Chris Feng adalah Chief Executive Officer Shopee. Chris mempunyai rekam jejak yang mapan di sektor e – commerce, media, serta teknologi. Sebelum fokus penuh di Shopee, Chris memulai dan juga mengelola divisi bisnis game seluler Garena selama sekitar 2 tahun. Sebelum itu, Chris menghabiskan lebih dari tiga tahun dengan Rocket Internet, mengambil peran sebagai Direktur Pelaksana Regional Zalora Asia Tenggara, serta Direktur Pelaksana Wilayah dan Chief Purchasing Officer Lazada Asia Tenggara. Sebelumnya, beliau  menghabiskan tujuh tahun di Mc Kinsey dan berbasis di Frankfurt, Kopenhagen, dan Singapura. Dengan beasiswa penuh yang berasal dari pemerintah Singapura, Chris lulus dengan First Class Honours dari National University of Singapore ( Sekolah Komputasi ), serta belajar Ilmu Manajemen dan Teknik di Universitas Stanford.

Chris sudah secara teratur diundang untuk berbicara di beberapa konferensi teknologi dan e-commerceyang terkenal di Jakarta, termasuk Indonesia E – Commerce Summit dan Expo ( IESE ) dan Tech in Asia Jakarta tahun 2016. Dalam konferensi Tech in Asia Jakarta 2016 baru – baru ini, Chris dipercaya untuk berbicara dengan tema “ E – Commerce yang Berkembang di Indonesia ”, dimana beliau  menjelaskan pandangannya mengenai perkembangan industri e-commerce di Indonesia. Menurut beliau, pasar e – commerce di negara ini masih terus berkembang serta juga  belum mencapai titik jenuh. Pengguna semakin pintar, karena mereka menjelajahi opsi belanja online baru untuk menyesuaikan kebiasaan mereka, yang serba cepat, komunikatif, dan juga dipenuhi dengan DNA sosial yang kuat.

Pasar e – commerce di Indonesia kini  semakin marak dengan terus bermunculannya marketplace. Tidak heran apabila market place asal Singapura, Shopee tidak ingin ketinggalan merebut pasar di Indonesia. Bagi seorang  CEO Shopee, Chris Feng, Indonesia adalah pasar potensial dengan penduduk yang mencapai 250 juta. Disamping itu, penetrasi internet di Tanah Air semakin tinggi dengan lebih dari 80 juta pengguna internet. Tentu saja hal ini merupakan pasar yang menggiurkan bagi Shopee yang telah diluncurkan sejak tahun lalu.

Chris Feng berfikir bahwa Indonesia adalah pasar yang besar dan berkembang, khususnya di kalangan anak muda. Oleh sebab itu beliau fokus pada segmen anak muda. Apalagi pertumbuhan kelas menengah di Indonesia juga cukup menjanjikan. Saat  ini juga merupakan waktu yang tepat bagi e – commerce untuk bermain di pasar yang besar ini. Terlebih lagi saat ini banyak anak muda yang menggunakan perangkat mobile dibandingkan  desktop. Mereka dapat  melakukan jual beli melalui perangkat yang ada. Kedepannya beliau akan memperbaiki aplikasi serta menghadirkan tools yang memudahkan penjual  untuk mengelola barang. Satu hal yang perlu di ingat, kontribusi Indonesia mencapai 20 – 30% dari total market Shopee.

Baca Juga :

Categories
KISAH INSPIRATIF KONGLOMERAT PEBISNIS SUKSES PENDIRI PERUSAHAAN PENGUSAHA

Profil Prajogo Pangestu-Dari Supir Angkot Hingga Konglomerat 

Profil Prajogo Pangestu – Dari Supir Angkot Hingga Konglomerat

Nama Lengkap : Prajogo Pangestu
Tempat , tanggal lahir : Sambas , Kalimantan Barat , 13 Mei 1944
Profesi : Pengusaha
Istri : Herlina Tjandinegara
Anak : Nancy, Agus Salim
Karier :
  • Pendiri Pabrik Chandra Asri di Cilegon, Banten, 1990
  • Pendiri Bank Andromeda, 1990
  • Presiden PT Chandra Asri, 1990 – 1999
  • Presiden Komisaris PT Tripolyta Indonesia Tbk
  • Presiden Komisaris PT Chandra Asri Petrochemical Center
  • Wakil Presiden Komisaris PT Tanjungenim Lestari Pulp & Paper
  • Presiden Komisaris PT Barito Pacific Timber, Tbk, sejak 1993
  • Komisaris PT Astra International, 1993 – 1998
  • Pendiri sebuah Hotel di Pulau Sentosa, Singapura, 1991
  • Pendiri PT Musi Hutan Persada, 1991
  • Pendiri PT Barito Pacific Lumber, 1977
  • General Manager Pabrik Plywood Nusantara,Gresik, Jawa Timur, 1975
  • Pegawai di PT Djajanti Group, 1969 – 1976.

Pendiri Barito Group ini mengawali kariernya dari mulai  dari seorang sopir angkot. Jatuh bangun, beliau  rasakan. Puncaknya, Sang Raja Kayu Prajogo Pangestu pernah masuk salah satu orang kaya Indonesia.

Prajogo Pangestu lahir dengan nama Phang Djoem Phen di Sambas, Kalimantan Barat, pada tahun 1944. Terlahir dari keluarga yang  miskin mengharuskan  seorang Prajogo hanya menamatkan sekolahnya hingga tingkat menengah pertama.

Untuk mengubah nasib, Parajogo merantau ke Jakarta. Akan tetapi ,  beliau  tidak terlalu beruntung tinggal di ibu kota Indonesia karena tidak kunjung memperoleh  pekerjaan. Oleh sebab itu,  beliau akhirnya  memutuskan kembali ke Kalimantan dan bekerja menjadi  seorang sopir angkutan umum.

Ketika  menjadi pengemudi, pada tahun 60- an, Prajogo mengenal pengusaha kayu asal Malaysia yang bernama Bong Sun On alias Burhan Uray. Pada tahun 1969 beliau  bergabung dengan Burhan Uray di PT Djajanti Group. Berkat kerja kerasnya, tujuh tahun kemudian Burhan memberikan jabatan General Manager ( GM ) Pabrik Plywood Nusantara di Gresik, Jawa Timur kepada Prajogo.

Akan tetapi , Prajogo menjadi GM di pabrik Plywood hanya setahun dan keluar untuk memulai bisnis sendiri dengan membeli CV Pacific Lumber Coy, yang pada saat  itu sedang mengalami kesulitan keuangan. Prajogo membayarnya dengan uang pinjaman Bank BRI dan beliau  lunasi hanya dalam setahun.

Dalam perjalanannya, Prajogo mengganti nama Pacific Lumber menjadi PT Barito Pacific. Selanjutnya  bisnisnya terus meningkat hingga bekerja sama juga dengan anak – anak Presiden Soeharto dan pengusaha yang  lainnya demi memperlebar bisnisnya. Bahkan Prajogo Pangestu menduduki peringkat ke – 40 orang terkaya Indonesia.

Pada era Presiden Soeharto, Prajogo termasuk salah satu konglomerat ternama yang dimiliki Indonesia. Bisnisnya dengan bendera Barito Group berkembang luas dibidang  petrokimia, minyak sawit mentah, properti, perkayuan. Saat ini  Barito Group dipegang generasi anaknya, Agus Salim Pangestu.

Baca Juga :

Categories
INDONESIA KISAH INSPIRATIF KONGLOMERAT PEBISNIS SUKSES PENDIRI PERUSAHAAN

Biografi : Michael Bambang Hartono – Pemilik PT Djarum

Biografi : Michael Bambang Hartono – Pemilik PT Djarum

PT Djarum adalah salah satu perusahaan besar milik keluarga Hartono yang memproduksi rokok. PT Djarum Indonesia dimiliki oleh dua orang bersaudara yang  bernama Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono. Michael Bambang Hartono adalah  orang terkaya di Indonesia nomor dua setelah saudaranya, Robert Budi Hartono. Kekayaannya ini berasal dari kepemilikan sahamnya di PT Djarum serta beliau  juga merupakan salah satu pemilik Bank BCA.

Biografi Michael Bambang Hartono Salah satu orang terkaya di Indonesia, Michael Hartono memiliki  nama lengkap Michael Bambang Hartono. Beliau adalah  keturunan Cina yang lahir dengan nama Oei Hwie Siang. Michael Hartono lahir di Kudus, pada tanggal 2 Oktober 1939. Ayah beliau  bernama Oei Wie Gwan yang merupakan pemilik  dari pabrik rokok dan ibunya bernama Tjurahaju. Beliau memiliki  saudara  yang bernama Robert Budi Hartono yang merupakan orang terkaya nomor satu di Indonesia. Michael Hartono menempuh pendidikan formal di Universitas Diponegoro selama empat tahun yang terhitung sejak tahun 1959 – 1963.

Karir di PT Djarum

Karir beliau berlanjut di dunia bisnis, sebagai seorang  Direktur PT Djarum. Michael Hartono bersama kedua saudaranya merintis usaha yang diwariskan oleh  ayah mereka. Sebagai salah satu pewaris sebuah perusahaan besar, Michael bekerja keras  dalam mengelola serta  mengembangkan perusahaan tersebut.

Kerajaan bisnis Group Djarum semakin berjaya dan mampu meraup pangsa pasar yang menjanjikan. Produk rokok Djarum laku keras di pasar, hingga mencapai 20% dari 240 milyar batang rokok per tahun dari total produksi nasional. Semua itu  berhasil diraih karena kemampuan Djarum dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam profil Michael Hartono dijelaskan bahwa beliau merupakan  pengelola PT Djarum dengan keberhasilan optimal. Usaha tersebut di mulai sejak  tahun 1951, ketika ayah mereka, Oei Wie Gwan, membeli usaha kecil dibidang kretek  yang bernama Djarum Gramophon.

Nama tersebut diganti menjadi Djarum. Perjalanan Djarum terhambat dengan peristiwa kebakaran yang terjadi pada tahun 1963, yang hampir memusnahkan perusahaan. Rintangan tersebut justru menjadi titik balik Djarum yang berjaya setelahnya.

Inovasi Oleh Michael Bambang Hartono

Kebangkitan tersebut dilakukan dengan memodernisasikan peralatan produksinya sesuai dengan perkembangan teknologi, sehingga meningkatkan produktivitas dan perolehan penjualan. Pasar ekspor mulai dirambah Djarum pada tahun 1972.

Inovasi produk perusahaan terdapat dalam dua jenis, yaitu Sigaret Kretek Tangan ( SKT ) dan Sigaret Kretek Mesin ( SKM ). Produk SKT adalah Djarum 76 dan Djarum 12, sedangkan produk SKM adalah Djarum Super, La Lights, Djarum Mezzo, Djarum Black. Bahan baku yang dipakai memiliki kualitas yang baik dan berasal dari dalam negeri. Tembakau berasal dari Weleri, Muntilan, Temanggung, Jember, Lombok, Madura, Bojonegoro, dan Mranggen. Cengkehnya berasal dari Aceh, Jawa, Bali, Ambon, Manado, dan lain  sebagainya. Selain inovasi produk, Djarum melakukan inovasi bisnis di bidang properti, perhotelan, perbankan, dan  juga agribisnis. Michael Hartono juga membuka bisnis properti dengan anak perusahaannya,  yaitu PT CKBI.

Pemilik Bank BCA

Djarum melakukan peremajaan pada Hotel Indonesia dan Inna Wisata. Djarum membeli saham milik PT BCA sebanyak 50.24 % dan  menjadikan Michael Bambang Hartono dan saudaranya, Robert Budi Hartono sebagai pemilik Bank BCA. Disamping  itu, Saham Farindo juga dimiliki sebesar 10 %. Kiprah Michael Hartono bersaudara dalam sektor agribisnis terlihat dengan memiliki bisnis kelapa sawit dan kilang pengolahan. Michael Hartono adalah seorang pebisnis yang handal. Inovasi manajerialnya sangat optimal. Sikapnya yang pantang menyerah menjadi poin plus untuk terus mengembangkan bisnis hingga tercapai kesuksesan besar seperti saat ini.

Orang Terkaya di Indonesia

Bersama dengan saudaranya Robert Budi Hartono, Michael Hartono di tasbihkan menjadi orang terkaya di Indonesia nomor dua setelah saudaranya, Budi Hartono. Di dunia, Michael Bambang Hartono menempati posisi 75 dalam daftar orang terkaya di dunia. Michael Bambang Hartono diketahui mempunyai  kekayaan sekitar 158 triliun rupiah menurut data dari majalah Forbes pada  tahun 2018.

Selain berbisnis, Michael Bambang Hartono juga sangat menyukai olahraga. Diketahui  bahwa beliau  merupakan atlet yang memenangkan medali perunggu dari olahraga Bridge yang dipertandingkan dalam Asian Games pada tahun 2018 di Indonesia. Sementara itu  saudara, Robert Budi Hartono sangat menyukai olahraga Bulutangkis. Beliau  bahkan mendirikan Perkumpulan Bulutangkis ( PB ) Djarum pada tahun 1969 yang kemudian mencetak para bakat – bakat atlit bulutangkis terbaik di Indonesia.

Kiprah Djarum sangat besar terhadap perekonomian Indonesia. Konsumen rokok di Indonesia yang tergolong besar, menjadikan pendapatan Djarum meningkat serta terus bertahan, dsan  menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Djarum juga memiliki program CSR bagi masyarakat dan lingkungan. Upaya tersebut tidak lepas dari peran salah satu pemiliknya, yaitu Michael Bambang Hartono.

Baca Juga :

Categories
INDONESIA KISAH INSPIRATIF KONGLOMERAT PEBISNIS SUKSES PENDIRI PERUSAHAAN

Biografi : Robert Budi Hartono – Pemilik Grup Djarum dan  Orang Terkaya Di Indonesia

Biografi : Robert Budi Hartono – Pemilik Grup Djarum dan  Orang Terkaya Di Indonesia

Menjadi orang terkaya nomor satu di Indonesia selama beberapa tahun berturut – turut itulah R. Budi Hartono yang merupakan pemilik  dari Grup Djarum, yang dilahirkan dengan nama lengkap Robert Budi Hartono pada tanggal 28 April 1941 di Kota Semarang.

Ayah beliau  bernama Oei Wie Gwan pemilik usaha kecil Djarum Gramophon namanya di ubah menjadi Djarum yang kelak menjadi sebuah perusahaan rokok terbesar di dunia. Robert Budi Hartono yang mempunyai  nama Tionghoa Oei Hwie Tjhong oleh Majalah Forbes dicatat mempunyai  kekayaan sebesar 17.1 Milyar Dollar atau 228 Trilyun Rupiah.

Beliau adalah  Orang terkaya nomor satu selama beberapa tahun di Indonesia dan urutan 131 terkaya didunia. Semua berawal dari Mr. Oei Wie Gwan yang membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 lalu selanjutnya  mengubah namanya menjadi Djarum. Oei mulai memasarkan kretek dengan merek “ Djarum ” yang ternyata sukses di pasaran.

Setelah terjadi  kebakaran  yang hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963, Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Robert dan kakaknya yaitu Michael Budi Hartono menerima warisan ini setelah ayahnya meninggal dunia . ketika  itu pabrik perusahaan Djarum baru saja terbakar dan mengalami kondisi yang tidak stabil. Akan tetapi  kemudian ditangan dua bersaudara Hartono, Perusahaan Djarum  dapat  bertumbuh menjadi sebuah perusahaan raksasa.

Pada tahun 1972 Djarum mulai mengeskpor produk rokoknya ke luar negeri. Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi dengan menggunakan mesin, di ikuti  dengan merek Djarum Super yang di perkenalkan pada tahun 1981. Saat ini, Di Amerika Serikat pun perusahaan rokok ini mempunyai  pangsa pasar yang besar. Dan di negeri asalnya sendiri, Indonesia, produksi Djarum mencapai 48 milyar batang pertahun atau 20 % dari total produksi nasional.

Seiring dengan pertumbuhannya, perusahaan rokok ini menjelma dari perusahaan rokok menjadi Group Bisnis yang berinvestasi di berbagai sektor. Djarum mereka, dilarang di Amerika Serikat sejak tahun 2009 bersama dengan rokok kretek  yang lainnya, karena telah diluncurkannya Dos Hermanos, sebuah cerutu premium pencampuran tembakau Brasil dan Indonesia. Kemudian Robert Budi Hartono dengan Group Djarum yang dipimpinnyapun melebarkan sayap ke banyak sektor antara lain perbankan, properti, agrobisnis, elektronik dan multimedia. Diversifikasi bisnis serta investasi yang dilakukan Group Djarum ini memperkokoh Imperium Bisnisnya yang berawal di tahun 1951.

Di bidang Agribisnis, Robert bersama Michael mempunyai  perkebunan sawit seluas 65.000 hektar yang terletak di provinsi Kalimantan Barat sejak  tahun 2008. Mereka bergerak di bawah payung Hartono Plantations Indonesia, salah satu bagian dari Group Djarum. Di bidang properti, banyak proyek yang dijalankan dibawah kendali CEO Djarum ini, R. Budi Hartono, dan yang paling besar adalah mega proyek Grand Indonesia yang ditandatangani pada tahun 2004 dan selesai pada tahun 2008.

Proyek ini mencakup hotel ( renovasi dari Hotel Indonesia ), pusat belanja, gedung perkantoran 57 lantai dan apartemen. Total nilai investasinya 1,3 Triliun rupiah. Majalah Globe Asia menyatakan  bahwa Robert sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan 4,2 miliar dolar AS atau sekitar 37,8 triliun rupiah. Pada tahun yang sama, R. Budi Hartono bersama kakaknya, Michael Hartono dibawah bendera Group Djarum melebarkan investasi ke sektor perbankan. Dan mereka menjadi pemegang saham utama, menguasai 51% saham, PT Bank Central Asia Tbk ( BCA ) yang merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia saat ini. Berdasarkan data dari Bank Indonesia pada akhir tahun 2011 nilai aset BCA sebesar Rp 380,927 Triliun ( tiga ratus delapan puluh koma sembilan ratus dua puluh tujuh rupiah ).

BCA yang secara resmi berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV, banyak hal sudah  dilalui sejak saat berdirinya  tersebut , dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi pada  tahun 1997. Dan bukti eksistensi grup Djarum adalah gedung pencakar langit di kompleks mega proyek Grand Indonesia yang diberi nama Menara BCA. Karena bank BCA menjadi penyewa utamanya dari tahun 2007 hingga 2035. Dengan demikian maka tergabunglah lingkungan operasional dua raksasa bisnis Indonesia di tengah – tengah pusat ibukota yang menjadi bukti keberkuasaan Djarum di kancah bisnis Indonesia.

Robert Budi Hartono menikah  dengan seorang wanita yang bernama Widowati Hartono atau lebih akrab dengan nama Giok Hartono. Bersamanya Widowati Hartono, Pemilik PT Djarum ini mempunyai  tiga orang putra yang kesemuanya sudah  menyelesaikan pendidikan. Mereka adalah Victor Hartono, Martin Hartono, dan Armand Hartono.

Disisi lain, Robert Budi Hartono Sangat menyukai olahraga bulutangkis yang bermula dari sekedar hobi kemudian  mendirikan Perkumpulan Bulutangkis ( PB ) Djarum pada tahun 1969. Dari lapangan bulutangkis ditempat melinting kretek, Robert Budi Hartono menemukan talenta anak muda berbakat asli Kudus. Anak muda tersebut  dimatanya, mempunyai  semangat juang yang tinggi, mental yang hebat dan fisik yang prima. Tidak salah intuisinya, karena dalam kurun waktu yang tidak lama, anak tersebut  mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Anak muda itu adalah Liem Swie King, yang terkenal dengan julukan “ King Smash ”.

Disamping itu bersama kakaknya yaitu Michael Budi Hartono,mereka menjadi pemilik Grand Indonesia dan perusahaan elektronik. Salah satu bisnis Group Djarum di sektor ini bergerak dibawah bendera Polytron yang sudah beroperasi lebih dari 30 tahun. Perusahaan Polytron ini kini juga memproduksi ponsel yang sebelumnya hanya meproduksi AC, kulkas, produk video dan audio, serta  dispenser. Melalui perusahaan yang baru dibuat yaitu Ventures Global Prima Digital, mereka juga membeli Kaskus, yang merupakan salah satu situs terbesar di Indonesia.

Baca Juga :

Categories
CHEF KISAH INSPIRATIF

Biografi  : Chef Renatta – Juri Master Chef Indonesia

Biografi  : Chef Renatta – Juri Master Chef Indonesia

Kehadirannya dalam ajang masak yang bergengsi tersebut membuat pertarungan dalam Galery Master Chef Indonesia semakin menarik. Ia adalah satu – satunya juri perempuan dan ia adalah chef perempuan yang menggantikan Chef Marinka yang merupakan juri master chef season  sebelumnya . Sebagai salah satu juri perempuan dalam ajang master chef Indonesia, membuatnya sangat popular.

Biodata Chef Renatta

Nama Lengkap : Puti Renatta R Moeloek
Dikenal : Chef Renatta
Tanggal lahir : 17 Maret 1994
Agama : Islam
Profesi : Koki Profesional

Chef Renatta mempunyai  nama lengkap Puti Renatta R Moeloek. Namun , keluarga, kerabat, serta teman – temannya lebih suka memanggilnya Renatta. Chef yang mempunyai nama panggilan Renatta ini  lahir pada tanggal 17 Maret 1994.

Di usianya yang masih terbilang muda, Chef Renatta berhasil meraih titik keemasannya dan hal tersebut dibuktikannya dengan kemampuannya berjajar dengan chef ternama  yang lainnya, yaitu chef Juna dan Chef Arnold. Bahkan di usia ke 25 tahun, Chef Renatta mempunyai  mimpi yang begitu besar yaitu membuka restaurant ternama di Indonesia dan sepertinya  mimpi koki cantik ini bakalan terwujud karena kariernya yang perlahan – lahan merambat naik.

Chef Renatta, begitulah orang dan peserta ajang master chef Indonesia mengenalnya. Tidak seperti juri yang lainnya  yang dapat terekspos latar belakang keluarganya, Chef Renatta agaknya masih belum begitu mengekspos jauh mengenai  keluarganya. Dalam biografi Chef Renatta diketahui ia mempunyai seorang ibu  yang bernama Radianti Ratnasuminar dan  juga seorang adik perempuan yang  bernama Kareyca Moeloek. Setiap tahun, chef Renatta selalu berkumpul bersama dengan kelurganya ketika  lebaran.

Chef Renatta dikabarkan sedang menjalin hubungan dengan seorang penyanyi dari grup ternama Yovie & Nuno, yaitu Dyta. Agaknya hubungan yang terjalin sudah lama karena keduanya sudah banyak menyuguhkan beberapa foto bersama di sosial media masing – masing.

Menjadi juri perempuan satu – satunya di master chef Indonesia season paling baru bukanlah perkara yang mudah. Chef Renatta haruslah mempunyai  pengalaman yang bagus dalam hal memasak makanan.

Dalam mengasah keahlian yang di milikinya, dara cantik berumur 25 tahun ini sudah  berhasil menyelesaikan studinya di luar negeri. Jurusan memasak yang dipilihnya adalah spesialis makanan Asia dan Eropa.

Salah satu alasan Chef Renatta menempuh pendidikan masak memasaknya di luar negeri adalah untuk mempopulerkan masakan Indonesia di kancah dunia. Dengan motivasi yang dimilikinya tersebut , ia berhasil masuk di sekolah ternama di Paris Perancis, yaitu Le Cordon Bleu Culinary Arts, salah satu sekolah memasak terbaik di Perancis. Ia diketahui lulus dengan predikat Diploma Superior Cuisine.

Sebelum menjadi juri master chef Indonesia, Chef Renatta mulai meniti karirnya dari menjadi seorang  koki di salah satu restoran ternama di luar negeri yaitu Chef De Partie Restaurant Garance dengan predikat Michelin Star. Selama kurang lebih setahun ia menggeluti pekerjaannya.

Sesudah itu, untuk mengasah kemampuannya, Chef Renatta juga ikut bergabung dalam comiis chef. Tidak heran apabila pengalaman serta kemampuan yang dimilikinya mampu membawanya menjadi salah satu juri perempuan dalam master chef Indonesia bersama dengan chef Juna dan chef Arnold. Dengan kehadirannya di master chef Indonesia, membuat pertarungan di master chef Indonesia semakin menarik.

Juri cantik di master chef Indonesia ini selain jago memasak makanan Asia dan Eropa, ia juga sangat suka dengan kegiatan olahraga. Hobinya tersebut menjadikannya mempunyai badan yang  sehat dan proporsional. Salah satu fakta unik Chef Renatta bahwa diketahui ia sangat suka dengan motor antik serta  memelihara kucing dan anjing. Tidak hanya itu saja, Chef Renatta juga mempunyai hobi yang cukup ekstrem yaitu menggambarkan tato di tubuhnya. Tato di tubuhnya dapat  dilihat di bagian lengan dan punggungnya.

Baca Juga :

Categories
KISAH INSPIRATIF

Biografi : Chef Arnold Poernomo – Juri Master Chef Indonesia

Biografi : Chef Arnold Poernomo – Juri Master Chef Indonesia

Biodata Chef Arnold

Nama Lengkap : Arnold Poernomo
Nama Panggilan : Arnold
Tanggal Lahir : 15 Januari 1989
Karier : GM di Restoran The Nest Grill
Motto : Cook Like a Man

Chef Arnold Poernomo memang terlahir dari keluarga yang dekat dengan dunia kuliner atau masak- memasak. Ibu Chef Arnold Poernomo adalah seorang koki dan  neneknya juga mempunyai  restoran. Meskipun  begitu, Arnold kecil tidak berminat untuk  menjadi seorang Chef. Ia lebih suka dunia pemasaran dan bercita – cita menjadi seorang  Marketing Director.  Akan tetapi  semua berubah setelah Chef Arnold Poernomo remaja pindah ke Sydney, Australia.

Di Australia, Chef Arnold Poernomo mulai menunjukkan ketertarikannya pada dunia kuliner. Ketika berusia 14 tahun, demi iseng memperoleh  uang saku tambahan, Chef Arnold bekerja di sebuah kafe dekat rumah, diawali  dengan membersihkan dapur. Selanjutnya  ia pindah bekerja ke sebuah restoran milik seorang Celebrity Chef di Australia. Disamping  itu, ibunya juga mempunyai  beberapa rekan yang berprofesi sebagai Chef. Terkadang Chef Arnold suka berlama – lama di dapur para Chef ini. Semua ini akhirnya semakin membuat Chef Arnold Poernomo jatuh cinta dengan dunia kuliner.

Ketika  kembali ke Indonesia, Chef Arnold Poernomo memilih Jakarta sebagai tempat memulai karier profesionalnya di dunia kuliner. The Nest Grill adalah restoran pertama Chef Arnold Poernomo yang di kelola sejak bulan Juli  pada tahun 2010. Dari restoran inilah, nama Chef Arnold Poernomo mulai dikenal. Bahkan pada acara Masterchef Indonesia Season 2, Chef Arnold Poernomo sempat menjadi juri tamu untuk para peserta.

Nama Arnold Poernomo mulai dikenal publik semenjak dia berhasil menjadi pemenang di tantangan Pro Chef Challenge ( Masterchef Indonesia ). Perhatian serta  kegigihannya  pada saat  membimbing Vera, memperlihatkan bahwa Chef Arnold adalah sosok pria yang ramah, bertanggung jawab serta  peduli pada orang lain. Mempunyai  kecepatan dan juga  keterampilan dalam mengolah berbagai masakan semakin membuat publik terpesona dan kagum terhadapnya .

Kepopuleran Chef Arnold Poernomo semakin besar setelah dia membawakan sebuah acara di Kompas TV  yang berjudul  “ Catatan Chef Arnold “ . Kehadiran Chef Arnold dalam Masterchef Indonesia Season 3 ( MI 3 ) terbukti mampu  memberikan nuansa yang berbeda. Sosok chef muda, ganteng dan  juga berbakat ini memberikan kesan fresh di MI 3. Walaupun  begitu, Chef Arnold dengan tegas menolak ketika  dibandingkan dengan sosok Chef Juna yang sepertinya sudah melekat dengan program Masterchef Indonesia.

Sayangnya, Chef Arnold tidak akan tinggal lama – lama di Indonesia. Meskipun masih menjadi WNI akan terapi  ia akan kembali ke Sydney, Australia.

Baca Juga :

Categories
KISAH INSPIRATIF PEBISNIS SUKSES PENDIRI PERUSAHAAN

Amancio Ortega (Pendiri Zara Fashion) – Biografi, Profil dan Kisah Inspiratif

Biografi  : Amancio Ortega – Pendiri dan  Pemilik Zara Fashion

Apabila anda seorang penggemar fashion, pasti telinga anda sudah tidak asing lagi dengan merk fashion terkenal  “ Zara “ . Merk fashion yang satu ini sangat terkenal di dunia internasional. Akan tetapi  siapa sangka pemilik atau pendiri Zara yang terkenal adalah  seseorang yang sederhana dan putus sekolah sejak usia 13 tahun namun  mempunyai  kekayaan sebesar US$ 57 miliar dan berhasil menduduki posisi sebagai orang terkaya nomor tiga di dunia.

Amancio Ortega (Pendiri Zara Fashion) - Biografi, Profil dan Kisah Inspiratif

 Amancio Ortega lahir pada tanggal 28 maret 1936 di Spanyol dari keluarga yang miskin. Sejak kecil beliau  bahkan tidak memperoleh  pendidikan formal di karenakan kondisi perekonomian keluarganya yang sangat  memprihatinkan karena  itu di usianya yang 13 tahun  beliau memutuskan untuk berhenti sekolah dan membantu kedua orang tuanya bekerja. Ayah Ortega adalah seorang  pekerja biasa di rel kereta api, sementara itu  ibunya hanyalah seorang pembantu rumah tangga.

Profil Kehidupan Amancio Ortega

Amancio Ortega di usia 13 tahun berkerja sebagai  seorang pengantar di tempat pembuatan pakaian mewah. Dari sini beliau  kemudian di percaya dan kemudian  di angkat menjadi asisten penjahit tempat dimana beliau  berkerja. Ditempat itu juga beliau  selanjutnya  belajar bagaimana menjahit pakaian yang baik.  Beliau  juga mempelajari bagaimana proses produksi hingga distribusi pakaian dari pabrik lalu ke toko. Di sini juga beliau selanjutnya belajar betapa pentingnya memberikan pakaian langsung ke konsumen tanpa distributor.

Hal Itulah yang kemudiaan  beliau  gunakan sebagai salah satu strategi kesuksesan besarnya di Zara.  Beliau mencoba mengendalikan semua tahapan produksi tekstil  untuk  memangkas biaya. Disamping  itu juga supaya  lebih cepat dan fleksibel dalam memproduksi pakaian. Setelah menjadi asisten penjahit,  beliau  ikut bekerja bersama kedua saudara kandungnya, Antonio dan Josefa sebagai salesman di sebuah toko baju yang tengah berkembang.

 Di  awal tahun 1960 – an Ortega  selanjutnya  menjadi manajer di toko pakaian lokal.  Beliau kemudian sadar bahwa  hanya sedikit orang kaya yang mampu membeli baju – baju dengan harga  yang mahal. Bersama Rosalia Mera, dan kedua saudara kandungnya, mereka mulai memproduksi baju – baju murah namun berkualitas.  Beliau  lalu jatuh cinta pada Mera dan menikahinya pada tahun  1966. Dari situ, Ortega bersama sang istri mulai menjahit pakaian sendiri di ruang tamu rumahnya. Dari situ  juga beliau  kemudian mulai mempekerjakan orang lain untuk menjahit seluruh desainnya serta  mendirikan toko pertamanya. Beliau  tetap menjualnya dengan harga yang  lebih murah akan tetapi  dengan kualitas yang bagus.

Pada  tahun 1975, bersama istri pertamanya tersebut  beliau  mendirikan toko Zara di depan toko perbelanjaan paling penting di kota Spanyol. Tempat tersebut  adalah  lokasi yang sangat strategis. Bisnisnya terus maju dengan pesat karena harganya yang murah dan  juga kualitasnya yang mewah. Pada tahun 1989, Ortega tercatat sudah  membuka hampir 100 toko Zara di Spanyol. Saat ini, terdapat lebih dari 1.700 toko Zara di 86 negara yang tersebar di enam benua. Tidak heran, Zarapun menjadi riteler pakaian terbesar di dunia. Bahkan Kate Middleton merupakan penggila sejumlah desain Zara.

Milyarder Misterius

Ortega terkenal sangat melindungi kehidupan pribadinya dari sorotan media dan publik. Perusahaannya juga hanya memberikan sedikit informasi mengenai  dirinya. Selama berpuluh – puluh tahun malang melintang di dunia bisnis, Ortega hanya mempunyai  satu foto saja untuk media. Foto tersebut pertama kali muncul dalam laporan keuangan tahunan perusahaannya pada  tahun 1999. Akan tetapi setelah  itu paparazzi berhasil mendapatkan beberapa fotonya.

Tidak cukup sampai di situ, seumur hidupnya hanya  tiga wartawan yang di perbolehkan untuk mewawancarainya. Ortega juga jarang datang ke acara – acara kantor. Bahkan Ortega tidak menemui Pangeran Spanyol Felipe yang mengunjungi Inditex, perusahaan pakaian multinasional dimana  beliau  mempunyai  60% sahamnya. Sang tamu kerajaan justru hanya disambut oleh salah satu wakil Ortega.

Pada bulan Desember 2012, media Spanyol mengabarkan bahwa  Ortega membayar US$ 500 ribu untuk mencegah paparazzi mempublikasikan foto anaknya, Marta yang tengah berbulan madu bersama suaminya. Tidak heran banyak orang  yang tidak mengenal profilnya, Ortega memang seorang  miliarder misterius. Meskipun  kekayaannya datang dari bisnis pakaian,  namun Ortega selalu berpakaian sangat sederhana.

Beliau  selalu mengenakan blazer biru, kemeja putih serta celana abu – abu. Uniknya, semua pakaian nya tersebut bukan produk Zara. Beliau  juga tidak pernah  mengenakan  dasi selain pada pernikahan pertamanya. Tidak hanya itu, sebagai  seorang bos yang paham betul arti kemiskinan, beliau  selalu pergi ke kedai kopi yang sama setiap hari. Beliau  bahkan selalu makan siang bersama karyawannya di kafetaria kantor.

Amancio Ortega dan Zara

Sebagai seorang bos  beliau memang terkenal sangat ramah.  Beliau  selalu berusaha untuk  mendekati dan bicara dengan karyawannya.  Beliau  memperhatikan bahkan hal terkecil di kantornya. Hal unik lain soal Ortega, di hari pertama ketika beliau  menjual saham Inditex pada  tahun 2001 dan di umukan sebagai pria terkaya di Spanyol, beliau  tidak membuat perayaan besar. Beliau  tetap bekerja. Beliau  hanya menonton TV selama 15 menit untuk melihat dirinya dikabarkan mendapatkan  uang US$ 6 miliar. Sesudah  itu beliau  kembali makan siang di kantornya. Dengan tampilan  yang sederhana, pria tiga anak tersebut telah mempunyai  harta sebesar US$ 57 miliar atau setara  dengan Rp 659,3 triliun. Akan tetapi  sebagai miliarder,  beliau  tidak banyak berubah, tetap sederhana.

Kehidupan Pribadi Amancio Ortega

Ortega menikah dengan Rosalia Mera pada  tahun 1996. Bersama Mera  beliau  mendirikan Zara dan membuat istri pertamanya tersebut sebagai salah satu wanita terkaya di Spanyol. Mera diketahui meninggal  dunia pada  tanggal 15 Agustus 2013 karena sakit yang di deritanya. Dari pernikahannya dengan Mera, beliau  di anugerahi dua anak. Sandra, anak pertamanya saat ini berusia 44 tahun dengan kekayaan sebesar US$ 1,1 miliar.

Anak keduanya adalah Marcos yang menderita cacat mental sejak lahir. Hal ini adalah  terpaan terburuk dalam hidup Ortega. Uang berlimpah di beberapa kasus tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Pada tahun  1983, Mera kembali memberinya anak perempuan  yang bernama Marta yang saat ini bekerja sebagai karyawan di Inditex. Akan tetapi , pasangan suami istri pendiri Zara ini memutuskan untuk  bercerai pada tahun  1986.

Beliau kemudian  menikah dengan Flora Perez Marcote yang merupakan karyawannya sendiri pada tahun 2001. Yang paling disesali dalam hidupnya adalah  beliau  tak pernah mempunyai  cukup banyak waktu untuk keluarganya. Ortega dan istri keduanya tinggal di apartemen di La Coruna Spanyol dekat dengan pelabuhan utama Benua Atlantik. Di waktu luangnya, Ortega menunggang kuda di pusat pelatihan miliknya di Finisterre, Spanyol.  Beliau  membangun tempat tersebut karena kecintaan sang istri terhadap kuda.  Beliau  juga mempunyai  The Epic Residences & Hotel di Miami, Florida yang merupakan salah satu hotel terbaik di Amerika Serikat ( AS ).

Beliau  juga membeli pencakar langit tertinggi di Spanyol, Torre Picasso di Madrid. Bangunan setinggi 515 kaki tersebut dibeli seharga US$ 536 juta. Kendaraan pribadinya sudah pasti sangat mewah.  Beliau  mengendarai sedan mewah Audi A8 yang lebih dari sekadar nyaman. Tidak hanya itu beliau juga mempunyai  pesawat jet pribadi The Global Express BD – 700 yang dirancang Bombardier, salah satu manufaktur pesawat jet mewah paling unggul. Pesawat tersebut dijual seharga US$ 45 juta. Akan tetapi  Ortega jarang berlibur dengan pesawat tersebut,  beliau  lebih memilih menghabiskan waktunya untuk bekerja.

Baca Juga :

Categories
KISAH INSPIRATIF WANITA

JK Rowling – Biografi, Profil dan Karyanya

Biografi JK Rowling

Joanne Kathleen Rowling atau yang lebih dikenal dengan J.K Rowling adalah seorang tokoh yang tidak asing lagi bagi para penggemar novel dan film serial Harry Potter. J.K Rowling meru[akan seorang  penulis novel terkenal Harry Potter yang bahkan telah  di angkat ke layar lebar sebagai Film Mega Box Office. Dan karena karyanya itulah ia di nobatkan sebagai seorang penulis terkaya saat ini.

JK Rowling - Biografi, Profil dan Karyanya

J.K Rowling lahir di Yate, Gloecestershire Utara, Inggris pada tanggal 31 Juli 1965. Dimasa kecilnya, J.K Rowling sudah  dikelilingi oleh buku – buku. Kecintaannya terhadap buku di turunkan dari kebiasaan ayah dan ibunya yang juga gemar membaca buku.  Bahkan sejak Sekolah Dasar ( SD ) J.K Rowling sudah bercita – cita menjadi  seorang penulis.

Bakat menulisnya sudah timbul di usia 6 tahun disaat  ia berhasil menulis sebuah buku cerita anak mengenai  kisah kelinci. Menginjak usia 11 tahun ia sudah  menulis berbagai buku cerita menarik. J.K Rowling kuliah di Universitas Exeter, Inggris jurusan Bahasa Perancis.

Sesudah  menyelesaikan studinya, ia memutuskan untuk berangkat ke Portugal untuk mengajar bahasa Inggris.  Dan disana pula ia mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi seorang  wartawan Portugis, Jorge Arantes. Ia dikaruniai seorang putri pada tahun 1993 yang diberi nama Jessica. Pernikahannya tidak berlangsung lama karena  kandas di tengah jalan.

Setelah perceraian tersebut J.K Rowling memutuskan untuk pindah ke Edinburgh. Dan dikota ini juga  ia dilanda kesulitan ekonomi. Ketika mengalami kesulitan inilah J.K Rowling kemudian melanjutkan tulisannya yang dahulu sempat tertunda.  Ide mengenai  Harry Potter itu sendiri muncul pada tahun 1990 disaat  J.K Rowling menaiki kereta api dari Manchester ke London.

Pada saat  tiba di Edinburgh Ia sudah  menyelesaikan 3 bab Harry Potter dan Batu Bertuah. Setelah melalui beberapa kali penolakan, J.K Rowling akhirnya dapat memasarkan buku Harry Potter dan Batu Bertuahnya ke penerbit Bloomsburry.  Buku ini menjadi salah satu buku terlaris di pasaran pada tahun 1997 dan bahkan di terjemahkan ke berbagai bahasa.

Di musim panas tahun 2000 terdpat  tiga buah  buku Harry Potter yang dirilis yaitu Harry Potter dan Kamar Rahasia, Harry Potter dan Batu Bertuah, serta Harry Potter dan Tawanan Azkaban. Buku tersebut sudah  menghasilkan 480 juta dollar Amerika Serikat hanya dalam waktu 3 tahun. Buku tersebut  dicetak lebih dari 35 juta eksemplar yang terdiri dari 35 bahasa.

Harry Potter dan Piala Api adalah buku keempat yang dicetak sebanyak 5,3 juta eksemplar dengan tambahan pesanan 1,8 juta eksemplar.  Rowling dikenal sebagai seorang wanita terkaya di Britania. Meskipun  demikian, ia berniat untuk menulis 7 buku untuk serial Harry Potter. Buku kelima di rilis pada bulan Juni 2003 dengan judul Harry Potter and Orde Phoenix sesudah  sempat mengalami penundaan.

Buku keenam diluncurkan serentak di seluruh dunia pada tanggal 16 Juli 2005 dengan judul Harry Potter dan Pangeran Darah Campuran.  Buku keenam ini menjadi buku pertama dalam sejarah yang terjual  hingga  6,9 juta eksemplar hanya dalam waktu 24 jam.

Seri terakhir dari Harry Potter atau buku ketujuhnya “  Harry Potter dan Relikui Kematian ” di terbitkan pada bulan Juli 2007. Dalam peluncurannya kembali mencatat sejarah sebagai buku yang laku terjual 11 juta eksemplar hanya  dalam waktu 24 jam sesudah  peluncurannnya.

Novel Harry Potter sangat laris di pasaran dan terjual  hingga 450 juta copy di seluruh dunia. Bahkan di angkat menjadi film layar lebar oleh Warner Bros.  Dalam hal ini film Harry Potter dinobatkan sebagai film serial tersukses sepanjang masa. Meskipun sudah  sukses dengan serial Harry Potternya, Rowling tidak berhenti sampai disitu. Ia tetap menulis novel menarik  yang lainnya seperti The Casual Vacancy, The Tales of Beedle, The Bard, dan Cuckoo’s Calling.

Baca Juga :

Categories
ILMUAN KISAH INSPIRATIF PENEMU

Orville and Wilbur Wright (Perncang Pesawat Pertama) – Biografi, Profil dan Kisahnya

Biografi : Orville and Wilbur Wright – Perncang dan Penerbang Pesawat Pertama

Salah satu tokoh yang cukup terkenal pada masanya yaitu Wright bersaudara. Mereka dikenal banyak orang berkat penemuan pesawat mereka. Manusia yang dulunya tidak mampu berada di udara saat ini  sudah dapat  terbang melintasi angkasa. Hal yang dulunya dianggap mustahil kini sudah bisa terwujud.

Orville and Wilbur Wright (Perncang Pesawat Pertama)

Wright bersaudara terdiri atas Orville Wright dan Wilbur Wright. Orville Wright dilahirkan pada tanggal 19 Agustus 1871 dan meninggal dunia pada tanggal  30 Januari 1948.Sedangkan Wilbur Wright lahir pada tanggal 16 April 1867 dan meninggal dunia pada  tanggal 30 Mei 1912.

Mereka berdua adalah anak dari pendeta kristiani Milton Wright dan seorang ibu yang bernama Susan Catherine Wright.Mereka terdiri dari tujuh bersaudara yaitu Otis Wright, Lorin Wright, Reuchlin Wright, Katherine Wright, dan Ida Wright.

Sama seperti anak-anak  yang lainnya Wright bersaudara menghabiskan waktu masa kecilnya  mereka dengan bermain seperti kebanyakan anak sekolahan. Wright bersaudara hidup dengan berpindah- pindah dan akhirnya menetap di Lowa, Amerika Serikat.

Orville dan Wilbur mempunyai kegemarannya masing-masing. Orville senang mengumpulkan logam yang tidak terpakai untuk dijual, sedangkan Wilbur adalah orang yang senang berselancar.

Mereka sangat pandai menciptakan sesuatu yang bernilai jual. Orville menciptakan sebuah  layang-layang dan Wilbur menciptakan mesin pelipat koran. Ketertarikan mereka berdua terhadap penerbangan dimulai pada saat ayahnya membawa mainan yang  berupa “Helikopter”, atau dikenal juga denga gasing Cina.

Mainan tersebut dibuat dari gabus, bambu, kertas, dan karet gelang yang berfungsi sebagai penggerak rotornya. Mereka berdua sangat kagum disaat melihat mainan tersebut dapat terbang dengan sempurna di langit- langit rumahnya.

Dalam biografinya, diketahui bahwa mereka berdua sama – sama melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi akan tetapi tidak selesai.Orville bekerja sebagai penerbit koran West Side, sedangkan Wilbur bekerja sebagai editor dalam koran mingguan tersebut.

Semangat mereka muncul di tahun 1890 pada saat  melihat di majalah dan koran bagaimana Otto Lilienthal sang pelopor manusia terbang pertama yang terbang dengan glider buatannya di Jerman.

Dan ketika itu juga beliau tewas karena percobaannya. Karena artikel tersebutlah  Wright bersaudara ingin mengembangkan pesawat terbang buatan mereka sendiri.

Mereka juga memperoleh informasi di tahun 1896 bahwa Samuel Langley berhasil menerbangkan pesawat dengan tenaga uap tanpa awak.Dalam kisah Wright bersaudara tepatnya pada tahun 1899, ternyata Wilbur mengirim surat ke Smithsonian Institution untuk meminta informasi terkait dengan publikasi rancangan Aeronautika dari Chanute, Sir George Cayley, Leonardo Da Vinci, Lilienthal, dan Langley.

Sesudah memperoleh  rancangannya, ketika itu juga mereka mulai bereksperimen.Ada tiga pesawat terbang layang bersayap kembar yang dibuat dan ketiganya diuji di pantai Kitty Hawk, North Carolina. Dua pesawat gagal, dan pada pesawat yang ketiga sudah mengalami proses pengujian hingga 1000 kali penerbangan hingga benar-benar sukses diterbangkan.Sesudah itu mereka menambahkan mesin motor ringan pada pesawat buatan yang keempat, yang diberi nama Wright Flyer.

Tepatnya pada tanggal 17 Desember 1903 pukul 9.30 pagi (9.30 WIB malam di Indonesia) di cuaca yang mendung dan dingin mereka melakukan penerbangan pertama untuk pesawat udara berkendali sejauh 4 mil di sekitar wilayah bukit pasir di Kitty Hawk, Carolina Utara.Pesawat yang dikemudikan oleh Orville tersebut mengangkasa selama 12 detik dengan jarak 37 meter dari permukaan tanah.

Penerbangan tersebut dikenal sebagai penerbangan pesawat pertama dalam sejarah.Bahkan pesawat Wright Flyer yang asli atau yang sekarang lebih populer dikenal dengan “Kitty Hawk” ini disimpan dalam Museum Dirgantara di Washington DC, Amerika Serikat.

Dalam kisah ini dijelaskan bahwa eksperimen untuk dapat menerbangkan pesawat  tersebut dilakukan hingga 1000 kali percobaan.Bayangkan saja jika mereka berhenti di percobaan yang ke 999, mungkin sampai saat ini kita belum mengenal yang namanya pesawat terbang.

Baca Juga :

Categories
ENTERPRENEUR KISAH INSPIRATIF PENGUSAHA

Profil Niluh Djelantik – Designer Sepatu Sukses Asal Indonesia

Profil Niluh Djelantik – Designer Sepatu Sukses Asal Indonesia

Nama Lengkap : Niluh Putu Ary Pertami Djelantik
Tempat Lahir : Bangli , Indonesia
Tanggal Lahir : 15 Juni 1975
Profesi : Pengusaha , Perancang Sepatu

Riwayat Masa Kecil

Niluh Putu Ary Pertami Djelantik, atau yang lebih dikenal dengan nama Niluh Djelantik,  merupakan  seorang pengusaha dan juga sekaligus perancang sepatu Handmade kulit asal Bali dengan merk Niluh Djelantik.  Ia dilahirkan di Bangli, pada tanggal 15 Juni 1975.

Berasal dari keluarga yang sederhana, ia tinggal bersama dengan beberapa anggota keluarga lain seperti sepupu, paman, bibi, kakek, dan juga nenek di sebuah kamar kontrakan yang berada di Denpasar.  Keluarganya menghidupi diri dengan  berjualan di sebuah pasar yang berada  di daerah Denpasar yang tidak jauh dari kamar kontrakan tempat tinggalnya.

Meskipun masih belia, ia sudah bekerja sambilan di Toko Buku Abadi, membantu pemilik toko tersebut untuk menjaga toko.  Sebagai imbalan, ia diperbolehkan membaca buku – buku yang berada disana, dan juga  diperbolehkan untuk membawa pulang buku serta majalah yang tidak terjual.

Tidak hanya itu saja. Ia juga kerap kali membantu anggota keluarganya untuk berjualan di pasar sepulang sekolah.  Terkadang ia juga membantu tetangganya yang juga berjualan di pasar dan mempunyai  lapak yang tidak jauh dari milik keluarganya dengan imbalan diberikan pakaian gratis dari barang dagangan.

Awal Karir

Hingga pada tahun 1994, ia untuk pertama kalinya hijrah ke Jakarta dan menimba ilmu di Universitas Gunadarma jurusan manajemen keuangan.  Angan-angannya untuk mempunyai  sepatu yang pas di kaki masih membara lantaran sejak kecil ibunya tidak mempunyai  cukup uang untuk membelikannya sepatu yang pas.

Ibunya selalu membelikan sepatu sekolah dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran kakinya, sehingga sepatu tersebut baru terasa pas di kaki disaat sudah rusak.

Sambil  berkuliah, ia menghidupi dirinya sendiri dengan bekerja sampingan di sebuah perusahaan tekstil asal Swiss sebagai operator telepon. Gaji pertamanya pada saat  bekerja sampingan di Jakarta ia gunakan untuk membeli sepasang sepatu di Blok M.

Ia berhasil memperoleh  sepatu yang pas dan sesuai dengan ukuran kakinya, akan tetapi  ternyata bahan sepatu tersebut tidak nyaman untuk digunakan. Seiring dengan kerja kerasnya dan membaiknya kondisi keuangannya, ia akhirnya berhasil memperoleh  sepatu yang pas dan nyaman di kakinya.

Kehidupannya yang aman dan tentram di Jakarta mulai terusik di saat hiruk pikuk krisis moneter menyergap ibu kota.  Niluh mulai merasakan ketidak nyamanan hingga sang ibu menyarankannya untuk kembali ke kampung halaman pada tahun 2001.

Sekembalinya ia ke Bali, ia memperoleh  tawaran pekerjaan di sebuah perusahaan fesyen milik Amerika Serikat, Paul Ropp. Ia dipercaya untuk memegang jabatan direktur pemasaran serta perusahaan tersebut terbilang sukses karena penjualan meningkat sebesar 330% dan juga butik berhasil dibuka di sepuluh tempat pada tahun pertama di tahun 2002.

Sang ibu sempat menawarkan dirinya untuk membeli sebuah pabrik kecil milik teman ibunya yang akan bangkrut.  Akan tetapi rencana tersebut tertunda karena ia ingin konsentrasi pada karirnya di Paul Ropp.  Pada tahun 2003, Niluh jatuh sakit pada saat sedang melakukan perjalanan bisnis ke New York.

Dokter menyarankannya untuk tidak melakukan perjalanan jauh dalam kurun waktu enam bulan, padahal banyak pekerjaan yang menuntutnya untuk melakukan perjalanan bisnis jarak jauh.  Seketika ia dilema untuk memilih tetap tinggal di New York atau kembali ke Bali.

Hingga pada akhirnya, ia harus meletakkan jabatannya sebagai Direktur Pemasaran di New York dan pulang untuk menetap di Bali.

Lahirnya Nilou

Pada saat memutuskan untuk kembali dan menetap di Bali, Niluh terbayang – bayang oleh obsesi masa lalunya akan sepatu. Dibandingkan item fesyenyang lain seperti tas, pakaian, aksesoris, ia lebih terobsesi untuk mengkoleksi alas kaki, akunya.

Ia menginginkan sepatu yanvbertumit setinggi 8-12 cm yang nyaman untuk digunakan hingga berjam- jam, yang akhirnya melahirkan merk dagang sepatu Nilou, pelafalan slang  Niluh di lidah bule.

Pada awal pendiriannya, Nilou hanya dapat menghasilkan satu desain sepatu dalam waktu dua bulan.  Berdiskusi dengan para  pengrajin adalah waktu yang paling lama di habiskan untuk membuat sepasang desain.  Penggemar sepatu Christian Louboutin dan Manolo Blahnik biasanya menunjukkan salah satu sepatu mahal koleksinya kepada para  pengrajin untuk dibuatkan yang lebih bagus.

Sejak awal mendirikan bisnis sepatu tersebut , ia berfokus pada sepatu berbahan kulit yang dikerjakan dengan tangan untuk menjaga kualitasnya. Hal tersebut yang menyebabkan ia sangat peduli terhadap  proses pembuatan, sehingga satu pengrajin dibebankan tanggung jawab untuk menyelesaikan sepasang sepatu, mulai dari memotong bahan, menjahit, hingga sampai membentuk hak sepatu.

Oleh karena  itu, ia dapat membedakan secara kasat mata setiap gaya pengrajin sepatunya pada desain-desain sepatu yang sudah dibuatnya.

Target pasarnya pun sejak awal sudah membidik kaum kalangan menengah keatas karena harga yang dibanderol untuk sepasang sepatu tidaklah murah, hingga mencapai 4 juta rupiah untuk sepasang sepatu.  Untuk pemasaran ia dibantu oleh sang suami yang berkewarganegaraan asing, akan tetapi  mempunyai  bisnis distribusi produk Indonesia ke Eropa.

Koleksi pertama Nilou tidak disangka-sangka laris manis di Perancis. Ia kebanjiran pesanan sebanyak 4.000 pasang sepatu.  Pada tahun 2004, ia meneken kontrak kerjasama outsourcedari jaringan ritel Topshop yang berpusat di Inggris.  Pintu perdagangan Nilou ke Eropa semakin terbuka lebar.

Di tahun yang sama, seorang yang bernama Sally Power yang  berasal dari negeri kangguru terpikat dengan sepatu rancangan Niluh dan menawarkan diri untuk memasarkan di Australia.  Disamping itu, di saat yang sama, seorang desainer internasional yang berproduksi atau mencari inspirasi di Bali ikut menggunakan  produknya.

Dari situ Niluh bisa berhubungan secara profesional dengan berbagai desainer internasional ternama seperti Nicola Finetti, Jessie Hill, Shakuhachi, dan Tristan Blair.

Sejumlah selebriti Hollywood papan atas pun menambah jejeran penggemar sepatu Nilou seperti Uma Thurman, Paris Hilton, GiseleBundchen, Tara Reid, dan RobynGibson.

Sepatu tersebut dengan cepat melebarkan sayap dan berhasil menempatkan diri di ratusan etalase di 20 negara di dunia, selain di kantor pusatnya di Bali.  Untuk memenuhi permintaan tersebut, ia dibantu oleh  22 pengrajin yang sudah menjadi karyawan tetap dan 3 asisten kepercayaan.

Pada tahun 2007 ditengah kejayaan merk Nilou, ia memperoleh  tawaran yaang menggiurkan dari agen Perancis dan Australia untuk memperluas jangkauan pasarnya, asalkan Nilou diproduksi secara massal di China dengan iming-iming sejumlah besar saham.

Dengan tegas ia menolak tawaran tersebut, karena tidak ingin sepatu yang dihasilkannya dari kerja kerasnya selama empat tahun di gudang kerja oleh buatan tangan tergantikan oleh mesin. Akan tetapi  keputusan tersebut ternyata menjadi bumerang sendiri bagi bisnisnya.

Diam-diam rekanan kerjanya tersebut sudah mempatenkan merk dagang Nilou, hingga kongsi bisnis tersebut akhirnya pecah.

Kebangkitan Niluh Djelantik

Nilou yang sudah  tumbuh bersamanya selama empat tahun harus di bunuh karena luput untuk di patenkan.  Tidak mau berlarut dalam kesulitan, ia kembali fokus mendesain sepatu untuk desainer asing.

Kali ini ia tidak ingin kehilangan merk dagangnya.  Ia meminta izin untuk menggunakan  nama marga keluarga sebagai merk dagangnya, yaitu “ Niluh Djelantik” seperti yang sudah  kita kenal sekarang.  Merk tersebut langsung dipatenkannya pada tahun 2008.

Setahun kemudian, pada  tahun 2009, sepatu hak tinggi rancangannya kembali melanglang buana ke mancanegara. Bahkan produknya kembali memikat salah satu aktris Hollywood ternama yaitu Julia Roberts, yang berkesempatan untuk bertandang ke Bali dalam rangka syuting film Eat, Pray, Love.

Pada tahun 2011, Niluh Djelantik mampu menembus retailer Eropa terkemuka, Globus Switzerland, serta bekerja sama dengan retailer di Rusia untuk memasarkan produknya di negeri Vladimir Putin tersebut.

Ia memperoleh  penghargaan Best Fashion Brand &Designer The Yak Awards pada tahun 2010 atas konsistensi dan juga  kerja kerasnya di industri fesyen sepatu.  Ia juga pernah di nominasikan oleh Ernst & Young dalam ajang Ernst & Young Entrepreneurial WinningWomen 2012 Awards.

Sejak tahun 2012 hingga kini, ia memutuskan untuk  mundur dari merk internasional untuk fokus melayani pelanggan individual dan menaikkan pamor citra merk Niluh Djelantik.  Untuk menyukseskan hal tersebut, maka ia memfokuskan diri untuk melakukan pemasaran di dalam negeri dengan membuka toko di Denpasar dan juga Jakarta.

Awal tahun 2018 silam, Niluh mengumumkan diri kepada pers akan bergabung ke salah satu partai di Indonesia dan bersiap untuk mencalonkan diri di bursa legislatif pada tahun 2019 mendatang. Ia terinspirasi dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk terjun ke dalam dunia politik demi memajukan Indonesia.

Baca Juga :